<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227</id><updated>2011-07-28T22:28:36.370-07:00</updated><category term='Others'/><category term='Cuplikan Berita'/><category term='Family Guideline'/><category term='Ngaji Yuk'/><category term='Review'/><category term='Curhat'/><title type='text'>Cerdaskan Akal Sucikan Hati</title><subtitle type='html'>Untuk para ibu generasi yang selalu haus akan ilmu dan jabat hangat ukhuwah...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-1087723349838953101</id><published>2009-11-20T01:35:00.000-08:00</published><updated>2009-11-20T02:37:02.976-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Others'/><title type='text'>Cerita Sahabat (1)</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SwZj8srHAiI/AAAAAAAAAFw/6yugfSeS2DY/s1600/aurora+borelis+alaska.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 125px; height: 100px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SwZj8srHAiI/AAAAAAAAAFw/6yugfSeS2DY/s200/aurora+borelis+alaska.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5406118297140134434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Prolog&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh…Teman-teman dan sahabat yang di raahmati Allah, catatan kali ini saya tulis dari kisah nyata seorang sahabat, yang meminta kisahnya di muat. Sebenarnya berat, karena tentu akan membangkitkan memori lama. Tapi sms beliau, membuat saya tidak bisa menolak. Berikut saya kutipkan sms nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“…Btw, N boleh minta sesuatu gak? Teh bikin tulisan tentang kematian dong, cerita abahnya F juga boleh diangkat. N senang baca tlsn2 te2h, ada sesuatu yang lain. Spt mangga muda, jd crt yg enak bgt. Pdhal dr dl jg kita tau te2h suka it tp ktk it dtls jd bkesan…”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk nama, saya tuliskan inisialnya aja ya…Semoga kita semua bisa mengambil pelajaran darinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Arti Kehilangan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Saat kau kehilangan orang yang begitu berarti bagimu&lt;br /&gt;Orang yang kau puja, kau andalkan&lt;br /&gt;Dan selalu kau tunggu kedatangannya—&lt;br /&gt;Dengan penuh do’a dan cinta,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan kau akan dapati&lt;br /&gt;Keceriaanmu memudar&lt;br /&gt;Senyummu kian hilang&lt;br /&gt;Canda usilmu lenyap&lt;br /&gt;Semangatmu pun menguap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau akan merasa&lt;br /&gt;Beban berton-ton dipundakmu&lt;br /&gt;di kepala dan di dalam hatimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melahirkan luka, sedih dan perih&lt;br /&gt;di ulu hati&lt;br /&gt;Menyayat setiap syaraf&lt;br /&gt;Melemaskan seluruh otot tubuhmu&lt;br /&gt;Membuatmu tak lagi menunggu mentari&lt;br /&gt;dengan penuh rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kau pun…&lt;br /&gt;akan merasa kesepian&lt;br /&gt;lebih dari kehilangan itu”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, --tepatnya tanggal dan tahunnya kurang tau, tapi sepertinya tahun 2007—tidur lelap kami terganggu oleh alunan “titanic” dari HP jadulku. Suami yang kebetulan tidur paling pinggir dengan terkantuk-kantuk memberikankan HP itu padaku. “assalamu’alaikum…” gumam saya dengan mata yang masih terpejam. Terdengar sayup-sayup suara  di seberang sana yang begitu memelas:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “alaikumsalam….teteh…teteh…ini N teh…”  &lt;br /&gt;Masih dengan mata terpejam saya menyahut “Iya N…ada apa?” &lt;br /&gt;Dalam Fikiran saya ketika itu paling-paling lagi sedih, mau curhat, karena memang ada beberapa teman yang biasa curhat ke saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Teteh…teteh…si abah meninggal teh…kecelakaan…” &lt;br /&gt;“oh iya…iya…” sesaat itu yang keluar dari mulut saya, sebelum akhirnya menyadari apa yang tengah terjadi, dan percaya bahwa ini tidak mungkin main-main. Mendadak kantuk saya hilang, dan sayapun segera bertanya, ingin kepastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Eh…eh, N…ini N? Tadi kenapa N?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Iya teteh…si abah meninggak kecelakaan…” (nada suaranya sungguh memilukan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah Innalillahi…N…, N, sekarang N di mana”?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sela-sela isakan, sahabat saya menjawab: “Di rumah sakit teh…di DKT, sebentar lagi  mau di bawa ke bumi agung ke tempat Om…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oh ya udah, teteh ke rumah sakit sekarang…N tunggu teteh ya…teteh ke sana sekarang!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada suami belum kembali tidur,  saya jelaskan singkat, dan dengan gamang dan panik kami bersiap-siap berangkat. Suami menyiapkan motor, sedang saya mempersiapkan Faaza yang masih tertidur pulas. Saat itu baru 2 tahun usianya. Saya kasih Diapers, memakaikan kaos kaki dan jaket, kemudian saya gendong ia. Sebelum pergi, saya lirik jam, setengah 12 malam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan, untuk meredam perasaan yang campur baur, setengah percaya dan tidak, dan air mata yang keluar tiba-tiba, saya berdzikir…berdzikir…ingatan saya terbang kemana-mana…pada sahabat saya yang pasti sedang limbung, pada anaknya yang baru bisa berjalan…pada yang baru meninggalkan…Ya Allah, perjalanan ke rumah sakit terasa lama sekali saat suasana hati sedang begini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalanan lengang, hanya satu-dua kendaraan saja yang melintas. Di sepanjang jalan itu juga saya berfikir, apa yang akan saya lakukan nanti di hadapan sahabat saya…kalau saya menangis…tentu dia akan semakin sedih, kalau saya menguatkannya dan menahan diri untuk tidak menangis…apakah saya sanggup? Apakah saya sanggup untuk tidak menangis di hadapan sahabat saya yang pasti sedang runtuh dunianya…patah sayapnya dan hancur mimpi-mimpinya? Ya Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sampai di rumah sakit, dan langsung ke gawat darurat dan bertanya pada petugasnya. Setelah di tunjukkan, kami ke dalam…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihat seorang akhwat, dengan jubah dan jilbab coklat di samping tempat tidur, seketika saya memburunya. “N…Ya Allah…N…” Saya peluk dia, dan kamipun bertangisan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah N…yang sabar ya…” sela saya dalam isak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menahan tangis dan mata berkaca-kaca, sahabat saya menjawab “InsyaAllah teh, N ikhlas… Allah pasti mempunyai rencana yang indah untuk N”. Katanya dengan mantap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, pada detik itu saya merasa, saya lebih rapuh dari dia…saya yang seharusnya menghibur dan menguatkannya malah tidak bisa berkata-kata. Subhanallah…saya kagum padanya. Karena saya sangat tau bahwa untuk bisa bersikap seperti itu tidaklah mudah. Semoga Allah selalu menyayangi dan melindungimu sahabatku, karena keikhlasan dan ketegaranmu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah urusan selesai, kami ke rumah duka bersama Om, tetangga dan rekan al marhum. Suami naik motor sedangkan saya dan Faaza ikut bersama Nana dan de Faqih (anaknya). Mobil kami di belakang ambulance yang dengan sirene khas nya melengking-lengking,  menyayat hati kami. N berkata lirih pada anaknya yang terbangun di pangkuannya…”abah mana de…abah di mobil depan” katanya sambil terisak. Mata saya kembali berair…saya genggam tangannya, ingin menguatkan, saya tidak bisa berkata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di rumah, sekitar setengah 2 pagi, saya coba kembali mengontak beberapa teman dan Alhamdulillah tersambung. Tak lama berselang, beberapa teman langsung berdatangan. Kami yang akhwat duduk di kamar yang pintunya menghadap ruang tengah dimana almarhum di letakkan. Bergantian kami peluk sahabat kami sambil bertausiah untuk saling menguatkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas subuh, yang melayat semakin banyak. Saya yang duduk dipojokan kamar,  memandang sahabat saya, yang tengah bercerita. “Biasanya jam segini kami baru beres mencuci baju dan menjemurnya bareng…”katanya sambil terisak.  Beberapa teman langsung memegang tangan dan mengelus punggungnya. Pandangan saya beralih ke almarhum yang terbaring di ruang tengah. Dalam hati saya menggumam “Ya Allah…padahal jarak dia dan suaminya paling Cuma 2-3 meter, suami yang paling dekat dengannya, suami tempat dia berkeluh kesah dan berbagi cerita jaraknya Cuma 2-3 meter…tapi dia hanya bisa bercerita ke kami, sahabat2nya…karena, jarak yang 2-3 meter itu jadi sangat jauh…sangat jauh, dan tak bisa digapai oleh apapun”. Meskipun masih ada di depan mata, sang suami sudah tidak bisa lagi mendengar atau bercakap-cakap. Ah, menurut saya tidak ada lagi yang lebih menyakitkan daripada itu. Lebih sakit daripada “jauh di mata dekat di hati”, karena bagi sahabat saya keadaannya dekat di mata dan dekat di hati namun tak bisa tergapai lagi, tak kan pernah bisa…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, itulah maut…datangnya tidak disangka-sangka, bukan hanya oleh kita, tapi oleh yang meninggal itu sendiri. Ingatan saya kembali melayang ke kejadian 2 hari yang lalu sebelum peristiwa itu terjadi. Sore itu almarhum menjemput N dan anaknya yang baru selesai mengkaji sebuah kitab  di teras rumah saya. “De, tuh abah” katanya. “Babah…babah…” kata anak yang baru bisa berjalan itu antusias. Almarhum sempat menyapa Faaza yang saya gendong sehabis main becek-becekan di depan rumah. “Faaza…Faaza” katanya, dengan suara seraknya yang khas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berpamitan, dengan berboncengan motor, diikuti tatapan saya, merekapun pulang. Dan Ya Allah, setelah kejadian itu, suara khasnya ketika menyapa Faaza, selalu terngiang sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To be continued….&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-1087723349838953101?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/1087723349838953101/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/11/cerita-sahabat-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/1087723349838953101'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/1087723349838953101'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/11/cerita-sahabat-1.html' title='Cerita Sahabat (1)'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SwZj8srHAiI/AAAAAAAAAFw/6yugfSeS2DY/s72-c/aurora+borelis+alaska.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-942760709734150550</id><published>2009-08-14T22:24:00.000-07:00</published><updated>2009-08-14T22:28:48.192-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngaji Yuk'/><title type='text'>KHUTBAH RASULULLAH MENYAMBUT BULAN RAMADHAN</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SoZHesRTsuI/AAAAAAAAAFo/w_LUoU_E2_o/s1600-h/m25.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 80px; height: 107px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SoZHesRTsuI/AAAAAAAAAFo/w_LUoU_E2_o/s200/m25.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370058198291296994" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin karamallahu wahjah berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(HR. Ibnu Huzaimah)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-942760709734150550?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/942760709734150550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/08/khutbah-rasulullah-menyambut-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/942760709734150550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/942760709734150550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/08/khutbah-rasulullah-menyambut-bulan.html' title='KHUTBAH RASULULLAH MENYAMBUT BULAN RAMADHAN'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SoZHesRTsuI/AAAAAAAAAFo/w_LUoU_E2_o/s72-c/m25.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-6736400885179567334</id><published>2009-08-14T22:02:00.000-07:00</published><updated>2009-08-14T22:23:40.737-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Others'/><title type='text'>Saya dan Mangga Muda</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SoZB854t4vI/AAAAAAAAAFg/xfATDM8kFbE/s1600-h/mangga+muda.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 105px; height: 80px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SoZB854t4vI/AAAAAAAAAFg/xfATDM8kFbE/s200/mangga+muda.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370052120272560882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil saya sudah senang sama yang namanya mangga muda. Warnanya yang hijau…aromanya yang khas, kulit dagingnya yang berair…selalu saja mengundang selera. Jika ada yang memberi pilihan untuk saya apakah mending dikasih mangga muda atau mangga mateng yang harum dan manis, maka sudah pasti saya menjawab: “mangga muda please…” :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah kenapa saya sukaaa sekali sama mangga muda. Mungkin karena dulu beberapa tahun saya sempat di asuh bibi (adik ibu) yang ketika itu masih gadis, sementara orangtua beserta adik saya merantau ke pulau seberang. Nah, bibi saya ini senang sekali mangga muda, berawal dari sanalah saya mulai ikut-ikutan suka. Seingat saya dulu, mamah (panggilan saya ke ibu)begitu cerewet dan ekstra hati-hati kalau saya makan mangga muda, karena sejak kecil dulu saya sering sakit-sakitan. Ketika SD hampir setiap kenaikan kelas, setelah ujian, saya sakit. Maag dan Thypus saya, sering kambuh. Badan saya kerempeng, tinggi dan item hehee…pokoknya UDIN deh, Udah Dekil Item, idup lagi :) Wajar jika mamah marah besar kalau ketahuan saya nekad makan mangga muda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, seperti kata orang-orang bilang, semakin dikekang, semakin gak boleh, saya malah semakin menjadi-jadi sukanya. Terlebih saya sering berkomplot dengan adik dan teman-teman tanpa sepengetahuan mamah. Adik saya misalnya menyelundupkan mangga muda dari temen untuk saya makan ketika masih terbaring sakit. Atau diam-diam dia ambil mangga muda bibi untuk diberikan pada saya. Tentu saja saya senang, bayangkan, lagi sakit, makan apapun rasanya pahit…eneg,pengennya yang seger-seger…bagi saya apalagi kalau bukan mangga muda itu. Sering persekongkolan kami terbongkar, sampai mungkin karena saking jengkelnya, mamah menghadiahi kami tamparan di kaki kami. Tapi kami gak jera tuh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena melihat anaknya masih saja sering nyuri-nyuri makan mangga muda di belakangnya, dan baru ketahuan kalau maagnya udah kambuh, akhirnya mamah menyerah dengan syarat: Harus sudah makan, jangan malem-malem, jangan banyak-banyak…dan jangan dapet nyolong hehee…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayapun setuju. Mulai saat itu, hobi saya makan mangga muda semakin menjadi…tapi kali ini lebih bertanggungjawab (cailee…), saya tidak mau menghianati kepercayaan mamah. Dan terlebih…saya tidak ingin diancam somasi yang ujungnya kemerdekaan saya untuk memakan mangga muda kesukaan saya itu terampas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak kisah yang mengiringi seputar mangga muda ini. Mulai dari selalu berusaha menjalin persahabatan dengan teman yang mempunyai pohon mangga biar ketika maen ke rumahnya atau ketika panen, bisa kebagian…hehe. Jangan bilang saya memanfaatkan ya, karena ini simbiosis mutualisme kok…karena dari cerita-cerita dan harapan saya, dia jadi lebih bersyukur : “Alhamdulillah…saya punya pohon mangga, saya bisa berbagi dengan teman, dan kalau mau ngerujakpun tinggal ngambil…gak perlu keluar modal. Alhamdulillah…Alhamdulillah…” (ngeles).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali waktu saya diajak orangtua ke saudara jauh. Ketika melihat di depan rumahnya ada pohon mangga yang sedang berbuah, hati saya terkesiap…lansung ngences! Dan sayapun berbisik ke mamah untuk memintakan mangga kepada si empunya rumah. “Oh, belum pada mateng…masih kecil-kecil”, katanya sambil tersenyum. Saya langsung menjawab : “saya lebih suka yang kecil-kecil kok, yang masih muda”. “Tapi kan asem” (maksudnya mungkin sayang kalau diambil). “justru saya suka yang asem”. Akhirnya kami pun pulang dengan membawa beberapa mangga muda yang masih mengeluarkan getah dari pangkal buahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih seru, Jika kebetulan saya lewat di depan pohon mangga yang berbuah…saya tak bisa menahan diri untuk mendongak ke atas…kea rah mangga yang masih hijau segar. Kemudian mata saya mengarah ke bawah, ke sekitar pohon, mencari-cari siapa tau apa ada mangga yang masih agak kecil-kecil jatuh. Dan ketika menemukan itu, walau hanya setengah kepalan tangan, saya memungutnya, betul-betul memungutnya! dengan hati yang seakan-akan mendapat hadiah istimewa dari seseorang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oya, teman-teman dan sahabat-sahabatku, ketika saya berbicara tentang mangga muda, yang harus anda bayangkan adalah…yang fresh langsung dari pohonnya (terlihat dari leleran getah di pangkal buahnya dan kulitnya masih hijau mulus), yang bau harum khas mangga mudanya masih menyengat, dan ini yang penting…jika dipotong dua, biji buahnya ikut ke potong dan daging buahnya putih segar. That’s ideal. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eum…saking seringnya saya memakan permacam-macam jenis mangga muda…--walaupun saya tak tau banyak soal nama-namanya--saya jadi tau apakah buah ini masih muda atau tidaak…kalau dipotong, bijinya masih bisa ikut kepotong atau sudah keras. Saya bisa tau itu hanya dengan melihat bentuk buah dan warna kulitnya saja. Hebat ya hihihiii…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beranjak dewasa, ketika kuliah, ketika saya mulai mempunyai uang saku sedikit dari hasil mengajar dan memberikan les privat, saya terkadang ke pasar sendiri mencari mangga muda. Sering si penjual iseng bertanya : lagi hamil muda ya bu…”. Mungkin karena melihat jubah yang saya pakai, saya hanya menjawabnya dengan senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu dulu, sebelum saya menikah. Setelah menikah, hobi saya ini semakin menjadi. Tau dong kenapa…Ya, selain badan saya mulai ndut dan melebar, saya sudah terhindar dari maag dan thypus (konon itu penyakitnya orang-orang kurus), suamipun rela mengantar ke pasar dan mengeluarkan uangnya untuk memanjakan istrinya dengan mangga muda dan buah-buahan asem yang lain seperti huni (buni), dan kupa (gowok). Kalau sudah begitu, saya merasa orang paling kaya di dunia…hehee&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang bilang ketika hamil karena factor hormonal, kita kadang agak bertingkah aneh. Makanan kegemaran malah justru jadi bikin kita eneg. Wewangian menjadi seakan berubah bau yang menyengat ketika kita cium. Malah ada cerita temen yang jadi sebel dan gak mau deket-deket sama suaminya. “bau” katanya. Nah, yang paling lumrah adalah seseorang yang ketika belum hamil gak suka sama yang asem-asem seperti sayur asem, nasi asem, opor asem dan (maaf) ketek asem (itumah kayaknya semua orang juga gak suka ya…kecuali sayur asem tentunya), jadi suka mangga muda yang asem. Jadi doyan ngerujak. Nah dengan analogi terbalik, seseorang yang ketika belum hamil sangat seneng mangga muda yang asem, ketika hamil siapa tau jadi gak suka lagi, malah pengen yang manis-manis. Begitu teman-teman dan sahabat saya berspekulasi tentang saya. Benarkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun kedua pernikahan, saya Alhamdulillah hamil. Dan ternyata…analogi terbalik itu salah. Kegemaran saya sama yang asem-asem semakin menjadi. Dan itu di dukung oleh si bibi sayur langganan kami. “Bi, pokoknya kalau nemu yang asem-asem di pasar, bawa aja, pasti saya beli” janji saya. Si bibi pun sumringah. Hampir setiap hari ada saja buah-buahan asem yang di bawanya…kadang kedondong, mangga muda aneka jenis, mericin (sejenis dukuh tapi asem), kementeng, huni (buni), atau kupa (gowok). Dan yang lebih parah lagi, ketika buah-buahan di atas gak ada, si bibi bawain saya jatake(buah gandaria) muda, yang biasanya dipakai untuk campuran sayur asem sebagai pengganti asam jawa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya, saya kurang suka petisan, walaupun bukan berarti gak suka. Buah-buahan itu lebih sering saya makan cukup dengan atau tanpa garam. Setelah di cuci, saya kupas, dan langsung di makan. Tak jarang setelah makan saya menjadikannya sebagai desert. Bahkan ketika hamil, buah-buahan itu saya konsumsi anytime…pagi, siang, sore bahkan malem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya agak khawatir juga si jabang bayi nanti takut bermasalah dengan lambungnya. Untuk itu saya berusaha imbangi juga dengan makanan bergizi dan susu ibu hamil. Alhamdulillah tidak ada masalah. Badan saya dan bayi saya bertambah tiap bulannya. Udah kayak gajah bengkak deh. Dengan berat badan 66kg saya melahirkan bayi 3,5kg. Emaknya gendut, anaknyapun gendut dan sehat, Alhamdulillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke mangga muda, sampai sekarangpun hobi saya masih. Hanya saja, sekarang musti agak sembunyi-sembunyi…tau emaknya ngupas mangga muda, Faaza suka mendekati dan minta bagian “dikiiit aja mi…” katanya. Like mother like son hehee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetangga-tetangga saya dulu sudah hafal tentang hobi saya ini. “kalau mau yang asem-asem, di umi mah pasti ada aja”. So, teras saya sering dijadikan ibu-ibu sebagai basecamp untuk mencicipi petis mangga muda atau asinan buah saya. :) Sampai-sampai salah seorang tetangga saya bilang begini: “kalau ada pertandingan lomba memakan mangga muda dalam satu menit, umi Faaza pasti yang menang…”. Ketika saya tanya kenapa sampai seyakin gitu, tetangga sekaligus sahabat saya itu menjawabnya:” karena umi mah makan nya juga teu kireum-kireum…gak kayak yang keaseman…gak kayak orang lain!”, katanya dengan sangat yakin. What?? :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi satu cerita menarik tentang mangga muda ini. Sebagaimana di komplek umumnya…dari pagi hingga malam, jalan di depan rumah tidak pernah sepi oleh lalu lalang penjual keliling. Mulai dari penjual sayur, siomay, BKI alias bubur kacang ijo, bubur ayam, batagor, mie ayam, dan…tukang rujak. Nah ini yang hampir tidak pernah saya lewatkan. Sambil membelikan Faaza sepotong pepaya atau melon, saya liat tempat buah-buahannya, kalau ada mangga muda, baru saya beli rujak. Apalagi kalau yang lewat tukang rujak langganan, tak jarang saya hanya membeli beberapa mangganya saja. Tapi karena sebenarnya tidak diperuntukan untuk dijual terpisah seperti itu, beberapa buah mangga tersebut saya beli dengan harga cukup mahal jika dibandingkan membeli sendiri di pasar. Suatu kali…(nah ini ceritanya), kelompok pengajian yang saya pimpin--terdiri dari 5 orang ibu-ibu, yang salah satunya tengah hamil muda--ngaji di rumah. Selepas kajian, sambil berbincang-bincang hangat, saya dengan bersemangat mengabarkan bahwa saya punya mangga muda dari penjual buah…”mau gak bu”, tanya saya ke seorang ibu yang tengah hamil muda, sambil mengambil mangga tersebut dari dalam kulkas. Ketika ketiga mangga yang masih kecil-kecil itu saya sodorkan, salah satu ibu-ibu hampir berteriak histeris “Ya ampun neng…itu mah bukan mangga muda tapi pentil, di rumah teh Ela mah mohon maaf, biasanya dibuangin…emang neng beli berapa dari tukang buah itu, tau eneng suka mah nanti teh Ela kasih deh mangga mudanya”. Glekk! Tapi sejak saat itu, pasokan mangga muda saya semakin banyak. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan di sini, diperantauan saya sekarang, Alhamdulillah saya bisa dengan mudah menemukan mangga muda, bahkan yang kecil-kecil. Walaupun harga 1kg nya kalau dirupiahkan bisa untuk membeli 8kg mangga yang sama. Terlebih, salah seorang sahabat saya menempati sebuah villa, yang kebetulan ada pohon mangganya (jarang-jarang lho…),dan kemarin, sekitar sebulan yang lalu, ketika berkunjung ke rumahnya, saya dihadiahi sekantung mangga muda. Ah, Mungkin itu juga salah satu sebab kenapa saya betah mendampingi suami di tanah rantau berpuluh-puluh ribu kilo jauhnya dari tanah air. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, bagi saya, mangga muda adalah sesuatu yang sensitive. Jangan bilang-bilang anda mempunyai mangga muda kalau gak akan ngasih saya, hehee. Mangga muda membuat saya merasa lebih bersemangat, dan segar. Jika stok mangga muda saya habis, saya pasti meminta suami untuk mengantar saya ke toko yang biasa menjualnya. Ketika sudah ada ditangan, saya hisap wangi khasnya, saya bersihkan, saya kupas, dan Subhanallah…saya merasakan satu lagi nikmat Allah…Ada syukur saya padaNya, dalam setiap potongannya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Rabbanaa maa khalaqta haadza bathilaa...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Qatar, 12 Agustus 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-6736400885179567334?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/6736400885179567334/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/08/saya-dan-mangga-muda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6736400885179567334'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6736400885179567334'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/08/saya-dan-mangga-muda.html' title='Saya dan Mangga Muda'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SoZB854t4vI/AAAAAAAAAFg/xfATDM8kFbE/s72-c/mangga+muda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-8153204837996095440</id><published>2009-08-08T21:19:00.000-07:00</published><updated>2009-08-08T21:23:19.828-07:00</updated><title type='text'>Marhaban Ya Ramadhan....</title><content type='html'>&lt;a href="http://testi-islami.blogspot.com"&gt;&lt;img src="http://lh4.ggpht.com/testi.islami/SMaik6yqnDI/AAAAAAAAAOg/PuLBLTZVmF8/s800/ramadhan-mubarak-fix.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-8153204837996095440?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/8153204837996095440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/08/marhaban-ya-ramadhan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/8153204837996095440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/8153204837996095440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/08/marhaban-ya-ramadhan.html' title='Marhaban Ya Ramadhan....'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/testi.islami/SMaik6yqnDI/AAAAAAAAAOg/PuLBLTZVmF8/s72-c/ramadhan-mubarak-fix.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-255973807532662813</id><published>2009-08-05T20:16:00.000-07:00</published><updated>2009-08-05T20:19:32.575-07:00</updated><title type='text'>Islam Bukan Hanya Arab</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SnpLt7aP6LI/AAAAAAAAAFY/X4CtEzjdJL8/s1600-h/allahu+kaligrafi.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 122px; height: 124px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SnpLt7aP6LI/AAAAAAAAAFY/X4CtEzjdJL8/s200/allahu+kaligrafi.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366685158379350194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum wr. Wb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat dan teman-temanku…&lt;br /&gt;Banyak yang ingin saya utarakan di sini, terutama tentang kegundahan hati ketika membaca beberapa berita yang ada. Tapi saya konsentrasikan pada satu hal saja dulu. Sumbernya saya tulis di sini:&lt;br /&gt;http://gayahidup.liputan6.com/berita/200907/238920/Jelang.Ramadan.London.Siap.siap.Sambut.Wisatawan.Arab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya saya sampaikan, bahwa yang akan saya utarakan di sini bukan untuk membanding-bandingkan atau membuat citra jelek pada negara tertentu. Saya hanya ingin mengajak teman-teman untuk merenung tentang sebagian potret kaum muslimin sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup di perantauan, beribu-ribu mil jauhnya dari kampung halaman membuat kesan tersendiri untuk saya. Selain lebih mandiri (semua dilakukan tanpa ada asisten) juga saatnya untuk belajar bergaul dengan bermacam etnis yang ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara tempat kami tinggal sekarang, merupakan salah satu negara yg multikultur. Kita bisa menemukan orang dari semua benua di sini. Jumlah pribuminya hanya sekitar 20% dari total jumah penduduk. Sehingga,  bahasa yang digunakan sehari-hari adalah bahasa Inggris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesan multicultural akan lebih terasa sekali terutama kalau kita sedang berjalan-jalan di mall. Saat pertama, saya sempat takjub melihat suasana yang ada. Kemewahan bangunannya bisa melupakan bahwa kita ada di negeri tandus. Pengunjung dengan berbagai warna kulit, bahasa dan cara berpakaian membuat kita tidak bosan menatap. Wahai…wanita-wanita dengan busana hitam bercadar dan para lelaki dengan jenggot panjang dan memakai jubah putih serta bersorban kepala yang khas, di sini begitu biasa terlihat. Sama sekali tidak ada kesan angker, ekstrimis apalagi teroris seperti yang di image-kan di Indonesia kepada orang-orang yang berpakaian seperti itu. Mereka malah dengan asyiknya berbelanja, makan makanan fast food dan duduk santai di café kelas atas untuk sekedar minum kopi yang harga satu cangkirnya saja bisa untuk sekali belanja bulanan di Indonesia. Oya, jangan aneh kalau di sini kita biasa melihat orang berbelanja se-trolly penuh.  “seperti mau buka warung” kelakar seorang teman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan wahai lihatlah…saya benar-benar takjub (miris?) melihat para wanitanya dengan abaya hitam terbelah depan, menampakkan jelana jeans ketat dengan manik-manik dan sepatu tali hak tinggi, komplit dengan make up tebal dan bibir berpoles lipstick merah. Mereka tidak memakai cadar. Dan konon…inilah wanita pribumi, sedikit dari mereka yang memakai cadar. Mereka kelihatan begitu percaya diri, bak seorang aktris, melangkah anggun dengan jubah yang menyapu lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati saya bertambah miris ketika menyaksikan di televisi, yang kebetulan bisa menangkap siaran dari berbagai Negara di Timur Tengah, bagaimana artis-artis mereka, film-filmnya, dan nyanyian-nyanyiannya…sungguh banyak yang tidak mencerminkan agama Islam yang mulia. Kenapa saya miris? Karena mereka berbahasa arab, berbahasa Islam yang agung. Ketika ini saya utarakan ke suami, beliau berkata bahwa di Timteng ini tidak semua yang berbahasa arab itu beragama Islam, itu adalah bahasa keseharian mereka. Iya sih…sayapun tau itu, tapi kok tetep miris….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang menggangu benak saya adalah tentang gossip artis Indonesia, seorang vokalis band terkenal,  yang diduga melakukan KDRT terhadap mantan Istrinya. Di situs detik.com, di kolom komentarnya ada yang menulis kurang lebih seperti ini : “Nyanyiin lagu-lagu rohani, kelakuan udah kayak orang-orang arab yang nyiksa para TKW…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika membaca itu, miris…miris hati saya. Saya sakit hati dengan semua itu, saya gak bisa terima. Bagi saya, ajaran Islam begitu mulia…begitu agung karena turun dari Tuhan Pencipta kita, Allah SWT.&lt;br /&gt;Yang saya tau, Islam bukan hanya Arab. Dan Islam tidak bisa diidentikan hanya dengan itu. Orang Arab tidak semuanya beragama Islam seterang orang Islam tidak hanya Arab. Orang Arab tidak bisa dijadikan tolak ukur bagaimana sesungguhnya Islam itu, karena Al Quran dan hadistlah tolak ukur kita. Tidak ada kelebihan bangsa Arab dan bukan Arab kecuali dengan takwanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut kutipan Khutbah Rasulullah SAW ketika haji wada: &lt;br /&gt;“Wahai manusia! Sesungguhnya Tuhan kalian itu satu, dan sesungguhnya kalian berasal dari satu bapak. Kalian semua dari Adam dan Adam terjadi dari tanah. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian semua di sisi Tuhan adalah orang yang paling bertakwa. Tidak sedikit pun ada kelebihan bangsa Arab dari yang bukan Arab, kecuali dengan takwa”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah, dari dulu sampai sekarang banyak diantara mereka yang hafidz Al Quran dan menjadi ulama dunia yang terkemuka. Tapi saya melihat sendiri, sekarang ini ada juga yang masih tertatih-tatih membaca Al Quran. Memakai busana muslim dan muslimah ada yang memang benar-benar karena kewajiban, ada juga yang hanya sebagai identitas diri. Sering saya satu tempat shalat dengan para muslimahnya, dan sama sebagaimana kita, ada yang shalatnya baik ada juga yang terkesan asal. Allahu’alam, tapi itulah yang terlihat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi teringat yang dikatakan Pak Ustadz ketika pengajian IndoQAPCO. Bahwa Surga itu milik semua…terbuka untuk semua. Bukan milik para ulama, atau para ustadz dan ustadzah, bukan milik yang berjenggot panjang…tapi milik siapa saja yang beriman dan beramal shalih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas kenapa sekarang bangsa Arab tidak bisa dijadikan lagi tolak ukur keislaman? Padahal tanah mereka adalah tanah para nabi, bahasa sehari-hari mereka adalah bahasa Islam yang agung. Menurut hemat saya setidaknya karena 2 hal. Yang pertama karena ada pencitraan negative dan yang kedua gazwul fikri dan gazwuts Tsaqafi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan pencitraan negative oleh musuh-musuh Islam, menghasilkan kesan orang-orang Arab itu barbar, militan, ekstrimis, teroris, keji, suka liwath, sering meyiksa dan memperkosa TKW. Dan dengan gazwul fikri dan gazwuts Tsaqafi efeknya lebih parah lagi. Dan menyangkut hampir semua bidang kehidupan. F3 alias Food, Fashion and Fun yang ada di barat, ada juga di dunia Islam. Belum lagi segala bentuk pemikiran-pemikiran baru yang bersumber dari luar Islam mulai diadopsi. Bagaimana mereka menjalankan ekonominya, mengatur negaranya dan bergaul dengan negara-negara tetangganya tidak terlepas dari faham-faham yang dianggap agung oleh barat dan musuh-musuh Islam. Kapitalisme dan sekularisme telah diadopsi oleh hampir seluruh kaum muslimin sekarang ini. Penyakit wahn yang sudah wanti-wanti diingatkan Rasulullah SAW, mulai menjalar tanpa terasa. Umat kian bingung membedakan antara Hadharah dan Madaniah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gazful fikr dan gazwuts Tsaqafi ini lebih hebat pengaruhnya bagi umat Islam, karena telah berhasil memisahkan umat dari syaksiah Islamiyahnya. Mereka masih muslim tapi cara mereka bergaul, bermu’amalah, berpolitik dan berfikir ketika mencari solusi atas masalah-masalahnya, rujukannya bukan Islam. Islam hanya menjadi agama ritual saja dan tidak dipakai sebagai konsep untuk menyelesaikan problematika kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya setiap pribadi muslim dituntut untuk mempunyai Syakhsiah Islamiyah (kepribadian Islami), yang terbentuk dari aqliyah Islamiyah (pola fikir yang Islami) dan nafsiyah Islamiyah (pola sikap yang Islami). Mempunyai pemikiran-pemikiran Islami, dan bertingkah laku serta bersikap yang Islami sesuai dengan pemikirannya tersebut. Bahasa sederhananya adalah Ilmu dan amal. “Al Ilmu bilaa ‘amalin kassajari bilaa tsamar” ilmu tanpa amal bagaikan pohon tak berbuah…dan amal tanpa ilmu akan menghantarkan kita pada kesesatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukan berarti orang yang bersyakhsiyah Islamiyah tidak akan pernah berbuat salah dan dosa. Manusia bukanlah malaikat. Manusia tempatnya salah dan lupa. Asal kemudian dia bertaubat dan memohon ampun pada Allah SWT. Rasullullah pernah bersabda" Setiap anak adam pasti pernah berbuat dosa dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah yang bertaubat (HR.At-tirmidzi dan Ibnu Majah dari Anas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi permasalahannya adalah bukan Arab atau non Arab, tapi seberapa jauh seseorang faham dan mengamalkan agamanya. Bersyaksiyah Islamiyah dan menjadikan Islam sebagai kaidah dan qiyadah dalam berfikir dan berbuat. Tidak masalah apakah ia orang arab atau bukan, di hadapan Allah semua sama. Terlebih Islam melarang kita untuk ashabiyah, dan berjuang untuk ashabiyah. Semua orang Islam adalah satu karena diikat oleh aqidah yang satu. Semua orang Islam bersaudara dan diikat dengan ikatan ukhuwah Islamiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya kemudian, kenapa sampai terjadi stereo negative dan gazwul fikri serta gazwuts Tsaqafi terhadap kaum muslimin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ini tidak lain karena 3 pilar pembentukan masyarakat yang Islami telah lemah. Ketakwaan Individunya lemah, kontrol dari masyarakatnya juga lemah. Terlebih tidak ada Negara yang benar-benar care terhadap kondisi kaum muslimin sekarang ini. Umat Islam lemah, tidak bersatu dan mudah untuk diadu domba. Masing-masing kelompok, curiga dengan kelompok lainnya. Masing-masing negara, curiga dengan negara lainnya. Padahal agama kita sama, panduan hidup kita sama Al Quran dan Al hadist. Terlebih kita menyembah kepada Dzat Yang Satu, Allah SWT. Seharusnya kita bisa bersatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir untuk semua, stop pendiskreditan terhadap umat Islam, jangan mengeneralisir hanya karena ada sebagian umat Islam yang sudah luntur keislamannya atau bahkan menyimpang dari ajaran Islam yang agung. Terapkan syariat Islam di seluruh bidang kehidupan, dan perkokoh ketiga pilar pembentukan masyarakat Islam, agar agar hidup kita berkah dalam ridhaNya. Dan secara individu, mari bentuk kepribadian kita menjadi kepribadian Islam yang tangguh dan berpengaruh. Tingkatkan aqliyah kita dengan tsaqafah-tsqafah Islam dan latih nafsiyah kita dengan lebih meningkatkan ketaatan kita kepada Allah SWT. Insya Allah dengan begitu, Islam dan kaum muslimin akan kembali mulia, seperti sejatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu A’lam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-255973807532662813?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/255973807532662813/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/08/islam-bukan-hanya-arab.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/255973807532662813'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/255973807532662813'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/08/islam-bukan-hanya-arab.html' title='Islam Bukan Hanya Arab'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SnpLt7aP6LI/AAAAAAAAAFY/X4CtEzjdJL8/s72-c/allahu+kaligrafi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-5662622466324215474</id><published>2009-06-27T04:25:00.000-07:00</published><updated>2009-06-27T04:51:19.250-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Hari kemarin itu...</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SkYCtY9EOGI/AAAAAAAAAFI/7IHurUFtukI/s1600-h/m18.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 98px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SkYCtY9EOGI/AAAAAAAAAFI/7IHurUFtukI/s200/m18.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5351968185992362082" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum teman-teman….saya ingin berbagi cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhaanallah, kemarin hari yang sangat berarti bagi saya. Hari itu saya belajar tentang kuasa Allah dan hikmah kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sore kemarin saya ke Souq As Syria (orang kita biasa menyebutnya Sukasirih—entah kenapa, mungkin biar  serasa  Indonesianis he..he ) untuk membeli daging sapi. Souq Assyiria adalah kawasan pertokoan segala macam kebutuhan, tak heran hari libur begini kawasan tersebut macet dan susah mencari tempat parkir (harus cari parkir sendiri, gak ada tukang parkir seperti di Indo). Setelah mencari-cari parkiran hampir setengah jam lamanya, Alhamdulillah akhirnya dapat juga, disamping sebuah Rawnaq (toko buku), di depan Money Changer. Dan kami benar-benar merasa beruntung karena pas di depan money changer itu ada sebuah ATM. Sebelum belanja, kami bermaksud mengambil uang dulu. Kebetulan kartu ATM ada di dompet saya, maka sayalah yang maju. Dengan tanpa melihat dulu layar monitor (cuaca masih panas, agak silau), saya masukkan kartu. Tapi kemudian macet, monitor ternyata error dan kartu tertelan. Ya Ilahi…akhirnya suami menelepon costumer servis dan ternyata kartu yang tertelan baru bisa kembali setelah 7 hari. Innalillahi, mana di dompet kami hanya ada beberapa real saja. Tapi kemudian kami agak lega saat tau masih bisa mengambil uang dengan buku. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkali-kali saya minta maaf, suami saya hanya bilang “lain kali mesti lebih hati-hati lagi…diliat dulu yang benar…” (cool banget). Beberapa orang yang bermaksud ambil uang juga, datang menghampiri dan bertanya kenapa?  Is it work? Dll. Di tengah kebingungan begitu ada seseorang (sepertinya Bangladesh atau India) yang memakai baju seragam (saya awalnya kurang memperhatikan seragamnya), dia menghampiri kami dan  bertanya kenapa sambil mengecek monitor. “masih butuh waktu” katanya. “Cari ATM lain”, katanya lagi. “Tapi kartu saya tertelan” kata suami. “Oh, siapa namamu”, katanya sambil masuk ke dalam gedung money changer.  Setelah di jawab, kamipun mengikutinya ke dalam. Ternyata dia adalah petugas servis ATM, dan kartu ATM yang tertelan bisa dengan mudah dia ambil. “still servis” katanya tersenyum. Sontak kamipun berterimakasih berkali-kali, yang dibalas dengan senyuman tulus.  Subhaanallah… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah kecemasan dan perasaan bersalah yang menumpuk. Ditengah panasnya udara summer yang membuat tubuh cepat letih. Dan ditengah kebingungan mesti melakukan apa. Ditengah awan mendung dan kesuraman kami, Allah menolong kami dan membalikkan semua keadaan…Subhaanallah walhamdulillah walaa ilaaha illallah Allahu Akbar!  &lt;br /&gt;Ya Allah, betapa gagahnya Engkau… Kau ciptakan pelangi setelah hujan, hujan setelah kekeringan, hembusan angin ketika panas menyengat, malam dan siang, matahari serta bintang, dan semua yang membuat kami sadar akan keagunganMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau selalu memberikan perlindungan dalam ketakutan-ketakutan kami, jawaban dari kegelisahan-kegelisahan kami. Kau selalu mendengar pengaduan kami, keluh kesah kami, dan do’a-do’a kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau selalu mendengar, selalu menjawab, selalu melindungi, dan selalu mengabulkan segala permohonan, walaupun telah banyak maksiat yang kami lakukan. Walaupun banyak dosa yang belum kami Istigfarkan.” Ya Ilahi…ampuni kami…”  dalam do’a dan keharuan, syukurku tak terhingga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petualangan dilanjutkan dengan mencari lagi mesin ATM. Ditengah udara sore saat summer begini, berjalan kaki seperti mandi sauna (bagus untuk saya he3) . Lumayan cukup lama kami berjalan (pipi faaza udah kemerahan), sebelum akhirnya menemukan mesin ATM dan membeli beberapa kilo daging. Alhamdulillah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------&lt;br /&gt;Malam selepas Isya kami bersilaturahmi ke rumah seorang teman yang baru datang dari Indo untuk mengisi liburan anak-anaknya. Sekalian ambil titipan teri medan dan baso super (jadi malu nih), juga  berbagi siomay  yang saya buat tadi siang. Saya datang bersama 2 keluarga lain.  Ditengah asyiknya ngobrol ngalor ngidul, tiba-tiba bel pintu berbunyi dan satu keluarga dengan 2 anak laki-laki balita, datang berkunjung. Sang istri bergabung dengan kami para istri. “Siapa nih, belum kenal” bisik hati saya. “Dengan ibu siapa ini ya…baru ketemu” kata saya sambil salaman dan cipika cipiki. Belum terjawab pertanyaan, mata kami beradu pandang…Ya Ilahi…tubuh mungil, putih, dengan bentuk muka yang khas…tidak salah lagi, dia, pasti dia… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dyah…?” kata saya. Seperti saya, diapun terlihat kaget dan menyebutkan nama saya. Sekali lagi, kamipun berpelukan, kali ini lebih lama. Ternyata sahabat saya itu sudah hampir 2 tahun di sini, suaminya satu tempat kerja dengan abinya Faaza. Mereka bahkan sudah saling kenal, tanpa mengetahui istri-istri mereka adalah sahabat lama. Dyah udah punya 2 anak sekarang, usia 2 tahun dan hampir satu tahun. Sayapun mengenalkan anak semata wayang saya, Faaza yang sudah berusia 4 tahun dan sampai sekarang masih menunggu adik. :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu, saya bertemu sahabat saya yang hampir 9 tahun tidak bertemu. Sahabat saat kuliah dulu, saat masih kurus dulu he3. Terbayang dulu saat kami berdua membagi-bagikan undangan pengajian ke komplek-komplek. Terbayang saat kami berdua berusaha mengantarkan surat izin tempat untuk sebuah acara. Terbayang saat kami ditolak oleh seorang bapak ketua DKM di sebuah perumahan elit karena disangka yang minta-minta sumbangan. “Maaf-maaf ya neng”, katanya sambil menepis-nepiskan tangan. Setelah dengan susah payah kami menerangkan maksud kedatangan kami, dan saya sodorkan kartu mahasiswa saya, si bapakpun mau menerima kami. Ah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat Dyah, ingat juga kelurganya yang baik. Ibu-bapaknya yang guru, kakak-kakanya yang shalihah dan adik bungsunya yang cantik. Sudah sering saya ke rumahnya dan mencicipi lezatnya masakan ibunya. Kulit tangkil dan tempe yang dimasak pedas manis…eumm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali, Dyah mengajak saya ke kebun kacang. “kita panen kacang yuk, mau gak?” katanya. Tentu saya iyakan, well…kacang rebus salah satu makanan paforit saya. Dengan sekali naik angkot, dan berjalan sebentar, kamipun sampai. Dan yang takkan terlupakan, kami 2 orang gadis kurus dengan jubah dan kerudung panjang, melepas kaos kaki dan langsung terjun ke medan pertempuran…eh, kebun kacang. Dengan semangat ’45 kami memanen kacang tanah dengan tangan kami sendiri, hanya berbekal pisau dapur. Tidak semua, hanya terkumpul sekita 5-6 kg saja, tenaga kami sudah terkuras. Dan hari itu, kami menikmati kacang rebus hasil panenan kami. Subhaanallah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kemarin, hari yang sangat berarti buat saya, hari saya benar-benar merasa Allah begitu dekat dengan saya. Allah selalu melindungi saya. Dan pertemuan saya dengan sahabat lama saya, lebih meyakinkan saya bahwa tidak ada yang mustahil di dunia ini jika kita beriman dan bertakwa…Amin. Jadi inget nasyidnya Raihan tentang Ash Habul Kahfi…”Laisa Filkauni muhallun ‘alaih, idza aamanna wattaqau…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Wakrah, Qatar 26 Juni 2009&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-5662622466324215474?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/5662622466324215474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/06/hari-kemarin-itu.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/5662622466324215474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/5662622466324215474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/06/hari-kemarin-itu.html' title='Hari kemarin itu...'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SkYCtY9EOGI/AAAAAAAAAFI/7IHurUFtukI/s72-c/m18.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-3030993814913740105</id><published>2009-05-14T22:12:00.000-07:00</published><updated>2009-05-22T19:30:11.427-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngaji Yuk'/><title type='text'>Takut Kepada Allah</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Sgz83QBxVkI/AAAAAAAAAEg/hYkUBjGZTs4/s1600-h/allah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Sgz83QBxVkI/AAAAAAAAAEg/hYkUBjGZTs4/s200/allah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335917684652594754" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Definisi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Rasa takut merupakan manifestasi naluri mempertahankan diri (garizah baqa’) yang merupakan hal yang fitrah bagi manusia. Dan sebagaimana  naluri, rasa takut ini tidak akan muncul dengan sendirinya kecuali ada faktor yang membangkitnya, baik berupa fakta terindera ataupun pemikiran. Pada kondisi-kondisi tertentu rasa takut ini memang harus ada dan diadakan. Tapi dalam kondisi lain, rasa takut ini tidak boleh ada dan harus dihilangkan. Dengan pemahaman yang benar, kita akan mengetahui, mana yang harus diadakan dan mana yang harus dihilangkan. Rasa takut terhadap bahaya yang memang benar-benar menbahayakan adalah sesuatu yang bermanfaat dan harus ada.  Rasa takut kepada Allah dan adzabNya adalah perkara yang bermanfaat dan harus ada, agar kita senantiasa melaksanakan perinta-perintahNya dan menjauhi larangan. Agar kita takut untuk berbuat dosa dan bermaksiat padaNya. Rasa takut seperti ini jika senantiasa ada pada jiwa manusia, akan membuat kita senantiasa berada dijalan lurus, terikat dengan syariatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Takut kepada Allah merupakan kewajiban&lt;/strong&gt;.&lt;br /&gt;Dalilnya di dalam al-Quran dan as-Sunah sangat banyak, diantaranya: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1&lt;em&gt;.“…janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu, jika kamu &lt;br /&gt;  benar-benar orang yang beriman”.&lt;/em&gt; (TQS. Ali ‘Imrân [3]: 175)&lt;br /&gt;2.&lt;em&gt;Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) &lt;br /&gt;  takutlahKepadaKu&lt;/em&gt;. (TQS. al-Mâidah [5]: 44)&lt;br /&gt;3.&lt;em&gt;Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut&lt;br /&gt;  nama Allah gemetarlah hati mereka, &lt;/em&gt;… (TQS. al-Anfâl [8]: 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;4.Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu&lt;br /&gt;  adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat). (Ingatlah) pada hari (ketika) &lt;br /&gt;  kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari &lt;br /&gt;  anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu &lt;br /&gt;  lihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan &lt;br /&gt;  tetapi azab Allah itu sangat keras (TQS. al-Hajj [22]: 1-2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari isteri&lt;br /&gt;  dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang &lt;br /&gt;  cukup menyibukkannya. TQS. ‘Abasa [80]: 34-37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.Diriwayatkan dari an-Nu’man bin Basyir ra. ; aku mendengar Rasulullah saw. &lt;br /&gt;  bersabda: Sesungguhnya azab yang paling ringan dari penghuni neraka pada hari &lt;br /&gt;  kiamat ialah seorang yang diletakkan pada kedua telapak kakinya sepotong bara api &lt;br /&gt;  yang menyebabkan otaknya mendidih. (Mutafaq ‘alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Dari Ibnu Umar ra, sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: Kelak manusia akan&lt;br /&gt;  berdiri menghadap Tuhan Semesta Alam, hingga salah seorang dari mereka tenggelam &lt;br /&gt;  dalam keringatnya sampai ke paras kedua telinganya. (Mutafaq ‘alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.Dari Anas ra., ia berkata; Rasulullah saw. pernah berkhutbah yang aku tidak pernah&lt;br /&gt;  mendengar khutbah seperti itu selamanya. Rasulullah saw. Bersabda: Jika kalian &lt;br /&gt;  mengetahui apa yang aku ketahui, maka niscaya kamu akan sedikit tertawa dan banyak &lt;br /&gt;  menangis. Kemudian para sahabat Rasulullah saw. menutup wajah mereka dan mereka &lt;br /&gt;  menangis tersedu-sedu. (Mutafaq ‘alaih)&lt;/em&gt;&lt;strong&gt;Balasan Bagi yang takut kepada Allah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dalam hadist qudsi Nabi saw. Bersabda:  Allah SWT berfirman: Demi kemulian-Ku, Aku &lt;br /&gt;  tidak akan menghimpun dua rasa takut dan dua rasa aman pada diri seorang hamba. &lt;br /&gt;  Jika ia takut kepada-Ku di dunia, maka Aku akan bemberikannya rasa aman di hari &lt;br /&gt;  kiamat. Jika ia merasa aman dari-Ku di dunia, maka Aku akan memberikan rasa takut &lt;br /&gt;  kepadanya di hari kiamat. (HR. Ibnu Hibban dalam kitab Shahih-nya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dan bagi orang yang takut akan saat menghadap Tuhannya ada dua surga. (TQS. ar-&lt;br /&gt;  Rahmân [55]: 46)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dari Abû Hurairah ra., ia berkata; sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: Allah &lt;br /&gt;  berfirman, “Jika hamba-Ku bermaksud melaksanakan maksiat, maka janganlah ditulis &lt;br /&gt;  hingga ia melaksanakannya. Jika ia melakukannya, maka tulislah kesalahaan itu &lt;br /&gt;  dengan satu kesalahan. Jika ia meninggalkannya karena Aku, maka catatlah sebagai &lt;br /&gt;  sebuah kebaikan. Jika hamba-Ku bermaksud melaksanakan sebuah kebaikan tapi ia &lt;br /&gt;  belum sempat melaksanakannya, maka catatlah sebagai sebuah kebaikan. Jika ia &lt;br /&gt;  melakukannya, maka catatlah sebagai sepuluh kebaikan sampai tujuh ratus kali  &lt;br /&gt;  lipat. (Mutafaq ‘alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah di bawah naungan- Nya, pada hari &lt;br /&gt;  yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu …(salahsatunya) Seorang lelaki &lt;br /&gt;  yang diajak seorang perempuan cantik dan berkedudukan untuk berzina tetapi dia &lt;br /&gt;  berkata, “Aku takut kepada Allah!”. (Mutafaq ‘alaih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana untuk memunculkan rasa takut kepada Allah ?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Refresh keimanan kita dengan selalu mentadaburi dan mentafakuri alam, mengkaji Al &lt;br /&gt;  Quran, dan bermuhasabah diri.&lt;br /&gt;2.Pertebal keimanan kita kepada hari pembalasan.&lt;br /&gt;3.Ihsan&lt;br /&gt;4.Tingkatkan frekuensi ibadah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Khatimah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa takut bisa menjadi hal  yang berbahaya  dan bisa menjadi sesuatu yang sangat bermanfaat bagi manusia. Agar manusia bisa menghindarkan diri dari bahaya rasa takut, dan agar bisa menikmati manfaatnya, ia wajib menyesuaikan rasa takutnya dengan pemahaman-pemahaman  yang benar, yang tidak lain,  pemahaman Islam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-3030993814913740105?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/3030993814913740105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/05/takut-kepada-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/3030993814913740105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/3030993814913740105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/05/takut-kepada-allah.html' title='Takut Kepada Allah'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Sgz83QBxVkI/AAAAAAAAAEg/hYkUBjGZTs4/s72-c/allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-6626494757196647444</id><published>2009-05-13T10:17:00.000-07:00</published><updated>2009-05-13T10:32:21.510-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Agar Suami Makin Cinta</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SgsEBZC3-CI/AAAAAAAAAEY/TQYAuioKkPw/s1600-h/m17.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 124px; height: 99px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SgsEBZC3-CI/AAAAAAAAAEY/TQYAuioKkPw/s200/m17.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335362605499807778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Adalah hal yang fitrah kalau seorang wanita ingin dikatakan cantik oleh pasangannya. Begitupun saya. Saat badan kian melar, terkadang rasa PD kepada suami berkurang. Saya pernah membicarakan ini dengan suami, dan jawabannya tidak membuat saya semangat untuk berdiet. &lt;em&gt;“yang penting umi sehat, bagi abi gak masalah bla…bla…bla”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabat menyarankan  saya meminum green tea plus lemon untuk menurukan berat badan. Di hari ketiga, suatu malam sesaat setelah saya minum lemon tea, tiba-tiba saya pusing dan lemas banget…rupanya maag saya kambuh, saya lupa tidak makan sore, dan asemnya lemon membuat lambung saya gak kuat. Walhasil sejak saat itu suami melarang saya untuk diet-dietan. &lt;em&gt;“Kalau umi pengen diet, banyak-banyak  aja puasa, yang rajin puasa senin kamisnya” &lt;/em&gt;katanya. &lt;em&gt;Ah, suamiku...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ibu-ibu ramai membicarakan kosmetik dengan beragam merk dan berbagai khasiatnya, saya hanya bisa tersenyum. Dari dulu, sejak kami menikah, suami kurang suka kalau saya memakai lipstik atau memakai bedak berlebih (&lt;em&gt;menurut beliau)&lt;/em&gt;. Pernah suatu kali, di rumah ketika menunggu suami pulang, saya berdandan dan memakai lipstiki. Bukannya senang, beliau malah tersenyum aneh dan membuat saya benar-benar malu. &lt;em&gt;“Umi pakai lipstik ya&lt;/em&gt;…”katanya geli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya saya sendiripun  termasuk orang yang malas berdandan.  Dulu…hanya saya di keluarga yang selalu sering lupa memakai bedak.  Hand&amp;body lotion saya bisa awet sampai setahun karena jarang dipakai. Begitupun dengan bedak dan pelembap. Untuk kosmetik, apa yang direkomendasikan mamah saya, itulah yang saya pakai. Ketika mamah saya memakai merk A, saya ikut memakai merk A. Ketika mamah berganti ke merk lain, sayapun berganti. &lt;em&gt;He…he&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seingat saya,  saya belum pernah membeli lipstik. Hanya pemberian bibi, kakak ipar dan terakhir mamah saya. Itupun tidak baru. Dan seingat saya hanya beberapa kali saja saya memakainya. Terakhir, ketika suatu kali mamah berkunjung ke rumah, sehabis saya operasi, lipstik beliau ketinggalan di rumah, sayapun memintanya karena tertarik warnanya yang natural. RedA 610, sampai sekarang menemani saya di Qatar.&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih seputar kecantikan. Suatu kali saya menanyakan pendapat suami kalau saya memakai kawat gigi seperti ibu-ibu yang lain. Terjadilah dialog seperti ini:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Bi, boleh gak umi pake kawat gigi, biar lebih rata dan tambah cantik…” &lt;/em&gt;kata saya kepada suami. &lt;br /&gt;&lt;em&gt;“emang umi pengen dibilangin cantik sama siapa? ” &lt;br /&gt;“Ya sama abi dong”.&lt;br /&gt;“Bagi abi, umi udah cantik kok”.&lt;br /&gt;“tapi kan biar giginya jadi rata, bagus”.&lt;br /&gt;“Kalau menurut abi sekarang udah bagus kok”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sayapun terdiam.&lt;br /&gt;-----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali saat kami dikendaraan,  saya iseng-iseng bertanya:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Abi emang tetep cinta sama umi padahal umi udah ndut begini?”&lt;br /&gt;“Iya…”&lt;br /&gt;“tapi masa sih sebagai laki-laki gak suka sama yang cantik-cantik…yang langsing-langsing”&lt;br /&gt;“Dari dulu abi mah gak mempermasalahkan itu sih mi. Buat abi, fisik itu gak terlalu penting, yang penting bisa membawa Abi untuk jadi lebih baik lagi”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya terharu mendengarnya, tapi kemudian saya menyahut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“ah abi mah, umi kan jadi tenang denger begitu…tapi nanti semakin lama-semakin lama, umi tambah ndut…udah gak menarik lagi, abi nikah lagi he…he…he…” &lt;/em&gt;(&lt;strong&gt;&lt;em&gt;kami berdua meyakini bahwa poligami adalah salah satu hukum Allah, dan saya bukan yang “anti” poligami)&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Rasa cinta, rasa suka dan masalah pernikahan itukan bukan kita yang ngatur, Allah yang ngatur, makanya umi harus banyak-banyak berdo’a biar abinya gak…” &lt;/em&gt;katanya tanpa menyelesaikan kalimatnya. Saya langsung memotong:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Iya ya bi ya, subhanallah…hebat abi mah. Tapi kalo umi laki-laki pun sepertinya umi  juga akan mempunyai pendapat seperti abi”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembicaraanpun selesai.&lt;br /&gt;----&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu yang shalihah dan teman-teman yang saya cintai karena Allah…&lt;br /&gt;Saya mempunyai seorang sahabat yang sekarang ini, di musim panas ini sedang semangat-semangatnya berpuasa. Katanya untuk mengqadha puasa yang dulu ketika hamil dan menyusui kedua anaknya, dia tinggalkan. Bulan Ramadhan nanti rencananya sahabat saya ini akan pergi umroh dan sebelum itu dia bertekad untuk melunasi hutang puasanya. &lt;em&gt;“Masa hutang sama manusia saja harus dibayar, hutang sama Allah gak” &lt;/em&gt;ujarnya. Mendengar itu, subhaanallah…saya sungguh terharu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya instrospeksi diri. Setelah saya gendut, saya agak berat untuk berpuasa sunah. Sudah semakin jarang puasa senin kamis saya amalkan. Pernah suatu ketika saat saya berpuasa, di sore hari hanya bisa baringan saja, untuk berbicarapun lemah, seperti orang sakit. &lt;em&gt;He..he&lt;/em&gt;. Melihat itu, suami saya tertawa-tawa dan meledek &lt;em&gt;“Liat Faaza, kasian uminya lemes! udah…umi buka aja…buka aja sana…ha..ha…ha”&lt;/em&gt;. Saya hanya bisa tersenyum, terlalu lemah untuk menjawab, hanya dalam hati bilang &lt;em&gt;“sayang dong Bi…kan sebentar lagi magrib”. He..he..  &lt;/em&gt;Seperti anak kecil, sering puasa sunah saya hanya bertahan sampai dhuhur……memalukan memang. Ah, Ya Rabb…ampuni hamba ya Rabb…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar cerita sahabat saya, suami menyemangati saya untuk mulai berpuasa lagi. Dan Alhamdulillah…senin kemarin dengan tekad kuat saya berpuasa, tidak seberat yang saya bayangkan, tidak seberat seperti sebelum-sebelumnya. Sore hari, sekitar jam setengah 6, saya sms suami yang masih ada di tempat kerja, baru jam 7 malam nanti beliau pulang.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Assalamu’alaikum…Bi, umi masih puasa lho…ternyata  umi bisa kuat juga ya bi…Alhamdulillah.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat kemudian HP saya bunyi. Sms dari suami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;“Wassalamu’alaikum…wah, hebat euy…abi aja gak kuat..subhanallah..jadi makin cinta”.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah Saya bahagia, benar-benar bahagia. Subhanallah…saya genggam HP saya erat-erat. Sekarang dengan keyakinan pasti, saya telah menemukan cara, bagaimana agar suami makin cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Uhibbuka Fillah Abi…&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Catatan:&lt;br /&gt;Abi dalam bahasa Arab berarti Bapakku. Sebenarnya diperuntukkan sebagai panggilan anak kepada Ayahnya. Tapi kebiasaan di Indonesia, istri pun memanggil suami dengan sebutan Abi, maksud sebenarnya untuk membahasakan anak agar terbiasa memanggil Abi. Begitu pula dengan panggilan Umi kepada Ibu.&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-6626494757196647444?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/6626494757196647444/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/05/agar-suami-makin-cinta.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6626494757196647444'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6626494757196647444'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/05/agar-suami-makin-cinta.html' title='Agar Suami Makin Cinta'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SgsEBZC3-CI/AAAAAAAAAEY/TQYAuioKkPw/s72-c/m17.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-6927221261873494692</id><published>2009-05-05T07:25:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T07:47:17.939-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngaji Yuk'/><title type='text'>Memelihara dan Mengamalkan Al Quran (1)</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SgBRX8q9rII/AAAAAAAAAEQ/Rz552C-dkSY/s1600-h/thalib.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 169px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SgBRX8q9rII/AAAAAAAAAEQ/Rz552C-dkSY/s200/thalib.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332351430671838338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran yang mulia adalah firman Allah Swt. Al-Quran&lt;br /&gt;diturunkan kepada Rasulullah, Muhammad saw., melalui wahyu&lt;br /&gt;yang dibawa oleh Jibril, baik lafazh maupun maknanya;&lt;br /&gt;membacanya merupakan ibadah, sekaligus merupakan mukjizat&lt;br /&gt;yang sampai kepada kita secara mutawatir. Allah Swt. berfirman:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Tidak datang padanya kebatilan dari sebelum dan sesudahnya,&lt;br /&gt;diturunkan dari Dzat yang Maha Bijak dan Terpuji.."(TQS. FushShilat [41]: 42)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran adalah kitab yang dijaga dengan penjagaan Allah sendiri. Allah berfirman:&lt;em&gt;Sesunguhnya Kami telah menurunkan al-Quran dan Kami pasti&lt;br /&gt;akan menjaganya. (TQS. al-Hijr [15]: 9)&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran adalah kitab yang mampu menghidupkan jiwa dan menentramkan hati. Dengan izin Tuhan mereka, al-Quran bisa mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya; yaitu jalan Dzat yang Maha Perkasa lagi Terpuji. Siapa saja yang berkata dengan menggunakan al-Quran, pasti akan terpercaya. Siapa saja yang mengamalkannya, pasti akan beruntung. Siapa saja yang memutuskan hukum dengannya, pasti akan adil. Dan siapa saja yang mendakwahkannya, pasti akan mendapatkan hidayah ke jalan yang lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Quran adalah sebaik-baik bekal bagi setiap muslim. Lebih-lebih bagi para pengemban dakwah. Dengan al-Quran hati akan menjadi hidup. Dengannya, semua sandaran akan semakin kokoh. Para pengembannya akan menjadi seperti gunung yang berdiri kokoh, sehingga dunia pun menjadi kecil baginya ketika berada di jalan Allah. Dia akan senantiasa mengatakan yang hak, dan tidak takut terhadap celaan orang yang suka mencela, sematamata karena Allah. Dengan al-Quran, sesuatu yang mudah diombang-ambing oleh angin lantaran bobotnya ringan, menjadi lebih berat bobotnya di sisi Allah, ketimbang gunung Uhud, karena dia senantiasa membaca al-Quran; dia membasahi lisannya dengan al-Quran, dan jari-jemarinya pun menjadi saksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti itulah para&lt;br /&gt;sahabat Rasulullah saw. mengarungi kehidupan dunia ini, seolaholah&lt;br /&gt;mereka seperti al-Quran yang berjalan. Mereka senantiasa menelaah ayat-ayatnya, membacanya dengan sungguh-sungguh, mengamalkan isinya dan mendakwahkannya. Jiwa mereka pun tergetar oleh ayat-ayat adzab, dan hati mereka pun menjadi senang&lt;br /&gt;karena ayat-ayat rahmat. Air mata mereka bercucuran karena tunduk terhadap kemukjizatan dan keagungannya, serta patuh terhadap hukum-hukum dan hikmahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menerima al Quran langsung dari Rasulullah saw. sehingga ayat-ayatnya pun menghujam dalam lubuk hati mereka yang paling dalam. Karena itu, mereka menjadi manusia-manusia mulia dan menjadi para pemimpin; orang-orang yang berbahagia dan beruntung. Ketika mereka ditinggal oleh Rasulullah saw. menuju tempat yang paling&lt;br /&gt;tinggi di surga ‘illiyyin, mereka tetap konsisten memelihara al-Quran, sebagaimana wasiat Rasulullah saw. Maka para penghafal (pemelihara) al-Quran tadi senantiasa berada di barisan terdepan ketika melaksanakan amar makruf dan nahi munkar. Para&lt;br /&gt;pengemban al-Quran itu juga senantisa menjadi terdepan dalam segala kebaikan dan terdepan dalam menghadapi segala rintangan di jalan Allah Swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuatu yang paling berharga bagi kaum Muslim umumnya,dan para pengemban dakwah khususnya, adalah bahwa hendaknya al-Quran senantiasa menjadi penyiram hati mereka, dan teman setia yang mengiringi setiap langkah mereka. Karena al-Quran akan&lt;br /&gt;membimbing mereka untuk meraih semua kebaikan, dan mengangkat kedudukan mereka lebih tinggi dan lebih tinggi lagi. Mereka harus senantiasa memeliharanya di tengah malam dan di penghujung siang,dengan membaca, menghafal dan mengamalkannya, sehingga&lt;br /&gt;mereka akan menjadi sebaik-baik generasi khalaf, mewarisi generasi&lt;br /&gt;salaf yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah ayat-ayat al-Quran beserta hadits Nabi yang menceritakan tentang turunnya al-Quran, jaminan terpeliharanya, tentang petunjuknya, keutamaan membacanya,&lt;br /&gt;dan segala kebaikan yang sangat banyak di dalamnya, dari dan disekitarnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Dia dibawa turun oleh ar-Ruh al-Amin (Jibril) ke dalam hatimu&lt;br /&gt;(Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang diantara orang-orang yang memberi peringatan". (TQS. asy-Syu’arâ [26] : 193-194)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Kami telah menurunkan al-Quran dan Kami pasti&lt;br /&gt;akan menjaganya". (TQS. al-Hijr [15]: 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak datang padanya kebatilan dari sebelum dan sesudahnya,&lt;br /&gt;diturunkan dari Dzat yang Maha Bijak dan Terpuji.. "(TQS. Fush&lt;br /&gt;Shilat [41]: 42)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya al-Quran ini memberikan petunjuk kepada jalan&lt;br /&gt;yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang&lt;br /&gt;mukmin yang mengerjakan amal shaleh bahwa bagi mereka ada&lt;br /&gt;pahala yang besar". (TQS. al-Isra [17]: 9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hai ahli kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami,&lt;br /&gt;menjelaskan kepadamu banyak dari isi al-Kitab yang kamu&lt;br /&gt;sembunyikan, dan banyak (pula) yang dibiarkannya.&lt;br /&gt;Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab&lt;br /&gt;yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orangorang&lt;br /&gt;yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan&lt;br /&gt;(dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang dari gelap&lt;br /&gt;gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya&lt;br /&gt;dan menjuluki mereka ke jalan yang lurus". (TQS. al-Mâidah [5]:15-16)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"(Ini adalah) Kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu&lt;br /&gt;mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang&lt;br /&gt;benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan&lt;br /&gt;Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji". (TQS. Ibrahim [14]: 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram".&lt;br /&gt;(TQS. ar-Ra’d [13]: 28)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka apakah mereka tidak memperhatikan al-Quran? Kalau&lt;br /&gt;kiranya al-Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka&lt;br /&gt;mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya". (TQS. an-Nisa&lt;br /&gt;[4]: 82)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;__________&lt;br /&gt;sumber kitab Minmuqawwimat An-Nafsiyah Al Islamiyah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-6927221261873494692?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/6927221261873494692/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/05/memelihara-dan-mengamalkan-al-quran-1.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6927221261873494692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6927221261873494692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/05/memelihara-dan-mengamalkan-al-quran-1.html' title='Memelihara dan Mengamalkan Al Quran (1)'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SgBRX8q9rII/AAAAAAAAAEQ/Rz552C-dkSY/s72-c/thalib.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-4351591796427365902</id><published>2009-04-30T03:30:00.000-07:00</published><updated>2009-04-30T04:52:44.487-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cuplikan Berita'/><title type='text'>Catatan kecil</title><content type='html'>&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Potret Arab Saudi di Masa Datang: Menghilangkan Jejak Rasulullah?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, 27/04/2009 15:56 WIB&lt;br /&gt;“Arab Saudi, seperti juga negara-negara lain yang bergelimang harta, terus melakukan modernisasi. Selain secara pemikiran, seperti diangkatnya seorang perempuan dalam jajaran kementrian di negara itu, juga pembangunan fisik pun dilakukan. Tetapi, pengembangan Arab Saudi, khususnya kota suci Makkah dan Madinah akhir-akhir ini tidak memedulikan situs-situs sejarah Islam. Makin habis saja bangunan yang menjadi saksi sejarah Rasulullah SAW dan sahabatnya.” &lt;/em&gt;(http://www.eramuslim.com/berita/dunia/potret-arab-saudi-di-masa-datang.htm)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini pulalah yang saya rasakan ketika untuk pertamakalinya pergi umroh kemarin. Ditengah keharuan bisa melihat ka’bah, bisa menyentuhnya dan beribadah di depannya, hati  ini tertegun melihat gedung tinggi yang dibangun disamping mesjidil haram yang terlihat congkak. Gedung itu akan terlihat, terlebih  bila kita masuk melalui pintu Baabul Fath. Sambil ber’itikaf menunggu waktu shalat, saya termenung…menurut saya kurang pantas ada bangunan tinggi lain yang mau tidak mau akan terlihat ketika kita melihat ka’bah. Bagi saya, selain mengganggu pemandangan, juga mengesankan kesombongan kita sebagai manusia, terlebih yang mempunyai ide untuk membangunnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SfmBFsSj6iI/AAAAAAAAAEI/zBmpSnUsz-4/s1600-h/DSC00459.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SfmBFsSj6iI/AAAAAAAAAEI/zBmpSnUsz-4/s200/DSC00459.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330433568758032930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kegelisahan itu saya lontarkan ke suami, beliau mengatakan bahwa konon katanya pembangunan gedung tinggi/ hotel itu dimaksudkan agar orang yang shalat di dalamnya seperti shalat di mesjidil haram itu sendiri karena langsung bisa memandang ka’bah. Innalillahi…kata saya, kok jadi terkesan seperti hotel berbintang 7 di tepi pantai dengan pemandangan langsung ke laut lepas…kesannya komersial banget! Perih hati saya memikirkan semua itu. Apakah saudara-saudara muslim saya yang lain merasakan seperti yang saya rasakan? Apakah mereka merasa terganggu? Atau karena saya tidak khusyu dan membesarkan masalah? Ah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah rumah Allah yang tercatat dalam Al Quran. Inilah rumah Allah yang dibangun oleh tangan-tangan suci para nabi-Nya. Inilah rumah Allah yang penuh sejarah dan perjuangan. Betapa Rasulullah SAW dan para sahabat beliau yang mulia telah mensucikan tempat ini dari berhala-berhala kejahiliahan. Menjadikannya sebagai majlis ilmu, pusat dakwah dan perjuangan. Tak dapat ditahan airmata ini jika sudah mengingat itu semua. Inilah rumah Allah yang kami, seluruh kaum muslim selalu rindukan. Untuk sampai padanya, untuk bisa datang dan shalat didalamnya, kami rela datang jauh-jauh. Kami rela menjual sawah, kami rela menjual kerbau, kami rela menyisihkan lembar demi lembar pendapatan kami untuk bisa membayar ongkos yang bagi kami tidaklah sedikit. Untuk sampai padanya, tak kami hiraukan lagi badan tua kami yang mulai sakit-sakitan. Tak kami hiraukan lagi kebiasaan mabuk perjalan yang sangat-sangat panjang. Tak kami hiraukan lagi ladang, ternak dan perniagaan yang kami tinggalkan. Kami kuatkan hati meninggalkan keluarga tercinta untuk beberapa lama. Dan kami redam kegelisahan, ketakutan dan rasa cemas kami ketika harus naik pesawat, karena banyak diantara kami, untuk pertamakali inilah naik pesawat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Ketika Nabi Ibrahim a.s. selesai membangun Kakbah, Allah Taala memerintahkannya untuk menyeru manusia untuk melaksanakan haji. Allah Taala berfirman:&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;وأذن في الناس بالحج يأتوك رجالا وعلى كل ضامر يأتين من كل فج عميق&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;em&gt;Artinya, "Serukanlah kepada seluruh manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh. "&lt;br /&gt;Nabi Ibrahim berkata kepada Allah Taala, "Wahai Tuhan! Bagaimana suaraku akan sampai?" Allah Taala berfirman, "Serulah! Aku yang akan membuat suaramu sampai." &lt;br /&gt;Kemudian Nabi Ibrahim as. naik ke gunung Qubis dan memasukkan jari tangannya ke kuping sambil menghadapkan wajahnya ke Timur dan Barat beliau berseru, "Wahai sekalian manusia telah diwajibkan kepadamu menunaikan ibadah haji ke Baitul Atiq, maka sambutlah perintah Tuhanmu Yang Maha Agung." Seruan tersebut telah didengar oleh setiap yang berada dalam sulbi laki-laki dan rahim wanita. Seruan itu disambut oleh orang yang telah ditetapkan dalam ilmu Allah Taala bahwa ia akan melaksanakan haji, Mereka berkata: &lt;/em&gt;&lt;strong&gt;لبيك اللهم لبيك&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;em&gt;"Telah saya penuhi panggilan-Mu, Ya Allah! Telah saya penuhi panggilan-Mu."&lt;/em&gt;(dari berbagai sumber)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah Baitullah itu. Kami pergi kepadanya bukan karena keindahan masjidnya. Bukan karena kemewahan bangunannya. Atau kerumitan arsitekturnya. Bukan karena keindahan kain penutup ka’bahnya. Bukan pula karena ingin disebut “wah hebat” oleh sesama manusia. Tapi karena memenuhi panggilan Allah…karena ini suatu kewajiban…karena ini suatu kenikmatan. Betapa Allah menjanjikan pahala berlipat bagi shalat khusyu yang dilakukan di Baitullah. Inilah yang kami tuju. Karena inilah kami datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Labbaikallahumma labbaik…”&lt;br /&gt;Siapapun pasti akan menangis jika mengucapkannya, dengan sepenuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi tolong…tolong wahai para penguasa kaum muslimin. Berhenti untuk mempolitisasi dan menjadikannya sebagai objek untuk meraih keuntungan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-4351591796427365902?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/4351591796427365902/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/04/catatan-kecil.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/4351591796427365902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/4351591796427365902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/04/catatan-kecil.html' title='Catatan kecil'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SfmBFsSj6iI/AAAAAAAAAEI/zBmpSnUsz-4/s72-c/DSC00459.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-5054343519603053929</id><published>2009-04-10T07:16:00.000-07:00</published><updated>2009-04-10T07:36:55.308-07:00</updated><title type='text'>Alhamdulillah....</title><content type='html'>Assalamu'alaikumwarahmatullahi wabarakaatuh...&lt;br /&gt;Apa kabar ibu yang shalihah...sahabat-sahabat semua? Semoga Allah selalu memberi kesehatan dan perlindungan untuk sahabat sekeluarga.&lt;br /&gt;Terimakasih untuk semua sahabat yang telah mendo'akan. Berkat do'anya Alhamdulillahirabbil 'aalamin saya sekeluarga sudah kembali ke rumah dengan selamat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-5054343519603053929?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/5054343519603053929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/04/alhamdulillah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/5054343519603053929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/5054343519603053929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/04/alhamdulillah.html' title='Alhamdulillah....'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-4435613156306553878</id><published>2009-03-24T17:57:00.000-07:00</published><updated>2009-03-24T18:06:15.260-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Mohon Do'anya</title><content type='html'>Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu-ibu dan teman2 yang dirahmati Allah... InsyaAllah pagi ini tanggal 25 Maret, saya dan keluarga akan berangkat pergi umroh. InsyaAllah kita kembali tanggal 3 April. Mohon do'anya dari semua ibu-ibu, teman-teman dan semua sahabat yang mengunjungi blog ini, agar kami sekeluarga dilancarkan perjalanannya, dimudahkan dalam beribadah, dan bisa pulang kembali dengan selamat...Amin. Allahummaj'alna umratan maqbuulatan wamabruuratan, wa sa'yana sa'yan masykuuran...Amin ya rabbal 'aalamin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-4435613156306553878?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/4435613156306553878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/03/mohon-doanya.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/4435613156306553878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/4435613156306553878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/03/mohon-doanya.html' title='Mohon Do&apos;anya'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-5074007757530131092</id><published>2009-03-21T21:05:00.000-07:00</published><updated>2009-03-21T22:08:02.303-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Melepas Faaza Sekolah</title><content type='html'>Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokaatuh.&lt;br /&gt;Ibu yang shalihah…Insya Allah 5 april Faaza  mulai masuk sekolah (Nursery).Karena ini yang pertamakali untuk kami, jadi exciting juga. Masih terbayang 3,8 tahun yang lalu, bayi yang kami nantikan kurang lebih 2 tahun, atas izin Allah SWT lahir ke dunia, lewat operasi Caesar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/ScXGeMT_GQI/AAAAAAAAAEA/4seb_ft5SME/s1600-h/scan0004.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 138px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/ScXGeMT_GQI/AAAAAAAAAEA/4seb_ft5SME/s200/scan0004.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315873157184166146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Eumh, Faaza Fauzan Azhiima, saya kutip dari akhir ayat 71 surat Al Ahzab [33]. Faaza adalah Fiil madi yang berarti telah menang. Yang saya tau, merupakan asal kata dari nama-nama seperti Faaiz (isim fail dari Faaza) yang berarti orang yang menang, dan Fauzi yang berarti kemenanganku. Faaza Fauzan Azhiima artinya Menang dengan kemenangan yang agung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang tua pasti mempunyai harapan terbaik kepada putera puterinya.  Dan dengan nama itu kami berharap anak kami menjadi penerus perjuangan umat, pembawa tongkat estafet dakwah, generasi yang akan mengembalikan Islam dan kaum muslimin pada kemuliaan. Amin. Cita-cita yang sangat tinggi, tapi cita-cita memang harus tingi bukan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/ScXFoLVBvqI/AAAAAAAAAD4/U39pbbvevJU/s1600-h/Faaza+anak+shalih.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/ScXFoLVBvqI/AAAAAAAAAD4/U39pbbvevJU/s200/Faaza+anak+shalih.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315872229207162530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada anak yang selalu lendotan sama ibunya. Kemana ibunya pergi, ia akan ikut. Sampai-sampai ibunya mau ke kamar mandipun ia ingin ikut. Ketika berhadapan dengan orang baru atau lingkungan baru, butuh waktu cukup lama untuk beradaptasi. Faaza sebaliknya. Dia berani dan supel. Jika kita berjalan kaki, dia tidak mau dituntun. Tangan kita akan ditepisnya.  Sekuat apa kita memegang, sekuat itu pula dia melepaskan diri. Dan sepertinya dia tidak bisa berjalan…tapi selalu berlari&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" width="18" height="18" border="0"&gt;  . Tapi, ketika bertukar pengalaman dengan ibu-ibu lain, khususnya yang mempunyai anak laki-laki, ternyata memang hampir semua anak seperti itu. Ya, kita memang musti ekstra sabar dan ekstra hati-hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sengaja saya memilih sekolah yang paling dekat dengan rumah. Sekitar 1 km, agar Faaza tidak perlu naik school Bus. Rasanya masih khawatir melepas anak sendirian ke sekolah.InsyaAllah Faaza akan diantar jemput oleh seorang Mrs asal Pakistan, bersama 4 orang temannya yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh Ibu, rasanya ingin sekali saya mengantar jemput Faaza setiap hari. Menungguinya di luar ketika ia belajar, dan pulang bersama-sama, seperti TK di Indonesia. Tapi disini, anak tidak boleh ditunggui. Dan untuk mengantar jemput sendiri, saya belum punya SIM. Disini tidak bisa sembarang orang menyupir, jika tertangkap, bisa dideportasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya tidak ada yang perlu saya khawatirkan, Faaza sudah ingin sekolah, sayapun sudah melatihnya toilet training. Faaza supel dan cepat untuk beradaptasi. Tapi tetap sulit sekali bagi saya untuk melepasnya, tanpa bisa melihat dan memperhatikannya. walau hanya untuk 3 jam (jam 11 sudah pulang). Tapi saya sadar, memang sudah saatnya anak kita dilatih mandiri, menghadapi dunianya sendiri. Mungkin semua ibu pernah merasakan seperti yang saya rasakan sekarang. Betapa beratnya hati kita melepas anak kita untuk pertamakalinya bersekolah. Saya mohon masukan dari ibu-ibu untuk meredakan kekhawatiran ini... Syukran.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-5074007757530131092?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/5074007757530131092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/03/melepas-faaza-sekolah.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/5074007757530131092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/5074007757530131092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/03/melepas-faaza-sekolah.html' title='Melepas Faaza Sekolah'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/ScXGeMT_GQI/AAAAAAAAAEA/4seb_ft5SME/s72-c/scan0004.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-6610187599381194809</id><published>2009-03-14T21:29:00.000-07:00</published><updated>2009-03-14T21:51:56.609-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><title type='text'>Review Novel</title><content type='html'>Apa kabar ibu yang shalihah…kali ini saya ingin bertukar informasi dan ngobrol-ngobrol santai tentang novel  Syahadat Cinta. Sebetulnya sudah lama saya tidak membaca novel, apalagi yang ada cinta-cintaan &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" width="18" height="18" border="0"&gt;  tapi kebetulan suatu hari di rumah tetangga, saya liat sebuah novel, sayapun meminjamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SbyGf0ZmfCI/AAAAAAAAADo/YRbaAEy26Uc/s1600-h/syahadat+cinta.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 85px; height: 123px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SbyGf0ZmfCI/AAAAAAAAADo/YRbaAEy26Uc/s200/syahadat+cinta.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313269541590432802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Selama membaca, beberapa kali saya mengerutkan kening. Selain jalan ceritanya yang menurut saya kurang masuk akal, ada beberapa hukum Islam yang berbeda dari yang selama ini saya pahami. Saya coba bersabar untuk membacanya sampai tamat dan berharap “kekeliruan” itu hanya karena si tokoh utama dalam novel itu belum mengenal  Islam lebih baik. Berharap hal tersebut adalah kekeliruan yang disengaja pengarang untuk memperkuat kesan bagi tokoh utamanya. Tapi ternyata saya cukup kecewa karena sampai di halaman terakhir tidak ada pengembalian pemahaman seperti yang saya harapkan. Dan akhirnya yang saya tangkap justru si penulis ingin menggiring pembacanya untuk menerima beberapa hukum Islam menurut perspektif dia.&lt;br /&gt;Penasaran, saya coba searching di google, siapa tau ada yang pernah membuat review terhadap novel ini, dan ternyata ada. Berikut saya kutipkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;em&gt;“Syahadat Cinta: Novel Yang Tak Masuk Akal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah pernah membaca novel Syahadat Cinta? Kalo belum saya ceritakan sekilas.&lt;br /&gt;Kesuksesan novel ayat-ayat cinta karya Habiburrahman El-Shirazi menjadi novel best seller membuat pengarang lain berlomba-lomba membuat novel bertema serupa. Salah satunya Syahadat Cinta yang dikarang oleh Taufiqurrahman Al-Azizy. Syahadat Cinta merupakan bagian dari Trilogi, Ma'rifat Cinta dan Musafir Cinta (semua judulnya cinta-cinta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadat Cinta menceritakan kisah seseorang yang ingin memperdalam agama Islam (Diperankan oleh Iqbal). Kemauannya sangat kuat karena permintaan ibunya sebelum meninggal. Ia pun masuk ke pesantren yang disarankan ibunya. Di pesantren, Iqbal hanya disuruh mengambil air setiap hari, sama sekali belum diberi pelajaran bagaimana caranya mengaji, shalat apalagi membaca kitab kuning. Suatu ketika, Iqbal terlibat konflik dengan santri pesantren. Ternyata santri tersebut adalah anak kyai pemilik pesantren. Iqbalpun melarikan diri.&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya melarikan diri inilah Iqbal mendapatkan pengetahuan tentang Islam, tanpa harus mengambil air setiap hari. Iqbal tinggal di rumah seorang pengemis dan banyak mengambil pelajaran dari keluarga pengemis tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, tidak masuk akalnya di mana?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengasingannya dari pesantren itu, Iqbal mengalami perubahan besar. Dalam 10 hari, ia sudah mampu melaksanakan shalat, sudah menyelesaikan hampir 100 buah buku, sudah bisa mengaji, bahkan sudah hafal beberapa hadits. Di sinilah tidak masuk akalnya.&lt;br /&gt;10 hari adalah waktu yang teramat singkat untuk melakukan itu semua. Setiap harinya iqbal membeli dan membaca 10 buah buku. Ia juga hafal bacaan-bacaan shalat, bisa mengaji dari awalnya buta sama sekali dengan huruf hijaiyyah. Satu hari satu malam ada 24 jam. Mungkinkah semua itu dilakukan? Mari kita kalkulasikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca 10 buku. Karena  ada buku yang tebal dan buku yang tipis, kita rata-ratakan saja setiap buku 1,5 jam. Artinya Iqbal sudah menghabiskan waktu 15 jam. Kenapa saya ambil satu setengah jam? Karena yang dibaca adalah buku Agama. Iqbal membaca sambil memahami kalimat demi kalimat. Bukan membaca cepat seperti yang kita kenal seperti biasa.&lt;br /&gt;Belajar membaca Alquran. Karena ia belajar pada waktu pagi, siang dan malam, anggap saja memakan waktu 2 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghafal bacaan shalat, wudhu, dan menghafal beberapa hadits. Kira-kira 1 jam.&lt;br /&gt;Keluar rumah, ke kampus dan keperluan lain di luar rumah, rata-rata 3 jam.&lt;br /&gt;Shalat lima waktu. Anggap saja setiap waktu menghabiskan waktu 30 menit, sudah termasuk wudhu dan persiapan lainnya. 30x 5 = 2,5 jam.&lt;br /&gt;Istirahat siang = 30 menit.&lt;br /&gt;Makan 3x sehari. Anggap saja setiap makan 30 menit. Jadi totalnya 1,5 jam.&lt;br /&gt;Tidur: 5 jam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi berapa lama ia habiskan waktu sehari semalam? Lebih dari 24 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi, di novel Syahadat Cinta diceritakan bahwa Bu Jamilah, tempat di mana ia tinggal, berprofesi sebagai pengemis. Bu Jamilah sendiri seorang yang sangat taat terhadap agama. Pertanyaannya kenapa justru orang yang taat terhadap agama digambarkan sebagai seorang pengemis? Pengemis bukanlah profesi yang mulia. Orang yang mengemis adalah orang tidak mempunyai harga diri. Orang yang beriman lebih baik menahan rasa laparnya dibandingkan dengan meminta-minta. Sangat kontras dengan penggambaran Bu Jamilah. Apalagi anak Bu jamilah sendiri, Irsyad, memiliki pengetahuan islam lebih dibandingkan dengan yang lain.&lt;br /&gt;Iqbal sendiri telah memberikan uang kepada Bu Jamilah karena ia tinggal ditem;pat tersebut. Jumlah uang yang sangat banyak yang nilainya mampu dijadikan jaminan agar Iqbal bisa keluar dari penjara. Agar bebas dari tersangka "teroris". Bisa dibayangkan berapa nominalnya.&lt;br /&gt;Jika ia seorang beriman, maka uang itu lebih halal dibandingkan dengan meminta-minta. Bukankah Rasulullah pernah bersabda: " Barang siapa mampu, tetapi meminta-minta, maka Allah akan membuatkan satu rumah baginya di neraka" Na'udzubillah.”&lt;br /&gt;(http://chodirin.or.id)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya setuju dengan pendapat pak Chodirin. Menurut saya, meskipun itu sebuah novel, tapi jika berlatar kehidupan sehari-hari, tetap harus masuk akal. Kecuali jika novel itu bertemakan lain, hal-hal yang bersifat imajinatif. Karena novel tersebut bertemakan Islami, dan mengingat orang Indonesia cenderung “terlalu menjiwai” atau latah mengikuti, apalagi di novel tersebut diselipkan beberapa pemahaman Islam, menurut saya pembahasan tentangnya menjadi suatu keharusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah membacanya, saya membuat beberapa catatan. Hal-hal yang tidak sreg di hati saya, walaupun saya awam soal agama. Sebagiannya sudah dipaparkan oleh pak Chodirin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pertama, tentang masalah &lt;em&gt;khalwat&lt;/em&gt; yang difahami Iqbal (penulis?), sang tokoh utama yang mengharuskan adanya dorongan syahwat. Jika tidak ada dorongan syahwat, berdua-duannya laki-laki dan perempuan yang bukan mahram,  tidak bisa disebut khalwat (hal 455-456). Ini berbeda dengan yang saya fahami selama ini yang tidak pernah mendapatkan keharuskan adanya &lt;em&gt;“illat”&lt;/em&gt; dalam hal &lt;em&gt;khalwat&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;Allahu a’lam.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, karakter si Iqbal yang katanya “bengal” sepertinya kurang terbangun. Mulai dari awal cerita, si pengarang sudah memakai bahasa yang menurut saya “terlalu santun” untuk disematkan pada tokoh Iqbal. Apalagi ketika diceritakan, Iqbal bercerita dari A sampai Z kepada dua orang perempuan cantik yang baru dijumpainya. Ah, menurut yang saya amati, laki-laki yang berkarakter “keras” tidak mudah untuk curhat pada sembarang orang, apalagi kepada perempuan yang baru dikenalnya. Kok kesannya jadi bermental lembek dan terkesan ingin dapat simpati si perempuannya ya? Saya tersenyum ketika ada satu komentar di Goodreader tentang hal tersebut : &lt;em&gt;“ketemu sama 2 orang wanita cantik, curhat, benar-benar hayalan tingkat tinggi!”&lt;/em&gt; he…he…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihalaman  400 sekian, Iqbal mulai terpikat oleh pesona Zainab. Dia jadi malas untuk ibadah, malas menghafal hadits dan Al quran, dll. Ini hal yang masih bisa ditolelir. Tapi di hal 477 ada hal yang perlu dicermati. Disana ditulis: &lt;em&gt;“Zainab adalah manifestasi keindahan Ilahi. Alangkah malangnya orang yang berfikir bahwa seorang Hindu atau Budha itu menyembah berhala. Sebab sesungguhnya yang dia sembah adalah Allah SWT. Berhala adalah wasilah kecintaan seorang Hindu atau Budha kepada Allah sebagaimana orang Kristen yang mencintai Yesus dan Maria”. &lt;/em&gt; Innalillahi…dan lagi-lagi itu bisa saya abaikan kalau tidak di akhir cerita,  Ihsan salah satu santri di pesantren tersebut, yang biasa mengingatkan Iqbal, malah ingin keluar dari pesantren dan ingin belajar ilmu agama dari Iqbal (hal 518). Setelah saya baca kok seperti seakan ingin memberikan kesan bagi kita yang membacanya bahwa Islam yang seperti inilah yang bagus dan layak diikuti. Ini pendapat saya. &lt;em&gt;Allahu a’lam.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, kyai sepuh yang terkesan menyetujui dan menyokong Iqbal. Dan sepertinya  perkataannyalah  yang menghantarkan kita ke buku berikutnya : &lt;em&gt;“Datanglah 3 tahun lagi”, &lt;/em&gt;katanya.  Tapi saya sudah kehilangan minat baca untuk 2 novel berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai catatan terakhir, &lt;strong&gt;ini yang paling penting&lt;/strong&gt;,  kita harus berhati-hati dengan novel-novel  bertema Islami yang membawa misi kaum liberal. Bukankah para ulama sudah memfatwakan haram orang Islam mengambil SPLIS…Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme. Kolaborasi antara kaum liberal dan kapitalis menghasilkan sesuatu yang tidak terasa mengikis dan mencuci otak para pembaca dan  penontonnya. Lihatlah, novel ayat-ayat cinta yang subhanallah sarat dengan ilmu dan nuansa Islami &lt;em&gt;(saya setuju dengan novelnya, tapi tidak dengan filmnya), &lt;/em&gt; hanya jadi cerita cinta segitiga di layar lebar. Atau tentang Perempuan Berkalung Sorban, yang menuai kontroversi…. Bagaimana dengan novel dan film Syahadat Cinta? Waspadalah…waspadalah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahu a’lam bisshawab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-6610187599381194809?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/6610187599381194809/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/03/review-novel.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6610187599381194809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6610187599381194809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/03/review-novel.html' title='Review Novel'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SbyGf0ZmfCI/AAAAAAAAADo/YRbaAEy26Uc/s72-c/syahadat+cinta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-7192786170636851689</id><published>2009-03-10T21:37:00.000-07:00</published><updated>2009-03-10T21:43:54.775-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cuplikan Berita'/><title type='text'>1.500 Korban Tewas Palestina Diganti Kelahiran 5.000 Anak</title><content type='html'>&lt;em&gt;"Palestina mendapat berkah di tengah-tengah serangan Israel atas Gaza beberapa bulan lalu. Meski banyak warganya yang tewas, namun jumlah kelahiran lebih banyak dibandingkan dari jumlah kematian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pascapenyerangan Israel ke Gaza yang menewaskan lebih dari 1.500 rakyat Palestina, pada saat yang bersamaan telah lahir 5.000 anak," kata Duta Besar Palestina untuk Indonesia Fariz N Mehdawi dalam sebuah acara diskusi di Islamic Book Fair, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini di luar perhitungan manusia. Ini bukti Allah memberi keberkahan kepada rakyat Palestina," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Faiz, sampai saat ini tidak ada rakyatnya yang meninggalkan Palestina. Ia pun menyatakan Palestina lah yang memenangkan peperangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami merasa kami lah yang memenangkan peperangan. Zionis tidak akan pernah menang dan beruntung dalam penyerangan itu. Kalau pun ada yang syahid dalam peperangan tersebut, itu tidak akan melemahkan semangat kami untuk terus menjadikan negara Palestina merdeka," pungkasnya. (lrn/gah)"&lt;br /&gt;Mega Putra Ratya - detikNews&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhaanallah...hasbunallah wani'mal wakiil, ni'mal maulaa wa ni'mannashiir. Allahu Akbar!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-7192786170636851689?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/7192786170636851689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/03/1500-korban-tewas-palestina-diganti.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/7192786170636851689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/7192786170636851689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/03/1500-korban-tewas-palestina-diganti.html' title='1.500 Korban Tewas Palestina Diganti Kelahiran 5.000 Anak'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-108868783346359162</id><published>2009-03-04T19:21:00.000-08:00</published><updated>2009-03-04T20:22:38.214-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Others'/><title type='text'>Kampungku...</title><content type='html'>Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah agak lama tidak menjumpai teman-teman, mudah-mudahan semua sehat dan selalu ada dalam lindungan Allah SWT, Amin.&lt;br /&gt;Ibu yang shalihah…sebenarnya ada dua tulisan yang belum di publish, karena gak selesai-selesai dan akhirnya males untuk meneruskan. Tapi barusan, ketika sahur,  tiba-tiba saja ingat kampung halaman, dan ingat pada suatu percakapan dengan seseorang…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampung, tempat kedua orang tua saya tinggal adalah kampung ketiga dari belokan jalan besar. Setelah telpon masuk, angkotpun masuk memeriahkan ojek dan delman. Disana semua orang adalah saudara. Atau menganggap satu sama lain adalah saudara. &lt;br /&gt;Tak heran, berita suka ataupun duka cepat tersiar... &lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/4.gif" width="18" height="18" border="0"&gt; ketika ada orang yang sakit atau meninggal, hampir semua berbelasungkawa. Datang menjenguk atau melayat. Begitupun ketika ada acara syukuran atau walimah…cukup disampaikan di mimbar mesjid, semua penduduk sudah merasa diundang, dan berkenan datang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau hanya masa-masa SD saja full dikampung, tapi hampir semua warga mengenal dan selalu meng-up date berita tentang kita, mungkin karena rasa kekeluargaannya itu…. Selepas SD karena menimba ilmu di kota lain, kuliah, kerja kemudian menikah, praktis hanya sekali-sekali saja saya pulang. Tapi, seperti yang dikatakan orang-orang…seberapapun  jauhnya kita merantau, kampung halaman tetap membuat kangen…hiks!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, ke teras rumah ada Bi Ika menawarkan  lauk-pauk yang udah mateng  dan beberapa kue-kue basah. Sayapun dengan antusias memilih-milih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Ieu sabaraha Bi?” &lt;/em&gt;kata saya sambil menimang-nimang oseng kangkung. &lt;em&gt;“Sarebu-an”&lt;/em&gt; katanya. &lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Ari nu ieu sabaraha?” &lt;/em&gt;semur tempe bumbu galendo (kerak dari minyak kelapa buatan sendiri), dengan cabe hijau yang menurut saya cukup banyak kalau dihargai seribu. &lt;em&gt;“Sarebu oge neng…” &lt;/em&gt;Untuk memastikan saya tanya kembali &lt;em&gt;“Sarebu?” &lt;/em&gt;Dengan cepat ala pedagang umumnya, Bi Ika menyahut &lt;em&gt;“Iya atuh neng, da ayeuna mah teu aya anu 500-an, sagalana oge tos arawis”&lt;/em&gt;. Kalau indonesian &lt;em&gt;language-nya “Iya neng, sekarang udah gak ada yang Rp. 500, segalanya juga udah mahal”. &lt;/em&gt; He…he…he dan sayapun hanya tersenyum…&lt;img src="http://us.i1.yimg.com/us.yimg.com/i/mesg/emoticons7/1.gif" width="18" height="18"&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-108868783346359162?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/108868783346359162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/03/kampungku.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/108868783346359162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/108868783346359162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/03/kampungku.html' title='Kampungku...'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-2087187728548460695</id><published>2009-02-23T06:44:00.000-08:00</published><updated>2009-02-23T06:47:12.685-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cuplikan Berita'/><title type='text'>Telur Palsu...</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SaK2wJeumVI/AAAAAAAAADg/lI1y_q4w-Lc/s1600-h/telur_thumb.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SaK2wJeumVI/AAAAAAAAADg/lI1y_q4w-Lc/s200/telur_thumb.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5306004249290643794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Pusat Keamanan Pangan Hong Kong mengatakan bahwa semua telur impor harus ada sertifikat kesehatan, saat ini pengusaha yang bergerak dalam industri bidang ini belum menemukan adanya telur palsu.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seruan ini muncul setelah di daratan China di duga muncul telur palsu. Di pasar Xiamen, Fujian di temukan satu partai telur yang di duga buatan manusia, setelah di masak fleksibilitas telur sangat baik, dan tidak ada rasa telur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat Keselamatan Makanan Hong Kong mengatakan bahwa semua telur impor harus sertifikat  kesehatan, saat ini pengusaha yang bergerak dalam industri ini belum menemukan adanya telur palsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut laporan pers, ada konsumen di Xiamen, Fujian China membeli beberapa telur di warung pasar, setelah pulang dimasak, dia menemukan kuning telurnya sangat elastis dan tidak mudah pecah, dan rasanya berbeda dengan telur pada umumnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengusaha lokal berdasarkan informasi yang diberikan oleh pemilik kios, mencari toko grosir yang menjual telur tersebut, namun pemilik menolak mereka di katakan menjual telur palsu, mereka mengatakan telur tersebut berasal dari Provinsi Liaoning dan memiliki sertifikat, dia bersedia berkordinasi dengan pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan. Pihak berwenang sedang melacak dan menguji apakah telur yang diduga palsu itu berbahaya untuk manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pengusaha telur daratan China yang membocorkan, kulit telur palsu dibuat dari calcium carbonate, kuning telor dari telur putih di buat dengan menggunakan sodium alginate, alum, gelatin, edible kalsium khlorida tambah air, zat warna. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli menyatakan bahwa jika dalam jangka panjang mengkonsumsi telur palsu, akan mempengaruhi kesehatan manusia, termasuk menyebabkan daya ingatan otak menurun, gejala idiot dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pusat Keamanan Pangan Hong Kong menyerukan kapada industri perteloran, jika ada dugaan telur palsu, harus melaporkannya ke pusat keamanan untuk mengambil tindakan. [erb/www.hidayatullah.com]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-2087187728548460695?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/2087187728548460695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/telur-palsu.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/2087187728548460695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/2087187728548460695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/telur-palsu.html' title='Telur Palsu...'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SaK2wJeumVI/AAAAAAAAADg/lI1y_q4w-Lc/s72-c/telur_thumb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-3075339670442843757</id><published>2009-02-19T21:21:00.000-08:00</published><updated>2009-02-19T21:30:51.567-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngaji Yuk'/><title type='text'>Untuk wanita muslim...</title><content type='html'>"Hai Nabi katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka'. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha pengampun lagi Maha penyayang." (QS. Al-Ahzab : 59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://testi-islami.blogspot.com"&gt;&lt;img src="http://www.putpix.com/b/files/1888/saudariku.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-3075339670442843757?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/3075339670442843757/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/untuk-wanita-muslim.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/3075339670442843757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/3075339670442843757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/untuk-wanita-muslim.html' title='Untuk wanita muslim...'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-9117181839238292005</id><published>2009-02-17T07:29:00.000-08:00</published><updated>2009-02-17T08:04:00.558-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family Guideline'/><title type='text'>Istri adalah sahabat suami</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SZrZgmv3vCI/AAAAAAAAADQ/ui-yAEsQhH8/s1600-h/friendship_11.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SZrZgmv3vCI/AAAAAAAAADQ/ui-yAEsQhH8/s200/friendship_11.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303790665362553890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persahabatan merupakan salah satu penampakan naluri manusia.  Kepada sahabat, seseorang merasa sederajat.  Satu dan yang lainnya tidak merasa lebih tinggi. Seseorang akan merasa nyaman hidupnya dengan kehadiran sahabat di sisinya. Mereka mendapatkan perhatian dan kasih sayang terpercaya tanpa pamrih. Mereka dapat saling berkeluh kesah berbagi rasa. Baik suka maupun duka. Seorang sahabat tidak akan berat meluangkan waktu untuk mendengarkan sahabatnya. Seorang akan merasa dihargai dengan kepercayaan sahabatnya. Mereka saling menerima apa adanya kekurangan dan kelebihan sahabatnya. Mereka akan berupaya agar sahabatnya selalu mendapat ridlo Allah SWT. Jika ada persoalan diantara mereka, akan diselesaikan dengan musyawarah. Tentu munsyawarah dengan komunikasi yang hangat, penuh ungkapan kasih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan suami istri lebih dari pada persahabatn dua orang manusia. Suami telah menjadi sebelah sayap bagi istrinya. Isteri adalah sayap yang sebelahnya lagi. Suami isteri benar-benar menyatu seperti menyatunya warna kuning dan biru menjadi hijau. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan suami dalam rumah tangga tak sama dengan kepemimpinan penguasa terhadap rakyatnya. Tak sama dengan kepemimpinan komandan perang terhadap pasukannya. Kepemimpinan suami bukan pengistimewaan komando dan fasilitas. Kepemimpinan suami adalah semata karena Allah telah memilih dan menunjuknya. Allah yang memberi mandat dengan kemampuan memimpin dan menafkahi isteri dan anak-anaknya. Rasulullah SAW, sebagai tauladan kita tak pernah sekalipun berlaku kasar kepada istri dan anaknya. Beliau mengasihi dan menyayangi mereka dengan tulus dan penuh kelembutan. Beliau adalah orang yang paling baik kepada istri dan anaknya. &lt;em&gt;"Khairukum khairukum li ahlih wa ana khirukum li ahlii" (HR. Ibn Hibban).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan isteri terhadap suami bukanlah penghambaan dan penghinaan. Tapi relasi yang akrab, penuh kehangatan, saling mengerti, dan berusaha sebaik mungkin mendampingi suami.  Keduanya hidup sebagai sahabat. Saling menyayangi, mengasihi dan  membutuhkan, member dan menerima sebatas apa yang telah ditetapkan Allah atas keduanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat sejati tak rela suaminya salah melangkah. Tak rela suami tersentuh api neraka kelak. Jika suami melakukan kesalahan atau kelalaian, maka dengan penuh rasa hormat dan cinta isteri akan mengingatkannya. Dengan nama Allah isteri tidak akan rela suami melakukan dosa hingga mendapat murkaNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula jika isteri melakukan kesalahan, maka dengan lemah lembut dan penuh kasih sayang sayang suami harus membimbing dan mengarahkannya. Suami tidak serta marah, menghujat, mencela, memojokkan, menghina apalagi member sanksi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunduk kepada Allah dan segala aturanNya.  Inilah yang melahirkan kompetensi insan sejoli. Yang saling mengasah kemapuan dan mengeliminasi kelemahan. Keduanya akan menjadi mutiara umat, yang tak hanya handal dalam menyelesaikan urusan pribadi dan keluarga, namun juga kompeten menyelesaikan persoalan umat. Suami isteri bahu membahu dan berjuang bersama untuk dapat bergandengan tangan, masuk ke dalam Surga Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disarikan dari Family Guideline, dengan beberapa perubahan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-9117181839238292005?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/9117181839238292005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/istri-adalah-sahabat-suami.html#comment-form' title='7 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/9117181839238292005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/9117181839238292005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/istri-adalah-sahabat-suami.html' title='Istri adalah sahabat suami'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SZrZgmv3vCI/AAAAAAAAADQ/ui-yAEsQhH8/s72-c/friendship_11.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-6764201664650166842</id><published>2009-02-14T22:40:00.000-08:00</published><updated>2009-02-14T23:44:06.548-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><title type='text'>Astagfirullah...</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SZe-A6fN_7I/AAAAAAAAADI/--YTp2dyCZQ/s1600-h/4137109580-astaga-anak-13-tahun-sudah-jadi-ayah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SZe-A6fN_7I/AAAAAAAAADI/--YTp2dyCZQ/s200/4137109580-astaga-anak-13-tahun-sudah-jadi-ayah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302916009161523122" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Astaga! Seorang anak laki-laki berusia 13 tahun telah menjadi ayah. Pacar anak tersebut baru saja melahirkan seorang bayi buah hubungan mereka.&lt;br /&gt;Alfie Patten, anak asal Inggris itu merasa senang memiliki bayi. "Saya pikir akan menyenangkan memiliki bayi," kata Alfie yang wajahnya tampak jauh lebih muda dari usianya, seperti dilansir tabloid Inggris, The Sun, Jumat (13/2/2009).&lt;br /&gt;Kekasih Alfie, Chantelle Steadman (15) melahirkan seorang bayi perempuan di Rumah Sakit Eastbourne, Sussex Timur, Inggris. Bayi tersebut diberi nama Maisie Roxanne.&lt;br /&gt;Alfie berumur 12 tahun saat Chantelle mengandung bayi mereka. Keduanya memutuskan untuk tidak melakukan aborsi. Mereka terus merahasiakan kehamilan tersebut hingga saat usia kehamilan Chantelle 18 minggu, ibunya mencurigai tubuh putrinya yang semakin gemuk.&lt;br /&gt;"Kami ingin memiliki bayi itu namun kami khawatir bagaimana orang akan bereaksi," tutur Alfie yang tinggal bersama ibunya. Ayah Alfie, Dennis telah berpisah dari ibunya.&lt;br /&gt;Senada dengan Alfie, Chantelle pun yakin akan menjadi orangtua yang baik bagi anak mereka. "Saya akan menjadi ibu yang hebat dan Alfie akan menjadi ayah yang hebat," tutur Chantelle.&lt;br /&gt;Meski usianya baru 13 tahun namun Alfie bukan ayah termuda di Inggris. Ayah termuda di Inggris adalah Sean Stewart. Dia menjadi ayah pada umur 12 tahun ketika kekasihnya yang juga tetangga sebelah rumahnya, Emma Webster (15), melahirkan anak mereka pada tahun 1998. Namun keduanya berpisah enam bulan kemudian.” &lt;strong&gt;(http://id.yahoo.com/ )&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SZe9n0C-GfI/AAAAAAAAADA/S8fbmvbHXQs/s1600-h/m2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 118px; height: 89px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SZe9n0C-GfI/AAAAAAAAADA/S8fbmvbHXQs/s200/m2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5302915577935698418" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh…ibu yang shalihah, bagaimana perasaan ibu setelah membaca berita itu? Terkejut? Miris? Di Indonesia saja, hasil searching di internet, ada survey yang menyebutkan hampir 56% remajanya  melakukan hubungan seks sebelum menikah! &lt;em&gt;Astagfirullah…&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah produk dari &lt;em&gt;freesex&lt;/em&gt;, produk dari  budaya yang mencampakkan agama di tong sampah. Buah dari sekularisme (pemisahan agama dari kehidupan) dan liberalisme (kebebasan).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita &lt;em&gt;underestimate &lt;/em&gt;pada anak seusia mereka. Banyak perintah agama yang masih kita tolerir karena merasa mereka masih kecil. Seperti mengharuskan mereka berpuasa, membiasakan mereka untuk disiplin shalat, dan memukulnya jika usia 10 tahun tapi susah disuruh shalat. Memisahkan tempat tidur anak-anak, memilihkan teman dan lingkungan anak, dll. Terkadang juga kita teledor dengan lagu-lagu yang biasa kita putar atau tayangan-tayangan yang biasa kita tonton yang berimbas pada pertumbuhan naluri anak. Kita terkadang lupa, bahwa seiring usia, bukan hanya fisik anak yang tumbuh dan berkembang, tapi juga &lt;em&gt;gharizah&lt;/em&gt; atau naluri si anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu mungkin bisa berujar &lt;em&gt;“ah, itu kan di Inggris&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;budayanya memang udah rusak, beda dengan di negara kita, lagian di rumah anak saya dididik &lt;/em&gt;&lt;em&gt;dengan baik”. &lt;/em&gt;Tapi ibu yang shalihah…berapa jam dalam sehari semalam kita bisa mengawasi anak-anak kita yang sudah mulai masuk usia ABG itu? Apa yang dia selalu dengar, apa yang selalu ditonton, dengan siapa dia bermain, kemana ia bermain, dll. Sudah banyak kasus dimana anak terlihat baik di rumah tapi kacau di luar rumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan alasan usia, kita ulur waktu untuk mereka belajar memahami bagaimana Islam mengatur hubungan dengan lawan jenis. Dengan alasan usia juga kita menolerir anak-anak perempuan kita untuk membiasakan diri  sedari kecil, menutup aurat dengan busana muslim. Dengan alasan usia juga kita menolerir lingkungan yang bercampur baur (ikhtilat) antar anak yang berlainan jenis. &lt;em&gt;“Ah, masih anak-anak”, &lt;/em&gt;begitu kata kita. Tapi bu, dengan kepolosannya, mereka menangkap, mengindera dan merekam apa yang selau mereka dengar, apa yang senantiasa mereka lihat dan rasakan. &lt;br /&gt;Dari lagu-lagu cinta yang biasa kita dendangkan,  kita perdengarkan di rumah, atau dikendaraan, sering kita dapati anak-anak yang hafal di luar kepala syair cintanya Peterpan, radja, ungu dll, yang mungkin artinya tidak mereka pahami semua. Dengan tidak sadar kita mengkarbit mereka untuk dewasa sebelum waktunya. Tapi anehnya, ada juga ibu-ibu yang dengan bangganya memamerkan anaknya yang sudah fasih menyanyikan lagu goyang dombret plus dengan jogetannya, &lt;em&gt;astagfirullah… &lt;/em&gt; Kita terkadang hanya ingin mendengarkan lagu-lagu yang kita mau tanpa mempertimbangkan imbas pada perkembangan naluri anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga, apa yang kita tonton. Kalau ibunya senang melihat sinetron, jangan aneh jika anaknya pun ikut-ikutan senang. Padahal kita sudah sama-sama tau, tema sinetron di Indonesia tidak jauh-jauh dari urusan cinta, pamer aurat, dan kampanye hidup bebas. Tidak semua sih, tapi umumnya memang seperti itu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi warnet yang semakin menjamur. Dengan hanya 2000-3000 rupiah per satu jam, anak-anak ABG kita bisa bebas leluasa mengakses apapun di balik bilik-bilik warnet itu. Alih-alih mencari sesuatu yang bermanfaat, mereka malah asyik bermain game, download lagu, chating sampai akses situs-situs porno. Didikan ayah dan ibunya di rumah seringkali jebol oleh pengaruh lingkungan ini. Rangsangan yang terus menerus pada hasrat seksual, sementara kematangan berfikir tertunda,mengakibatkan di saat usia remaja, penuh dengan ketidaksiapan dalam membendung gairah pubertas. Syahwat telah menjadi “tuhan”, ditaati dan dipatuhi. Kissing, Necking, petting, bahkan intercause (KNPI), yang mestinya hanya untuk suami istri, dilakukan demi kepuasan. Wajarlah jika prestasi belajar kebanyakan anak muda, tak seindah harapan. Pikiran yang mestinya berpotensi untuk menyumbangkan penyelesaian bagi persoalan bangsa telah terpenuhi oleh racun seksualitas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ghazwul fikri &lt;/em&gt;(perang pemikiran), itulah dia. Budaya buruk yang datang dari luar Islam sudah masuk bahkan sampai ke rumah-rumah kita, ke kamar anak-anak kita, lewat bacaan, lagu-lagu atau tontonan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi kita khususnya di Qatar ini. Pengaruh teman bermain mungkin bisa diminimalisir. Selain di sekolah, praktis anak-anak di rumah saja, kalaupun bermain, pasti dengan anak dari keluarga teman dan pada acara-acara yang juga kita hadiri. Tapi bu,  bukan berarti anak kita terbebas dari pengaruh budaya luar yang buruk. Di sekolah, kebanyakan anak-anak kita bersekolah di Internasional school atau di Indian school, ada pelajaran-pelajaran yang harus kita waspadai, misalnya  kelas Dancing, dansa-dansi ala barat atau joget-joget ala india. Begitupun dari etika dan tatakrama, bagaimana berdo’a untuk memulai pelajaran dan sebagainya yang sesungguhnya tidak bebas nilai. Internet on line 24 jam . Tv kabel yang dengan leluasanya bisa melihat film apapun, bisa menjadi  jerat –jerat yang memupus impian kita untuk mempunyai anak yang shalih. Untuk itu bu, pendidikan agama sungguh penting. Semua harus kita imbangi dengan gemblengan akidah, memupuk akhlak dan suasana Islami. Itulah tugas utama kita. Karna kita adalah benteng pertahanan terakhir generasi Islam. Allah SWT berfirman: &lt;em&gt;“Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka, yang bahan bakarnya terdiri dari manusia dan batu…” (At Tahrim:6).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke kasus di atas, dalam Islam, ketertarikan pada lawan jenis (garizah an Nau’) adalah fitrah. Ada bersama penciptaan manusia, sebagai salah satu potensi yang harus dipenuhi sesuai dengan aturan Allah. Pemenuhan naluri ini harus tetap sesuai dengan misi hidup kita, yakni beribadah kepada Allah SWT &lt;em&gt;(Addzariyat: 56)&lt;/em&gt;. Pemenuhan yang terlepas dari misi hidup hakiki, hanya akan menyengsarakan. Tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga masyarakat secara keseluruhan.   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menstruasi pertama bagi seorang anak puteri adalah saat mulai bertanggung jawab atas amalnya. Bukan saat pembebasan menikmati gairah pubertas. Juga bukan saatnya serba boleh, memilih dan bergaul bebas dengan lawan jenis. Juga bukan saat pertama ‘mulai’ mencari jati diri. Sesungguhnya jati dirinya mesti telah dikenalkan dan ditemukan sejak ia &lt;em&gt;tamyiz&lt;/em&gt; (bisa membedakan benar dan salah, bahaya dan tidak). Ibu menyiapkan masa &lt;em&gt;taklif&lt;/em&gt; (pembebanan) jauh sebelum masa ini tiba. Tidak boleh terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam sangat menjaga kesucian diri baik laki-laki maupun perempuan. Islam sebagai pandangan hidup yang paripurna dan lengkap, telah memunyai aturan hingga hal terkecil sekalipun. Islam mempunyai langkah-langkah yang bukan hanya &lt;em&gt;curative&lt;/em&gt; (penyembuh) tapi juga &lt;em&gt;preventif&lt;/em&gt; (pencegah). Maksudnya, sebelum terjadi kerusakan masyarakat karena seks bebas dan hilangnya virgintas pada remaja, ada langkah-langkah pencegahan yang harus ditempuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;, ada aturan yang lengkap dan detil tentang gaya berpakaian baik laki-laki maupun perempuan. Bagi perempuan ada kerudung dan jilbab yang harus dikenakan bila keluar rumah. Untuk laki-laki, di atas lutut dan di bawah pusar. Ada juga perintah menundukkan pandangan &lt;em&gt;(Ghadul bashar)&lt;/em&gt; bagi laki-laki dan perempuan (an Nur:30-31).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kedua&lt;/strong&gt;, aturan pergaulan laki-laki dan perempuan yang sempurna. Larangan berduaan &lt;em&gt;(khalwat)&lt;/em&gt; bagi laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom. Rasulullah saw. Bersabda: &lt;em&gt;“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka jangan sekali-kali dia bersendirian dengan seorang perempuan yang tidak bersama mahramnya, karena yang ketiganya ialah syaitan.” (HR Ahmad)&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketiga&lt;/strong&gt;, peran serta masyarakat harus ada. Menegur, menasehati, dan peduli harus ditingkatkan ketika terjadi gejala perilaku seseorang menuju ke arah gaul bebas. Yang namanya tetangga apalagi pak RT dan pak RW harus tegas memberi teguran, peringatan hingga sanksi untuk perilaku yang kebablasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Keempat&lt;/strong&gt;, peran negara sangat vital dalam hal ini. Selain sebagai pihak yang mengeluarkan aturan berkekuatan hukum, negaralah yang berhak memberi sanksi secara hukum pula bila ada pelanggaran. Negara harus mensosialisaskan aturan-aturan ini agar diketahui dan dipahami masyarakat. Bila sudah begini, orang-orang akan berpikir ribuan kali untuk melakukan tindakan amoral bila saja sanksinya tegas. Cambuk 100 kali bagi yang pezina yang belum pernah menikah dan rajam bagi pezina yang sudah menikah. Bukan gertak sambal, tapi harus serius dilaksanakan. Bisa dijamin, angka gaul bebas yang notabene mengarah ke seks bebas langsung turun drastis. Sesuai dengan firman Allah swt &lt;em&gt;“Pezina laki-laki dan pezina perempuan jilidlah masing-masing keduanya dengan seratus kali jilid” (QS an-Nûr [24]: 2)&lt;/em&gt; Untuk hukuman rajam berdasarkan riwayat dari &lt;em&gt;‘Abdullâh bin Buraidah dari bapaknya berkata, “Telah datang kepada Rasulullah saw., al-Ghamidiyyah dan ia berkata, “Ya Rasulullah saw., aku telah berzina, sucikanlah aku!” Beliau saw. menolaknya. Besoknya ia berkata, “Wahai Rasulullah jangan engkau menolak aku, semoga  engkau merehabilitasi aku sebagaimana engkau merehabilitasi al-Mâ’iz. Demi Allah saya telah hamil. Rasulullah saw. bersabda, “Jangan, pulanglah sampai engkau melahirkan.” Ketika ia telah melahirkan ia mendatangi Rasulullah saw. dengan anaknya yang ada di gendongan, dan ia berkata, “Ini adalah anakku.” Rasulullah saw bersabda,“Pergi, dan susuilah sampai engkau menyapihnya!” Ketika ia telah menyapihnya ia mendatangi Rasulullah saw. dengan anaknya  yang membawa sepotong roti. “Ya Nabiyullah, saya telah menyapihnya, dan ia sudah bisa memakan makanan. Lalu, anak itu diberikan kepada salah seorang laki-laki dari kaum Muslim. Kemudian Rasulullah saw. memerintahkan menanam wanita itu hingga dadanya, kemudian memerintahkan manusia untuk merajamnya.” &lt;/em&gt; Hadis ini dengan jelas menunjukkan bahwa wanita hamil ditunggu sampai ia melahirkan, dan wanita yang menyusui ditunggu hingga ia menyapih anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Untuk para remaja&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Virginitas bukan hanya pada utuh tidaknya selaput dara yang menunjukkan kegadisan seorang perempuan (ada beberapa kasus selaput dara robek bukan karena aktivitas seksual). Tapi virginitas adalah kondisi mental dan akhlak seseorang dalam perilaku seksualnya. Jadi pihak laki-laki pun juga bisa dikatakan nggak virgin kalau ia sudah mulai berani melakukan seks bebas sebelum nikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati dalam bergaul, jangan coba-coba free sex. Karena mirip dengan narkoba, awalnya coba-coba selanjutnya bisa kecanduan. Bagi remaja puteri, kehilangan virginitas sangat kuat dugaan menjadi pintu awal untuk terjerumus ke arah jalan nggak benar. Bagi remaja putera juga tidak  jauh berbeda. Awalnya hanya berniat coba-coba, menjadi ketagihan dan tidak lagi takut dosa.  Bahkan tak jarang yang akhirnya memilih jadi gigolo demi uang dan kenikmatan sesaat. &lt;em&gt;Naudzubillah&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penting diketahui, sebagaimana naluri-naluri yang lain, gharizah nau (naluri untuk melestarikan keturunan), hanya akan muncul jika ada stimulus dari luar, baik berupa penglihatan atau pemikiran. Oleh karena itu, buang jauh-jauh majalah porno, hindari tontonan yang memancing syahwat, tolak pacaran yang jelas-jelas langkah awal setan untuk menjerumuskan pada perzinaan dan jangan ber&lt;em&gt;ikhtilat&lt;/em&gt; (campur baur laki-laki dan perempuan) kecuali dalam tiga hal; pendidikan, kesehatan, dan perdagangan.&lt;br /&gt;Lakukan aktivitas positif yang bisa meraup pahala, gabung dengan kelompok ilmiah remaja, berolahraga yang tidak bertentangan dengan syariat, aktif di kegiatan rohis (kerohanian Islam), dan berkumpul dengan teman-teman yang sholih bagi cowok dan sholihah bagi cewek. Pertebal keimananmu dengan selalu taat ajaran Islam, dan yakini bahwa Allah Maha Melihat di mana pun kita berada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati dengan musuh-musuh Islam yang selalu mencari celah dan berupaya untuk menjerumuskan remaja dan pemuda-pemudi muslim agar berlumur dosa. Celah ini adalah siasat untuk merusak Islam secara keseluruhan sebagai tujuan akhir. Generasi muda adalah lahan empuk yang digunakan sebagai sasarannya. Karena di usia ini, perkembangan hormon seksual mulai berkembang dan daya ingin tahu pun mulai meledak-ledak. Kalo tidak dibentengi dengan iman yang kuat, pastilah korban dari generasi muda akan berjatuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan tinggal diam, remaja muslim harus diselamatkan dari gaul bebas. Ini berat dilakukan selama paham kebebasan berperilaku &lt;em&gt;(free behaviour)&lt;/em&gt; yang menjadi salah satu sendi demokrasi terus dipertahankan. Bagi mereka yang pikirannya dijejali ide kapitalisme, tidak masalah remaja rusak yang penting uang bisa dihasilkan dari sana. Apalagi bila itu dianggap sebagai penghasil devisa negara, maka tempat maksiat pun dilestarikan bahkan kalau bisa,  diperbanyak, &lt;em&gt;naudzubillah.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, tidak ada jalan lain bila kita ingin menyelamatkan generasi muda dari kerusakan yang makin parah kecuali kembali pada aturan yang berasal dariNya. Dan aturan ini tidak akan mungkin sempurna dilaksanakan kecuali oleh sebuah sistem tertentu. Sistem ini tidak akan tegak jika semua muslim tidak ada yang berusaha untuk memperjuangkannya. Jadi, tidak ada pilihan lain jika ingin mulia di dunia dan akhirat, kita semua harus turut ambil bagian dalam perjuangan ini. &lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wallahu a’lamu bisshawab.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber tulisan:&lt;br /&gt;---http://id.yahoo.com/ &lt;br /&gt;--- Buletin Gaul Islam edisi 051/tahun I (13 Syawal 1429 H/13 Oktober 2007)&lt;br /&gt;---Buku Family Guideline 2&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-6764201664650166842?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/6764201664650166842/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/astaga-seorang-anak-laki-laki-berusia.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6764201664650166842'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6764201664650166842'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/astaga-seorang-anak-laki-laki-berusia.html' title='Astagfirullah...'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SZe-A6fN_7I/AAAAAAAAADI/--YTp2dyCZQ/s72-c/4137109580-astaga-anak-13-tahun-sudah-jadi-ayah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-1826243511042213424</id><published>2009-02-08T22:13:00.000-08:00</published><updated>2009-02-08T22:58:26.458-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngaji Yuk'/><title type='text'>Anda Muslim?</title><content type='html'>&lt;a href="http://testi-islami.blogspot.com"&gt;&lt;img src="http://lh4.ggpht.com/_wUNxt92Phwo/SYw7D05chWI/AAAAAAAAAro/1naV7ympKGg/s800/wp09_03DTI.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-1826243511042213424?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/1826243511042213424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/anda-muslim.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/1826243511042213424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/1826243511042213424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/anda-muslim.html' title='Anda Muslim?'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/_wUNxt92Phwo/SYw7D05chWI/AAAAAAAAAro/1naV7ympKGg/s72-c/wp09_03DTI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-7097928261599896746</id><published>2009-02-06T19:45:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T20:44:30.329-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Eum...goresan cerita lalu(1)</title><content type='html'>Kecewa/Perih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubuka gerbang, setelah kutekadkan hati, aku harus bisa lalui ombak itu!&lt;br /&gt;Ombak itu begitu besar…berbadai…&lt;br /&gt;Dan menerpaku keras tiada henti&lt;br /&gt;Kucoba agar tak tergoyah…tapi aku gelagapan dan hampir-hampir terhempas&lt;br /&gt;Sekarang hanya ada tiga pilihan!&lt;br /&gt;Kututup kembali gerbang itu&lt;br /&gt;Atau orang yang dahaga itu menutupnya…&lt;br /&gt;Atau sebatang kayu buatku berpegangan agar tetap terapung dan kembali bernafas&lt;br /&gt;Tapi…&lt;br /&gt;Gerbang yang kubuka tak bisa ku tutup&lt;br /&gt;Orang yang dahaga terlalu terlena&lt;br /&gt;Dan batang kayu itu pun tak pernah ada&lt;br /&gt;Kemudian…&lt;br /&gt;Perlahan-lahan aku tenggelam&lt;br /&gt;Dalam kesunyian dasar lautan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---memory  awal 2003&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 oktober 2003&lt;br /&gt;Doa yang terjawab, alhamdulillah...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-7097928261599896746?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/7097928261599896746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/eumgoresan-cerita-lalu1.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/7097928261599896746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/7097928261599896746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/eumgoresan-cerita-lalu1.html' title='Eum...goresan cerita lalu(1)'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-2153620002987595583</id><published>2009-02-02T19:47:00.000-08:00</published><updated>2009-02-02T20:35:36.468-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family Guideline'/><title type='text'>Be Smart!</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SYfJkG5kfiI/AAAAAAAAAC4/8D5HSZ7c8cc/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 98px; height: 74px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SYfJkG5kfiI/AAAAAAAAAC4/8D5HSZ7c8cc/s200/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298425108789231138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai para istri, tugas berat seorang &lt;em&gt;fulltimer wife &lt;/em&gt;memang tidak ringan. Karena bersama dengan jabatan seorang istri, melekat juga jabatan sebagai ibu, sebagai hamba Allah dan sebagai anggota masyarakat. Semuanya menuntut kerja keras dan tidak bisa diabaikan satupun. Ada hak suami, hak anak-anak dan hak masyarakat. Semuanya wajib dipenuhi dalam rangka memenuhi misi hidup sebagai hamba Allah SWT. Tak mungkin menjadi pekerja &lt;em&gt;parttimer &lt;/em&gt;sebagai istri. Dibatasi antara pukul 22.00-02.00, misalnya. Mungkinkah? Sisanya terbagi menjadi tukang masak saja pada pagi hingga siang hari, kemudian terjun ke masyarakat seraya melepas keistriannya. Ini berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri mesti &lt;em&gt;smart&lt;/em&gt; (cerdas). Mengatasi keterbatasan dengan cerdas. Merubah kendala menjadi potensi, mengubah pesimisme menjadi optimisme, mengubah tantangan menjadi peluang. Menjalankan semua peran dengan penuh semangat iman. Mengatur waktu dengan sangat hati-hati. Tak sedikitpun dibiarkan untuk mnentang aturan Allah, mengabaikan hak suami, hak anak, atau hak siapapun yang merupakan kewajibannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Smart bukan sekedar diukur dari angka terbaik yang diperolehnya dari lembar ujian akademik. Bukan cuma di kampus atau di sekolah. Smart yang dimaksud di sini adalah kemampuan untuk menjadi &lt;em&gt;problem solver &lt;/em&gt;bagi setiap persoalan. Baik persoalan yang menimpa dirinya, suami, anak atau umatnya. Hinga suami dan anak tak pernah merasa kehilangan hak atas istri dan ibunya, sesibuk apapun istri. Jika tidak smart, akan sulit bagi istri menyempurnakan perannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Smart tetap mesti dilandasi semangat iman. Sehingga kita tak pernah merasa berat menunaikan setiap kewajiban. Dengan semangat iman, energi dapat dikelola secara tepat, sejalan dengan aturan Allah. Bukan berdasarkan selera yang muncul karena ambisi pribadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biduk rumah tangga akan mengarungi lautan dunia. Merajut bekal menuju kehidupan setelah maut. Nahkoda takkan bisa bekerja sempurna tanpa awak yang sigap, cekatan dan membantu nahkoda. Bersama-sama menghadapi terpaan ombak bahkan badai. Mengatur perbekalan agar cukup hingga tiba dipelabuhan, dan mencarinya kembali sebelum habis. Inilah sinergi yang manis dalam rumah, biduk kecil di tengah samudera. Bagaimana nahkoda dapat berkonsentrasi menghindar menabrak karang jika jiwanya tidak tentram. Beban kecemasan tak terhiburkan, beban kebimbangan tak tertunjuki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penanggung jawab rumah, penentram jiwa, sekaligus mitra setia dalam suka dan duka. Inilah istri, dengan kasih sayang penuh kemesraan merajut solusi dan solusi dalam setiap percikan kesulitan yang menerpa. Tak sepatah katapun ia relakan melukai suami. Namun tak berarti ia berdiam diri dengan kekeliruan suami. Nasehat bijak disampaikan dengan hati-hati agar tak membangkitkan amarah, melunturkan kasih sayang. Menasehati tanpa menghakimi, membantu tanpa meremehkan, member masukan tanpa menggurui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah yang tertib, suasana sinergi menyelimuti. Saling asah, asih dan asuh, hingga setiap terpaan riak ombak hingga deburan badai tak menggoyahkan biduk cinta ini, menyusur jalan menuju Surga.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Insya Allah…&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disarikan dari buku Family Guideline 2 dengan beberapa perubahan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-2153620002987595583?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/2153620002987595583/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/be-smart.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/2153620002987595583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/2153620002987595583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/be-smart.html' title='Be Smart!'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SYfJkG5kfiI/AAAAAAAAAC4/8D5HSZ7c8cc/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-8680405475977613970</id><published>2009-02-01T03:40:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T04:39:32.644-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Others'/><title type='text'>Berbagi Inspirasi</title><content type='html'>Assalaamu'alaikum wr. wb&lt;br /&gt;Apa kabar ibu yang shalihah...Semoga sehat dan selalu ada dalam lindungan Allah SWT. Amin...Ini ada teks nasyid rap nya bang Thufail al ghifari, semoga bisa menginspirasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan terakhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terjagalah dari segala maksiat,&lt;br /&gt;dari segala dosa, zina dan nafsu dunia yang sesat.&lt;br /&gt;Disatukan dalam karunia yang suci &lt;br /&gt;bersama jiwa-jiwa yang selalu haus akan ibadah dan penuh harga diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan cinta Cinderella, &lt;br /&gt;bukan juga patah arang cinta buta Siti Nurbaya.&lt;br /&gt;Tak dapat diukur, tapi bersama Allah semua pasti akan teratur.&lt;br /&gt;Dinyatakan dalam ketulusan dari mutiara ketakwaan yang sangat mendalam,&lt;br /&gt;Bersemi dari pupuk akhlak yang hebat,&lt;br /&gt;Berbuah dalam kesabaran dan ketekunan yang lebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak! Ini tak kan dimengerti oleh hati yang penuh dengan dusta,&lt;br /&gt;Yang buta oleh warna-warni dunia yang fana,&lt;br /&gt;Ini hanya untuk mereka yang selalu ingin luruskan keteladanan bagi generasi berikutnya,&lt;br /&gt;Keteladanan abadi dalam harum kesturi dan buah ibadah,&lt;br /&gt;Dan menjadi manis seperti kurma di awal rembulan yang indah,&lt;br /&gt;Untuk selalu berjalan dalam kesetiaan dan harapan,&lt;br /&gt;Dan hanya mau mencium atas dasar kemurnian kita berkata cinta…&lt;br /&gt;Karena bukan apa, siapa dan bagaimana,&lt;br /&gt;Tapi luruskanlah dalam wangi surga, &lt;br /&gt;Karena apa sebenarnya kita berani berkata cinta!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga rambut kita memutih…&lt;br /&gt;Hingga ajal kan datang menjemput diri ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah cinta sejati&lt;br /&gt;Cinta yang tak perlu kau tunggu&lt;br /&gt;Tapi dia tumbuh bersama doa malam yang teduh&lt;br /&gt;Tak tersentuh oleh mata dunia yang palsu&lt;br /&gt;Petunjuk yang selalu datang dari ruang para malaikat,&lt;br /&gt;Yang sanggup melihat tak kenal pekat&lt;br /&gt;Tak lekang oleh zaman yang kan terus melaju&lt;br /&gt;Takkan habis oleh waktu&lt;br /&gt;Karena kecantikannya tersimpan di hati dalam pesona yang selalu menjaga jiwa&lt;br /&gt;Yang menjadikan dunia menjadi surga sebelum surga sebenarnya&lt;br /&gt;Yang membuat hidup lebih hidup dari kehidupan sebenarnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti sungai yang mengalir,&lt;br /&gt;Bening airnya pun selalu artikan keseimbangan syair&lt;br /&gt;Yang satukan dua perbedaan dalam satu ikatan&lt;br /&gt;Untuk melihat kekurangan sebagai kesempatan,&lt;br /&gt;Dan kelebihan sebagai kekuatan&lt;br /&gt;Lalu saling mengisi seperti matahari dan bulan&lt;br /&gt;Dalam kesetiaan ruang kesholehan dan kasih sayang &lt;br /&gt;Bagi sejarah penutup halaman terakhir perjalanan para ksatria sastra, jihad, dan dakwah&lt;br /&gt;Tercatat dalam untaian rahmat, berakhir dalam catatan terakhir yang mulia&lt;br /&gt;Digariskan hanya oleh ketetapan Allah subhanahuwata’ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga rambut kita memutih…&lt;br /&gt;Hingga ajal kan datang menjemput diri ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Untuk menikmatinya, stop dulu nasyid pembukanya di halaman paling bawah.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="width:300px;"&gt;&lt;object width="300" height="110"&gt;&lt;param name="movie" value="http://media.imeem.com/m/oORQkBRvro/aus=false/"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="wmode" value="transparent"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://media.imeem.com/m/oORQkBRvro/aus=false/" type="application/x-shockwave-flash" width="300" height="110" wmode="transparent"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div style="background-color:#E6E6E6;padding:1px;"&gt;&lt;div style="float:left;padding:4px 4px 0 0;"&gt;&lt;a href="http://www.imeem.com/"&gt;&lt;img src="http://www.imeem.com/embedsearch/E6E6E6/" border="0"  /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-8680405475977613970?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/8680405475977613970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/berbagi-inspirasi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/8680405475977613970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/8680405475977613970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/02/berbagi-inspirasi.html' title='Berbagi Inspirasi'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-1925409368921053980</id><published>2009-01-29T19:05:00.000-08:00</published><updated>2009-01-29T19:16:47.092-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><title type='text'>"Haasibu anfusakum qabla antuhaasabu..."</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SYJw-PGhp6I/AAAAAAAAACo/9sh66jOBa7k/s1600-h/Muslimin-Muslimah-91.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 151px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SYJw-PGhp6I/AAAAAAAAACo/9sh66jOBa7k/s200/Muslimin-Muslimah-91.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296920326249228194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah…betapa gagahnya Engkau. Kau hamparkan bumi yang sedemikian luasnya…langit yang sedemikian tingginya serta lautan yang sedemikian dalamnya. Maha Elok, Maha Indah dan menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau ciptakan hewan, tumbuhtumbuhan, manusia dan segalanya. Dengan begitu apik dan teratur.&lt;br /&gt;Kau ciptakan pelangi sesudah hujan, hujan setelah kekeringan, hembusan angin ketika panas menyengat, malam dan siang, matahari serta bintang dan semua yang membuat kami sadar akan keagunganMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaulah yang mengetahui apa yang ada di dasar lautan yang paling gelap, dikepekatan malam, dipuncak yang paling tinggi, dan dibelakang tabir-tabir pembatas pandangan kami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaulah yang mengetahui  rahasia-rahasia kami, apa yang kami sembunyikan di dalam hati-hati kami, harapan kami, keinginan-keinginan kami, apa yang kami cita-citakan, kegelisahan dan ketakutan-ketakutan kami.&lt;br /&gt;Ya Allah, betapa telah kami rasakan kasih sayangMu. Kau telah limpahkan rahmat kepada kami, memberikan kami rizki, keselamatan, rasa aman, dan nikmat sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau selalu memberikan perlindungan dalam ketakutan-ketakutan kami, jawaban dari kegelisahan-kegelisahan kami. Kau selalu mendengar pengaduan-pengaduan kami, keluh kesah kami, dan do’a-do’a kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau selalu mendengar, selalu menjawab, selalu melindungi dan selau mengabulkan segala permohonan, walaupun telah banyak maksiat yang kami lakukan…Walaupun telah banyak dosa yang belum kami istigfarkan…Ketika menghadapMu, kami bagkit dengan malas, jauh dari khusyu…Mata kamipun terasa berat jika membaca Al Quran…Kami sering melanggar laranganMu Ya Allah…dalam sadar ataupun tidak…Kami juga sering meninggalkan suruhanMu Ya Allah…walau sadar kami milikMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, kami tau bahwa hanya Rasulullah yang harus kami teladani, kami contoh, tapi kenapa susah sekali Ya Allah…Rasulullah yang sederhana tapi kenapa kami tidak tahan dalam kekurangan. Rasulullah yang penyabar, tapi kami terkadang tidak tahan ditimpa kesusahan…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Rasulullah, betapa susahnya untuk Istiqamah sepertimu. Sering kami merasa malas dan jenuh dalam perjuangan dakwah ini. Kami sering merasa kesibukan kamilah yang paling banyak dibanding orang lain, hambatan kamilah yang lebih banyak dibanding orang lain…Kami sering memaklumkan diri agar bisa sejenak meninggalkan kewajiban ini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami belum bisa menjadi istri yang baik untuk suami kami. Kami belum bisa menjadi istri shalihah walaupun untuk suami sebaik dan seshalih suami kami. Terkadang ada perkataan kami yang menyinggung perasaannya, rajukan kami yang membuat sedih hatinya. Atau kesalahan-kesalahan kami yang tanpa sadar sering kami ulang-ulang, yang membuat suami kami mengelus dada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maafkan kami Ya Allah, ampuni kesalaha-kesalahan kami…bimbing kami dengan petunjukMu, agar kami bisa menjadi hambaMu yang shalihah. Istri yang shalihah untuk suami kami, dan ibu terbaik untuk anak-anak kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, mudahkanlah segala urusan kami, di dunia dan di akhirat. Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Astagfirullahal adziim…astagfirullahal adziim…astagfirullahal adziim…&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-1925409368921053980?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/1925409368921053980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/haasibu-anfusakum-qabla-antuhaasabu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/1925409368921053980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/1925409368921053980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/haasibu-anfusakum-qabla-antuhaasabu.html' title='&quot;Haasibu anfusakum qabla antuhaasabu...&quot;'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SYJw-PGhp6I/AAAAAAAAACo/9sh66jOBa7k/s72-c/Muslimin-Muslimah-91.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-5240188747431661695</id><published>2009-01-28T10:35:00.000-08:00</published><updated>2009-01-28T10:37:45.199-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Lagi kangen nih!</title><content type='html'>Gimana ya caranya untuk mengungkapkan bahwa kita kangen…&lt;br /&gt;Bahwa ini bukan hanya kangen biasa atau sekedar kangen&lt;br /&gt;Apakah dengan kata: “kangen!  Kangen!  Kangen!”&lt;br /&gt;Atau kuangeeen…banget!”&lt;br /&gt;Ah, itu hanya sekedar ungkapan. It’s only  words…&lt;br /&gt;Tapi apa yang ada di dada&lt;br /&gt;Tak ada padanan kata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Indo-qatar 200208)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-5240188747431661695?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/5240188747431661695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/lagi-kangen-nih.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/5240188747431661695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/5240188747431661695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/lagi-kangen-nih.html' title='Lagi kangen nih!'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-3823927220124990534</id><published>2009-01-27T19:00:00.000-08:00</published><updated>2009-01-27T19:06:39.447-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Others'/><title type='text'>Demi Allah! Pesan ini untuk para akhwat...please read this one, urgent dan super penting!</title><content type='html'>Assalamu'alaikum wr. wb. Ibu yang shalihah...semoga info ini bermanfaat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penting untuk para akhwat! telah ditemukan beberapa website porno yang mengeksplitasi wajah2 muslimah, mulai dari istri aa gym hingga saskia mecca, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahkan banyak foto akhwat yang di download entah via friendster, multiply atau sejenisnya yang di edit dengan gambar gambar artis porno menjijikkan yang di ganti gambar kepalanya dengan foto foto akhwat tersebut seakan akhwat akhwat / wanita berjilbab itu sedang melakukan seks bebas dengan sembarang orang. maaf alamat situs tidak bisa di tulis takut menjadi lahan promosi gratis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PARA AKHWAT ATAU MUSLIMAH DIHARAPKAN BERHENTI MENAMPILKAN FOTO2 MEREKA ATAU KERABAT MEREKA BAIK DI FRIENDSTER, MULTIPLY ATAU BLOG PRIBADI LAINNYA UNTUK MENCEGAH DARI PENYALAGUNAAN TIDAK BERTANGGUNG JAWAB INI. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tolong sebarkan!&lt;br /&gt;copas dari http://thufailalghifari.multiply.com/reviews/item/51&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-3823927220124990534?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/3823927220124990534/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/demi-allah-pesan-ini-untuk-para.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/3823927220124990534'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/3823927220124990534'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/demi-allah-pesan-ini-untuk-para.html' title='Demi Allah! Pesan ini untuk para akhwat...please read this one, urgent dan super penting!'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-7209088382646642618</id><published>2009-01-24T21:39:00.000-08:00</published><updated>2009-02-01T20:42:06.184-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngaji Yuk'/><title type='text'>Bersegera Melaksanakan Syari'at (2)</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXv7vgdB24I/AAAAAAAAACQ/FviTYkcOohI/s1600-h/arraya.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 115px; height: 100px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXv7vgdB24I/AAAAAAAAACQ/FviTYkcOohI/s200/arraya.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295102580488264578" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibrah dari para Sahabat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ada seorang laki-laki yang bertanya kepada Rasulullah saw pada perang Uhud. “Bagaimana pandanganmu wahai Rasulullah saw. Jika aku terbunuh saat ini, dimanakah aku setelah kematian?” Rasulullah saw. Bersabda: “Engkau berada di Surga.” Mendengar sabda Rasulullah saw. Tersebut, maka laki-laki itu serta merta melemparkan buah kurma yang ada di tangannya, kemudian ia maju untuk berperang hingga terbunuh di medan perang”. (Di dalam hadits Jabir yang disepakati oleh Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nabi saw berangkat bersama para sahabatnya hingga mendahului kaum musyrik sampai ke sumur Badar. Setelah itu kaum musyrik pun dating. Kemudian Rasulullah saw bersabda:”Berdirilah kalian menuju Surga yang luasnya seluas langit dan bumi”. Anas nin Malik berkata;maka berkatalah Umair bin al Humam al Anshary. “Wahai Rasulullah, benarkah yang Engkau maksud itu Surga yang luasnya seluas langit dan bumi?”. Rasulullah saw. Menjawab, “benar”. Umair bekata “ehm-ehm”. Rasulullah saw bertanya pada Umair “Wahai Umair, apa yang mendorongmu untuk berkata ehm-ehm?”. Umair berkata “Tidak apa-apa wahai Rasulullah, kecuali aku ingin menjadi penghuninya”. Rasulullah saw. Nersabda “Sesungguhnya engkau termasuk penghuninya wahai Umair”. Anas bin Malil berkata; kemudian Umair bin Al Humam mengeluarkan beberapa kurma dari wadahnya dan ia pun memakannya, kemudian berkata “Jika aku hidup hingga aku memakan kurma-kurma ini sesungguhnya itu adalah kehidupan yang yang lama sekali”. Anas berkata; Maka Umair pun melemparkan kurma-kurma yang dibawanya kemudian maju untuk memerangi kaum musyrik hingga terbunuh”. (HR. Muslim dari Anas).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Bukhari telah meriwayatkan dari Anas bin Malik ra, beliau berkata: “Suatu hari aku member minum kepada Abu Thalhah Al Anshary, Abu Ubaidah bin Al Jarrah, dan Ubay bin Kaab, minuman dari Fadhij yaitu perasan kurma. Kemudiaan ada seseorang yang dating, ia berkata “sesungguhnya khamr telah diharamkan”. Maka Abu Thalhah berkata “Wahai Anas, berdirilah dan pecahkanlah kendi itu”. Anas berkata; maka aku pun berdiri mengambil tempat penumbuk biji-bijian milik kami, lalu memukul kendi itu pada bagian bawahnya, hingga pecahlah kendi itu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Bukhari meriwayatkan dari Aisyah ra berkata: “Semoga Allah merahmati kaum wanita yang hijrah pertamakali, ketika Allah menurunkan firman Nya “Dan hendaklah mereka menurunkan kain kerudung mereka ke dadanya” (Qs. An Nur 31). Maka kaum wanita itu merobek kain sarung mereka (untuk dijadikan kerudung) dan menutup kepala mereka dengannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Handzalah bin Abi Amir ra telah mendengar seruan perang Uhud. Maka dia pu bergegas menyambut panggilan itu, dan syahid. Ibnu Ishak berkata; Rasulullah saw. Bersabda:” Sesungguhnya sahabat Handzalah dimandikan oleh malaikat, maka tanyakanlah bagaimana kabar keluarganya”. Maka akupun (Ibnu Ishak) bertanya kepada Istrinya. Dia pada malam itu adalah pengantin baru. “Ketika mendengar panggilan untuk berperang, suamiku keluar padahal dalam keadaan junub”. Rasulullah saw bersabda:” Begitulah ia telah dimandikan oleh malaikat&lt;/em&gt;”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita bisa mengambil ibroh bahwa apapun ketentuan Allah untuk kita, baik terasa ringan ataupun berat, harus segera dilaksanakan. Keterikatan seorang muslim terhadap hukum-hukum Allah, yakni hukum-hukum syara adalah bukti keimanannya. Itulah yang akan menjadikan kita konsisten dalam memegang kebenaran, bagai gunung yang tinggi menjulang. Bersikap kembut dan penuh kasih sayang terhadap orang mukmin dan bersikap keras dan terhormat dihadapan orang-orang kafir. Tidak terpengaruh caci maki orang yang suka mencaci maki, semata karena Allah. Melangkah dan beramal di dunia, sementara kedua mata senantiasa menatap nun jauh ke sana (negeri akhirat), surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa. &lt;em&gt;Insya Allah…&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-7209088382646642618?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/7209088382646642618/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/bersegera-melaksanakan-syariat-2.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/7209088382646642618'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/7209088382646642618'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/bersegera-melaksanakan-syariat-2.html' title='Bersegera Melaksanakan Syari&apos;at (2)'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXv7vgdB24I/AAAAAAAAACQ/FviTYkcOohI/s72-c/arraya.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-6398641796341048586</id><published>2009-01-21T20:59:00.000-08:00</published><updated>2009-01-21T21:05:02.879-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family Guideline'/><title type='text'>Bukan Atas Nama Cinta tapi Atas Nama Allah...</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXf-UsAxsSI/AAAAAAAAACA/dJ7yekmJK7s/s1600-h/heart_05.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 125px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXf-UsAxsSI/AAAAAAAAACA/dJ7yekmJK7s/s200/heart_05.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293979518362562850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk keluarga sakinah adalah manusia-manusia yang berbahagia. Suami, istri dan anak-anak yang bahagia. Bahagia karena tujuan hidupnya tercapai, yakni ridlo Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami bahagia karena atas nama Allah SWT dia bisa memimpin istrinya. Dengan nama Allah pula dia menafkahi istri. Dengan rahmat Allah pulalah dia menggauli istrinya untuk melanjutkan keturunannya. Dengan aturan Allah sajalah dia menyelesaikan perselisihan keluarganya. Akhirnya setiap saat dia bisa keluar rumah untuk mencari nafkah dan berjuang untuk menegakkan agama Allah tanpa beban personal internal rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri bahagia karena atas nama Allah ia halal untuk suaminya. Atas nama Allah dia menjalin cinta kasih sayang dengan suaminya. Dengan nama Allah dia meregang nyawa saat melahirkan.Dengan nama Allah dia bersusah payah mengatur keluarganya, hingga setiap tarikan nafas dan tetes keringat menjadi ladang pahala baginya. Dengan aturan Allah sajalah setiap persoalan dengan suami dan anak-anaknya diselesaikan. Akhirnya tanpa beban dia beraktivitas semenjak bangun tidur, tatkala shalat malam, hingga istirahat malam di rumah suaminya. Tiada beban ia mengasuh dan mendidik anak-anaknya. Tanpa beban ia melangkahkan kakinya atas izin suaminya untuk menuntut ilmu dan turut berkiprah membangkitkan masyarakat. Bahkan sekalipun ia harus patungan dengan suami untuk membiayai keluarganya, semua dilakukan dengan suka cita. Bahagialah ia karena Ridlo Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak bahagia karena atas nama Allah mereka dikandung dan dilahirkan. Atas nama Allah mereka diasuh dan dididik. Dengan nama Allah setiap makanan masuk ke tubuh mereka. Dengan nama Allah mereka tumbuh dan berkembang. Dalam naungan Allah mereka dilimpahi kasih sayang. Tanpa beban mereka akan belajar untuk bersikap menjadi dewasa. Bersiap untuk menjadi suami atau istri pilihan. Bersiap untuk menjadi hamba Allah yang berjuang di tengah masyarakatnya sebagaimana kedua orangtuanya. Tanpa rasa takut dan khawatir mereka menatap masa depan. Semua masa depan untuknya telah terukur dalam genggaman KuasaNya. Dengan senyum dibibir dan semangat serta keberanian dalam hati mereka siap menerima tongkat estafet kehidupan. Tidak canggung atau bingung, semua karena ridlo Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami, istri, anak-anak yang bahagia. Kesanalah mestinya semua keluarga di arahkan. Dengan landasan Laa ilaaha illallah Muhammadur Rasulullah semua Insya Allah dapat tercapai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika keluarga dibangun hanya berdasarkan harapan menumpuk materi atau kenikmatan fisik.  Suami tampan dan gagah. Istri cantik dan menarik. Harta berlimpah berupa mobil mewah, rumah mewah, tabungan membengkak, makanan enak dan semua fasilitas hidup yang wah. Ternyata produknya hanyalah suami yang tertekan dan stress hingga butuh perempuan lain sebagai pelampiasan. Istri yang kesepian dan tidak punya sandaran atas beban hidupnya hingga mencari lakilaki lain sebagai backingnya, Anak-anak yang tidak terkontrol. Mereka tidak mengetahui untuk apa mereka hidup dan apa yang harus dikerjakan. Mereka hanya bisa bersenang-senang menikmati harta orang tuanya tanpa belajar menyelesaikan persoalan hidup. Samasekali tidak siap mengemban tugas generasi penerus. Akhirnya suami sudah tidak peduli lagi terhadap istrinya. Istri sudah tak perhatian terhadap suaminya. Anak-anak sudah tidak lagi merasakan manfaat atas kehadiran orangtuanya. Walaupun tidak bercerai tapi keluarga ini sudah hancur berkeping-keping. &lt;em&gt;Na’dzubillahi mindzaalik.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersihkanlah niat kita hanya karena mentaati Nya dan hanya dengan mengikuti aturan Nya. Insya Allah keluarga dambaan bisa kita capai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan Nya adalah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berfikir “. (Qs. Ar Rum: 21).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menikah adalah untuk mencapai bahagia. Suami merasa nyaman, tentram dan tenang dengan istrinya. Cenderung rindu dan selalu ingin bersamanya. Mengasihi dan menyayanginya kerena rahmat Nya. Dan berusaha untuk membahagiakannya. Merasa cukup dengan istrinya. Lahir batin menerima istrinya. Semua beban hidupnya adalah juga beban istrinya. Semua bahagianya adalah juga bahagia istrinya. Istrinya adalah manusia kepercayaannya. Istrinya yang menjaga dan memelihara semua urusan rahasianya. Suami tidak membutuhkan siapapun wanita di dunia ini selain istrinya dalam hal kasih sayang, pemenuhan naluri seksual, penentram gejolak jiwanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri berteduh dibawah kasih sayang suaminya. Suamilah tempat menampung segala keluh kesah dan rajukannya. Dia tidak membutuhkan laki-laki manapun di dunia ini selain suaminya, untuk menghibur dan mencintainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah keduanya saling mencintai, menyayangi, menjaga, memelihara dan mempercayai. Gelisah ketika berpisah dan gembira ketika berjumpa. Denga nama Allah mereka saling berkasih sayang dalam pergaulan keluarga sakinah yang di ridloi Allah. Bertemu dan berpisah karena Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disarikan dari buku Family Guideline 1, dengan beberapa perubahan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-6398641796341048586?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/6398641796341048586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/bukan-atas-nama-cinta-tapi-atas-nama.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6398641796341048586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6398641796341048586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/bukan-atas-nama-cinta-tapi-atas-nama.html' title='Bukan Atas Nama Cinta tapi Atas Nama Allah...'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXf-UsAxsSI/AAAAAAAAACA/dJ7yekmJK7s/s72-c/heart_05.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-6705219982602249407</id><published>2009-01-19T22:37:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T20:53:23.137-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ngaji Yuk'/><title type='text'>Bersegera Melaksanakan Syari'at (1)</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXap-r3FuuI/AAAAAAAAAA4/KX9aGCHS5os/s1600-h/arraya.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 115px; height: 100px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXap-r3FuuI/AAAAAAAAAA4/KX9aGCHS5os/s320/arraya.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293605306411367138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Allah SWT berfirman:&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada Surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa”. (Qs. Al Imran [3]:133).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin jika dipanggil oleh Allah dan RasulNya agar Rasul menghukum(mengadili) diantara mereka. Ialah ucapan:”kami mendengar dan kami patuh”, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan barang siapa taat kepada Allah dan RasulNya dan takut kepada Allah dan bertaqwa kepadaNya, maka mereka adalah orang-orang yang mendapat kemenangan.” (Qs. An Nur [24]:51-52).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang beriman dan tidak (pula) perempuan mukmin, apabila Allah dan RasulNyatelah menepkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasulnya, maka sungguh dia telah sesat, sesat yang nyata. (Qs. Al Ahzab [33]:36).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu nerikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. (Qs. An Nisa[4]:65).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka jika datang kepadamu petunjuk dariKu, lalu barangsiapa yang mengikuti petunjukKu, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatanKu , maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?” Allah berfirman: “Demikianlah, telah dating kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamu pun dilupakan”. (Qs. Thaha[20]:123-126).&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-6705219982602249407?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/6705219982602249407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/bersegera-melaksanakan-syariat-1.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6705219982602249407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/6705219982602249407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/bersegera-melaksanakan-syariat-1.html' title='Bersegera Melaksanakan Syari&apos;at (1)'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXap-r3FuuI/AAAAAAAAAA4/KX9aGCHS5os/s72-c/arraya.gif' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-8279645993241054439</id><published>2009-01-17T20:24:00.000-08:00</published><updated>2009-01-17T22:06:41.562-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><title type='text'></title><content type='html'>Ass, Ibu yang shalihah…sebenarnya ini puisi yang udah cukup lama. Tapi tiap kali membacanya, terasa terus menyentuh…Puisi ini mengingatkan kita, agar merenungi kembali kalimat yang senantiasa kita ucapkan dalam shalat: &lt;em&gt;"Inna shalati wanusuki wamahyaya wamamati lillahi Rabbil 'alamiin", &lt;/em&gt;(sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah. &lt;em&gt;Rabb&lt;/em&gt; Seluruh Alam). &lt;br /&gt;Dan menyadarkan kita,bahwa sesungguhnya kita, tidak punya apa-apa...&lt;em&gt;”Lillahi maa fissamaawaati wamaa fil Ard…” (QS. [2]:284).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Makna Sebuah Titipan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku, bahwa:&lt;br /&gt;sesungguhnya ini hanya titipan,&lt;br /&gt;bahwa mobilku hanya titipan Allah&lt;br /&gt;bahwa rumahku hanya titipanNya,&lt;br /&gt;bahwa hartaku hanya titipanNya,&lt;br /&gt;bahwa putraku hanya titipanNya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya,&lt;br /&gt;mengapa Dia menitipkan padaku?&lt;br /&gt;Untuk apa Dia menitipkan ini padaku?&lt;br /&gt;Dan kalau bukan milikku,&lt;br /&gt;apa yang harus kulakukan untuk milikNya ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?&lt;br /&gt;Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu&lt;br /&gt;diminta kembali olehNya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah,&lt;br /&gt;kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,&lt;br /&gt;kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa&lt;br /&gt;itu adalah derita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika aku berdoa,&lt;br /&gt;kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,&lt;br /&gt;aku ingin lebih banyak harta, ingin lebih banyak mobil,&lt;br /&gt;lebih banyak popularitas, dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,&lt;br /&gt;seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seolah keadilan dan kasihNya harus berjalan seperti matematika:&lt;br /&gt;aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku,&lt;br /&gt;dan nikmat dunia kerap menghampiriku.&lt;br /&gt;Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih.&lt;br /&gt;Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku".&lt;br /&gt;dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk &lt;br /&gt;beribadah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;WS Rendra&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-8279645993241054439?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/8279645993241054439/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/ass-ibu-yang-shalihahsebenarnya-ini.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/8279645993241054439'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/8279645993241054439'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/ass-ibu-yang-shalihahsebenarnya-ini.html' title=''/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-7648050963632509589</id><published>2009-01-15T20:56:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T18:10:11.925-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family Guideline'/><title type='text'>Mencegah Prilaku Seksual Menyimpang Pada Anak</title><content type='html'>Ass, ibu yang shalihah...artikel ini semoga bermanfaat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu kita dikagetkan dengan mencuatnya kasus Riyan, pemuda berperilaku seksual menyimpang (homoseksual) yang dengan sadar telah membunuh secara sadis beberapa ”teman dekatnya”. Sampai sekarang kasus tersebut masih terus ditangani polisi. Perilaku seksual menyimpang semacam itu sejatinya bukan sesuatu yang baru. Sejak jaman Nabi Luth AS, perilaku yang diistilahkan dengan Liwath ini sudah ada. &lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya: ’Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelummu?’ Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas. Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan: ’Usirlah mereka (Luth dan pengikut-pengikutnya) dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura mensucikan diri.’ Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali isterinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal (dibinasakan)”. (QS. Al-A’raf: 80-83). &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perilaku homoseksual sejatinya merupakan bentuk perilaku seksual yang bertentangan dengan fitrah kemanusiaan. Hubungan seksual dalam Islam tidak hanya sekadar untuk memuaskan hawa nafsu semata, tetapi memiliki tujuan penting menyangkut kelangsungan kehidupan, yaitu untuk melanjutkan keturunan. Dengan begitu, maka hubungan seks sejenis jelas tidak dibenarkan karena tidak mungkin akan menghasilkan keturunan. Agar perilaku seksual menyimpang ini tidak berkembang, maka harus dilakukan pencegahan sedini mungkin. Dan Islam telah memberikan beberapa alternatif pencegahannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah-Langkah Pencegahan&lt;br /&gt;1. Menjauhkan anak dari berbagai rangsangan &lt;br /&gt;Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna. Pada diri manusia terdapat potensi (dorongan) hidup yang senantiasa mendorong untuk melakukan kegiatan dan menuntut pemuasan. Pertama yang disebut dengan kebutuhan jasmani (hajatu al-’udhawiyah) seperti makan, minum, dan membuang hajat. Kebutuhan ini menuntut pemenuhan yang bersifat pasti. Kalau tidak terpenuhi, seseorang akan mati. Tidak ada orang yang kuat terus menerus menahan lapar dan haus, begitu pula buang hajat. Kedua, adalah naluri (gharizah) yang menuntut adanya pemenuhan saja. Jika tidak dipenuhi, manusia tidak akan mati, tapi akan merasa gelisah, hingga terpenuhinya kebutuhan tersebut. Salah satu bentuk naluri (gharizah) adalah naluri mempertahankan jenis (gharizah an-nau’) yang manifestasinya bisa berupa dorongan seksual. Dari segi munculnya dorongan (tuntutan pemuasan), kebutuhan jasmani bersifat internal, yakni muncul dari dalam diri manusia sendiri. Orang ingin makan karena lapar, ingin minum karena haus, ada atau tidak ada makanan. Sementara naluri baru akan muncul kalau ada rangsangan-rangsangan dari luar. Dorongan seksual muncul misalnya setelah melihat atau membayangkan wanita yang cantik, membaca buku, nonton film dan sebagainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian juga hasrat untuk melakukan homoseksual akan muncul bila terdapat rangsangan-rangsangan yang mendorong untuk mencoba atau melakukannya. Ada dua rangsangan yang umumnya merangsang manusia, yaitu pikiran dan realitas yang nampak. Pemikiran liberali telah mendorong orang untuk mencoba melakukan homoseks. Menurut paham ini, orang bebas melakukan apa saja termasuk dalam memenuhi dorongan seksualnya. Tolok ukurnya pun bersifat materialistik. Karenanya, aktivitas homoseksual ditempatkan sebatas sebagai cara memuaskan hasrat seksual. Padahal, dalam Islam, seksualitas merupakan nikmat Allah SWT untuk melanjutkan keturunan. Selain itu, alasan hak asasi manusia (HAM) sering kali dijadikan sebagai dalih. Selama pemikiran-pemikiran ini terus dikembangkan di tengah masyarakat atas nama kebebasan pribadi dan berekspresi, maka penyimpangan seksual tersebut akan tetap ada. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang sempurna. Di dalamnya terdapat aturan-aturan tentang bagaimana seharusnya manusia memenuhi kebutuhan jasmani dan naluri-naluri yang ada pada dirinya. Allah SWT telah menganugerahkan potensi-potensi tersebut sekaligus cara-cara pemenuhannya. Aturan-aturan ini dibuat tidak lain adalah untuk kebaikan manusia itu sendiri. Allah yang menciptakan manusia, Dia pula yang paling tahu apa yang terbaik bagi hambaNya. Karena dorongan seksual ini baru akan muncul jika ada rangsangan dari luar, maka Islam telah memberi seperangkat pemahaman yang dapat mengatur kecenderungan seksual manusia secara positip, yaitu dengan seperangkat aturan dalam urusan pernikahan dan segala sesuatu yang terpancar darinya. Islam juga berusaha mencegah dan menjauhkan manusia dari segala hal yang bisa membangkitkan perasaan seksualnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Menguatkan identitas diri sebagai anak laki-laki atau perempuan&lt;br /&gt;Telah ditentukan oleh Allah, bahwa segala sesuatu diciptakan secara berpasang-pasangan. Allah telah menciptakan malam, maka diiringi dengan siang. Begitu pula diciptakan laki-laki oleh Allah sebagai pasangan wanita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara fisik maupun psikis, laki-laki dan perempuan mempunyai perbedaan yang mendasar. Perbedaan tersebut telah diciptakan sedemikian rupa oleh Allah. Adanya perbedaan ini bukan untuk saling merendahkan, namun semata-mata karena fungsi yang kelak akan diperankannya. Mengingat perbedaan tersebut, maka Islam telah memberikan tuntunan agar masing-masing fitrah yang telah ada tetap terjaga. Islam menghendaki agar laki-laki memiliki kepribadian maskulin, dan perempuan memiliki kepribadian feminin. Islam tidak menghendaki wanita menyerupai laki-laki, begitu juga sebaliknya. Pola asuh orang tua dan stimulasi yang diberikan, memiliki peran yang besar dalam memperkuat identitas anak sebagai laki-laki atau perempuan. &lt;br /&gt;“Dari Ibnu Abbas ra berkata: &lt;em&gt;“Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang berlagak wanita, dan wanita yang berlagak meniru laki-laki. Dalam riwayat yang lain: “Rasulullah SAW melaknat laki-laki yang meniru wanita dan wanita yang meniru laki-laki“. (HR. Bukhari).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Membatasi pergaulan sejenis&lt;br /&gt;Disamping telah memberikan aturan bagaimana bergaul dengan lawan jenis, Islam juga memberikan atauran hubungan sejenis. Terkait masalah ini, Rasulullah SAW bersabda: &lt;br /&gt;&lt;em&gt;”Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki, jangan pula perempuan melihat aurat perempuan. Janganlah seorang laki-laki tidur dengan laki-laki dalam satu selimut, begitu juga janganlah perempuan tidur dengan perempuan dalam satu selimut” (HR. Muslim). &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki yang melihat aurat laki-laki ataupun perempuan yang melihat aurat sesama perempuan akan terangsang. Hal ini dapat menjadi pemicu penyimpangan seksual. Apalagi kalau tidur dalam satu selimut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Secara sistemik menghilangkan berbagai hal di tengah masyarakat yang dapat merangsang orang untuk melakukan homoseksual. &lt;br /&gt;Saat ini banyak beredar VCD terkait dengan homoseksual. Bahkan tayangan-tayangan di televisi juga seringkali menghadirkan sosok laki-laki yang menyerupai perempuan. Di dunia maya juga berkeliaran promosi tentang itu. Dalam hal ini diperlukan kebijakan yang tegas dari Pemerintah agar masyarakat terjaga, dan anak-anak tidak terdorong untuk mencoba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Pertumbuhan dan perkembangan masa kanak-kanak merupakan masa yang sangat penting. Baik pertumbuhan organ fisiknya, psikologis dan sosialisasi atau interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Pada masa ini hendaklah para orang tua memberikan bimbingan dan pengarahan termasuk di dalamnya masalah seksual. Hendaknya para orang tua memberikan bimbingan dengan bijaksana. Dalam hal ini Islam telah memberikan pedoman-pedomannya. Islam sebagai sistem ajaran yang lengkap telah memberikan tuntunan kepada para pemeluknya, termasuk masalah seksual. Pelanggaran dan ketidaktaatan terhadap aturan-aturan yang telah ditetapkan Allah dan RasulNya akan menyebabkan kehancuran peradaban manusia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Zulia Ilmawati, Psikolog, Pemerhati Masalah Anak dan Keluarga)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-7648050963632509589?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/7648050963632509589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/mencegah-prilaku-seksual-menyimpang.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/7648050963632509589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/7648050963632509589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/mencegah-prilaku-seksual-menyimpang.html' title='Mencegah Prilaku Seksual Menyimpang Pada Anak'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-2557697754698868082</id><published>2009-01-13T03:11:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T18:08:44.445-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><title type='text'>Berbagi kesan, bertukar cerita dan menularkan semangat InsyaAllah...</title><content type='html'>Baru beberapa hari yang lalu rasanya kami berdiskusi tentang QS. Al Insyiroh. Terutama tentang ayat &lt;em&gt;“Fa inna ma’al  ‘usri yusran”. &lt;/em&gt;Bahwa sesungguhnya setelah ada kesulitan itu pasti ada kemudahan. Bahwa kita sebagai muslim dilarang berputus asa dan harus selalu optimis dalam menjalani hidup. Ibu yang shalihah…saya yang miskin ilmu ini bukan akan menjabarkan tentang tafsir atau mengupas suatu ayat Al Quran yang Maha Agung. Saya hanya ingin berbagi kesan, bertukar cerita, dan menularkan semangat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, ketika saya bersilah ukhuwah ke rumah seorang sahabat, disepanjang jalan sambil menggandeng anak, sampai ketika duduk di kursi tamu menunggu teman-teman yang lain datang, saya bersenandung lirih nasyid Raihan “Rasulullah”. Sahabat saya sampai bilang: “Umi ceria banget…”. “Iya Alhamdulillah…”, kata saya &lt;em&gt;(sambil malu,kedengaran ya?). &lt;/em&gt;Tidak disangka, sore harinya saya mendapat kabar yang benar-benar menyesakkan dada saya, membuat saya limbung dan beristigfar berkali-kali. Ini benar-benar ujian yang sangat berat untuk saya, teguran dari Allah untuk saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup memang ladang pahala, jika senang harus bersyukur, jika keadaan sulit mesti bersabar. Terkadang kita merasa, masalah kita lebih banyak dibanding oranglain, beban kita lebih berat dibanding orang lain…padahal mungkin oranglainpun berfikir sama. Selama kita hidup, masalah akan selalu ada, karna itulah tadi, dunia ini ladang pahala. Ladang untuk kita menabung pahala. Tidak sedikit orang yang gagal ketika diuji dengan kesulitan, kesempitan hidup, sebagaimana tidak sedikit orang yang gagal diuiji dengan kesenangan. Gagal atau tidaknya tergantung dengan sikapnya dalam menghadapi ujian, apakah bertambah dekat dengan Allah atau tidak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Benar Allah yang telah berfirman: &lt;em&gt;“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk Surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan), sehingga berkatalah rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya:”bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”. (TQS. [2]:214).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu yang shalihah…ujian kesulitan, musibah, walaupun perih, sakit, tapi seringkali membuat kita bertambah dekat dengan Allah, ibadah kita semakin baik, dan do’a-do’a kita semakin deras. Ujian kesulitan, walaupun berat, kalau kita bersabar, pasti akan sesuai juga dengan beratnya pahala di sisi Allah kelak, InsyaAllah. Jika kita sekarang dalam keadaan demikian, mari jadikan sabar dan shalat sebagai pelipur lara kita[QS. [2:153]). Saya jadi teringat, waktu zaman SMP pernah ngapalin hadis ini: &lt;em&gt;“unzhuruu ilaa man huwa asfala minkum, walaa tanzhuuru ilaa man huwa fauqoqum…” &lt;/em&gt;Lihatlah (keadaan) orang yang ada di bawahmu, jangan melihat orang yang ada di atasmu… itu mungkin bisa membantu, agar kita, khususnya saya, tidak hanyut dalam kesedihan dan mendramatisir masalah. Jangan sampai perasaan kita lebih dominan daripada pemikiran. Susah sekali memang, tapi kita latih yuk! &lt;em&gt;Fainnama’al ‘usri yusran, inna ma’al  ‘usri yusran…&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, jadi inget lagu “Takdir”nya melly feat opick ya! &lt;em&gt;“Bila mungkin ada luka coba tersenyumlah, bila mungkin ada tawa coba bersabarlah…karna air mata tak abadi…akan hilang dan berganti”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus saya, ini pas banget. Duh sahabat…tolong maafkan kelalaian saya ya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, kita lanjutkan ya…Ibu yang shalihah, kita justru mesti hati-hati dengan ujian kesenangan, karena bisa melenakan, membuat kita tidak peka terhadap sekitar, mudah untuk terjangkiti sifat sombong, ujub, takabur, dan lupa untuk bersyukur. Nau’dzubillahi min dzaalik. Tapi apapun ujian yang diberikan kepada kita, berupa musibah, teguran atau kesenangan, Allah tau, kita pasti bisa menghadapinya. Kita mesti seratus persen yakin, bahwa itu pasti yang terbaik untuk kita. Ada hikmah dalam setiap kejadian. InsyaAllah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita beriman, apapun akan menjadi kebaikan untuk kita. Rasulullah SAW bersabda: &lt;em&gt;“Aku kagum terhadap urusan orang yang beriman, karena seluruh urusannya adalah kebaikan baginya. Jika mendapatkan kesenangan ia bersyukur, maka syukur adalah kebaikan baginya. Jika ditimpa kesulitan ia bersabar, maka sabar itu merupakan kebaikan baginya. Hal seperti ini ridak akan didapati pada seseorang kecuali orang yang beriman”. (HR. Muslim).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih telah memberi saya kesempatan untuk memperbaikinya ya sahabat…keep fight! &lt;br /&gt;I love You lillah…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-2557697754698868082?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/2557697754698868082/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/berbagi-kesan-bertukar-cerita-dan.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/2557697754698868082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/2557697754698868082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/berbagi-kesan-bertukar-cerita-dan.html' title='Berbagi kesan, bertukar cerita dan menularkan semangat InsyaAllah...'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-2114824968729555020</id><published>2009-01-11T15:23:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T18:07:31.648-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Arti Kehilangan</title><content type='html'>Saat kau kehilangan orang yang begitu berarti bagimu&lt;br /&gt;orang yang kau puja, kau andalkan&lt;br /&gt;Dan selalu kau tunggu kedatangannya-&lt;br /&gt;Dengan penuh do'a rindu dan cinta,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan-lahan kau akan dapati&lt;br /&gt;Keceriaanmu memudar&lt;br /&gt;Senyummu kian hilang&lt;br /&gt;Canda usilmu lenyap&lt;br /&gt;Semangatmupun menguap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kau akan merasa&lt;br /&gt;Beban berton-ton dipundakmu&lt;br /&gt;Dikepala dan di dalam hatimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melahirkan luka, sedih dan perih&lt;br /&gt;di ulu hati&lt;br /&gt;Menyayat setiap syaraf&lt;br /&gt;Melemaskan seluruh otot tubuhmu&lt;br /&gt;Membuatmu tak lagi menunggu mentari&lt;br /&gt;dengan penuh rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kaupun...&lt;br /&gt;akan merasa kesepian&lt;br /&gt;lebih dari kehilangan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(mohon maaf sahabat)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-2114824968729555020?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/2114824968729555020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/arti-kehilangan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/2114824968729555020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/2114824968729555020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/arti-kehilangan.html' title='Arti Kehilangan'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-2829682631638178442</id><published>2009-01-10T01:39:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T18:06:55.512-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Others'/><title type='text'>Alhamdulillah, Luar Biasa, Allaahu Akbar...</title><content type='html'>“Apa kabar ibu”? Ketika kita bertanya seperti itu biasanya dengan spontan kita menjawab “Alhamdulillah…baik”. Ada yang dengan suara tegas, atau dengan suara lirih yang nyaris tak terdengar. Saling bertegur sapa menanyakan kabar terkadang hanya sekedar basa-basi saja dalam keseharian kita &lt;em&gt;(greeting). &lt;/em&gt;Yang bertanya tidak sungguh-sungguh ingin tau bagaimana sesungguhnya keadaan lawan bicaranya, begitu juga yang menjawab &lt;em&gt;(kecuali tentu yang sudah kenal).&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sebuah training yang saya ikuti &lt;em&gt;(saya lupa lagi judulnya apa)&lt;/em&gt;, ada jawaban sarat makna ketika kita ditanyakan kabar. “Apa kabar Ibu-ibu…?” jawabnya: &lt;em&gt;“Alhamdulillah…Luar biasa…Allahu Akbar!”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Alhamdulillah&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;(kedua tangan diangkat seperti sedang berdo’a), &lt;/em&gt;adalah ucapan syukur kita akan segala nikmat yang masih dikaruniakan Allah untuk kita. Nikmat Iman Islam, nikmat sehat, nikmat keamanan dll. Alhamdulillah adalah cermin &lt;em&gt;idrak silah billah &lt;/em&gt;kita, kesadaran akan hubungan kita dengan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Luar biasa &lt;/strong&gt; &lt;em&gt;(kedua tangan dikembangkan, diputar masing-masing setengah lingkaran seperti membentuk bola dunia)&lt;/em&gt;, adalah cermin optimisme dan semagat. Bahwa segala apapun nikmat Allah di dunia ini, bisa kita kelola dengan baik dan menjadi potensi untuk kemajuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Allahu Akbar &lt;/strong&gt; &lt;em&gt;(tangan kanan diangkat dan dikepalkan), &lt;/em&gt;adalah pekikan perjuangan. Energi positif umat Islam. Energi yang mampu menjauhkan kita dari sikap pengecut, putus asa dan kemunafikan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yup! umat Islam memang harus senantiasa bersyukur, optimis, bersemangat dan selalu bertawakal dalam setiap urusannya. Setuju dong bu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, &lt;strong&gt;apa kabar ibu-ibu?&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-2829682631638178442?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/2829682631638178442/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/alhamdulillah-luar-biasa-allaahu-akbar.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/2829682631638178442'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/2829682631638178442'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/alhamdulillah-luar-biasa-allaahu-akbar.html' title='Alhamdulillah, Luar Biasa, Allaahu Akbar...'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-7491888696916322926</id><published>2009-01-08T08:35:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T20:57:38.176-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family Guideline'/><title type='text'>Anak kita itu...</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXarMRm_9AI/AAAAAAAAABA/X2jc02gISlE/s1600-h/om+zaahid+foto.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXarMRm_9AI/AAAAAAAAABA/X2jc02gISlE/s200/om+zaahid+foto.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293606639394354178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan lalu, saya dititipi 3 orang anak dari seorang sahabat yang pergi menjadi tamu Allah untuk berhaji. Repot memang…tapi juga exciting karena ada kesempatan bisa mengasuh 4 orang anak, jarang-jarang kan... Saya berjanji pada ibu mereka (budhe Fakhrun), bahwa Insya Allah mereka akan diperlakukan sebagaimana anak sendiri. Kalau mereka berbuat salah, mereka akan kena tegur, tapi saya pastikan mereka akan mendapatkan kasih sayang saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal-awal semua mungkin kurang nyaman, apalagi untuk Adel yang usianya belum genap setahun. Tapi setelah beberapa hari, semua bisa menyesuaikan diri. Hingga tak terasa 3 minggu berlalu, dan saatnya saya serahkan amanah itu kembali pada orang tuanya. Sebagaimana baiknya keadaan mereka waktu dititipkan, sebaik itu pulalah mereka saya kembalikan ke pelukan orangtunya, Alhamdulillah wa syukurilah… Sang ibu sempat curhat bahwa si kecil Adel sepertinya perlu menyesuaikan diri lagi dengan bergantinya kembali suasana. Namanya juga anak-anak… (iya kan?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu yang shalihah…semua pasti setuju, bahwa yang paling berat dari acara titip menitip anak ini adalah amanahnya! Mempertanggungjawabkan secara moral kepada orang yang memberi amanah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pengalaman berharga itu saya merenung: &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yang pertama&lt;/strong&gt;, Kenapa ketika kita  dititipi seseorang,  kita merasa betul-betul harus menjaganya dengan baik, merasa beban mental dan takut menyalahi amanah… Tapi pada amanah yang langsung dikasih Allah kepada kita, yaitu anak kita, terkadang kita lalai…kita merasa anak kita hanya milik kita, kepunyaan kita dan berhak dihitam putihkan. Padahal ibu…sesungguhnya pertanggungjawaban kepada Allah sungguh, sungguh lebih berat&lt;em&gt;…” …wal mar atu raa’iyyatun liahli baitiha wa hiya masulatun ‘an ra’iyyataha” (HR. Bukhari)&lt;/em&gt; Kita akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah kelak! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah anak kita mengenal Allah sebagai Penciptanya? Terus, siapakah yang dijadikannya sebagai idola, nabi Muhammad ataukah yang lain, Spiderman, power ranger, Ben 10 dll?… Duh ibu, bagaimana kita mempertanggung jawabkan itu di hadapan Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Tidak, anak saya udah tau kok, Allah Tuhannya dan Muhammad RasulNya”. &lt;/em&gt;Tapi bu, siapakah yang mengajarinya…apakah kita atau guru agamanya? Sudahkah kita mengajarinya sendiri ? Jangan sampai anak kita mendakwa kita di akhirat nanti… Kita adalah sekolah pertama dan utama bagi anak-anak kita. Ketika kita merasa ilmu kita kurang cukup, belajarlah, teruslah mengaji dan mengkaji. Jangan cari waktu luang, tapi meluangkan waktu. Insya Allah…hambatan yang ada akan sesuai dengan imbalan pahala yang disediakan Allah SWT untuk kita, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Yang kedua,&lt;/strong&gt; Anak-anak, terutama yang masih kecil, pada dasarnya bisa dirawat, diasuh dan merasa nyaman pada siapapun yang memberinya kasih sayang, tidak mesti sama kita ibunya…&lt;br /&gt;Siapapun bisa mengasuh anak kita bu…mungkin lebih baik dari asuhan kita…Tapi subhanallah bu, Allah menjadikan anak itu sebagai anak kita, Dia menitipkan anak itu khusus untuk kita! lihatlah wajahnya…lihat matanya, lihatlah bentuk mulut dan pipinya, benar-benar mirip kita atau suami. Coba lihat cara berjalannya…dan bagaimana bahasa tubuhnya…persis kita atau suami kita. Dengan itulah diantaranya kita mengklaim pasti, bahwa dia anak kita. Bahwa kita orangtuanya. Tapi yang kadang terlupakan adalah bahwa dengan kenyataan itu pula, kita, orangtuanya adalah orang yang paling bertanggungjawab akan selamat atau tidaknya anak kita di akhirat kelak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suksesnya seorang ibu bukan karna anak-anaknya berhasil menjadi “orang”, menjadi terpandang atau punya banyak uang. Ibu yang sukses adalah ibu yang berhasil mencetak anak-anaknya menjadi anak shalih dan shalihah…yang berhasil menjadikan anaknya sebagai tiket  masuk ke Surga Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala Puji bagi Allah yang telah memberikan “anugerah terindah” untuk kita. Segala Puji bagi Allah yang telah menjadikan kita, Ibu dari anak-anak kita dan istri bagi suami kita. Semoga kita bisa menjaga dan mensyukuri berbagai amanah Allah tersebut dengan sebaik-baiknya. Dan semoga Allah memudahkan segala urusan kita…di dunia dan di akhirat. Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-7491888696916322926?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/7491888696916322926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/anak-ita-tu.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/7491888696916322926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/7491888696916322926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/anak-ita-tu.html' title='Anak kita itu...'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXarMRm_9AI/AAAAAAAAABA/X2jc02gISlE/s72-c/om+zaahid+foto.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-8528207461797598818</id><published>2009-01-06T00:56:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T20:59:15.314-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><title type='text'>Palestina...oh...oh Palestina</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXarkONtWcI/AAAAAAAAABI/Zru8c3wbXug/s1600-h/arraya+gambar.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 125px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXarkONtWcI/AAAAAAAAABI/Zru8c3wbXug/s200/arraya+gambar.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293607050799831490" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“10 hari.  Hanya 10 hari!, Sejak Israel memborbardir Gaza. Lebih dari 540 orang tewas, termasuk di antaranya anak-anak, wanita dan orang tua, ribuan lainnya yang luka. Yahudi-Yahudi itu tengah membantai saudara Muslim kita dan ingin mengubur Palestina.&lt;br /&gt;Bagaikan anjing yang terus menggonggong. Israel terus saja melakukan aksi pembantaian secara keji itu. Mereka sama sekali tak peduli pada dunia. Karena, mereka sudah memegang kartu truf:  AS, negara adidaya yang sejatinya sudah bangkrut itu ada d belakang mereka. Begitulah, usai menarik pelatuk dan menghantamkan roket, Israel hanya tinggal bertepuk tangan. Sementara, Muslim Palestina Gaza tercecer, bukan hanya antara diri dengan keluarga, tapi sudah lebih dari itu, badan dengan badan, dan badan dengan jiwa. Dan, negara-negara Arab, yang ada disebelahnya hanya menonton tragedi pembantaian.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Sementara kita jauh dari Palestina, apa yang harus dan bisa kita lakukan? Rasulullah suatu kali bersabda, “Bahwasanya perumpamaan orang-orang muslim itu ibarat satu orang (satu jasad) apabila salah satu bagian disakiti maka seluruhnya akan merasa sakit.” (HR Imam Ahmad bin Hanbal). Sungguh, Yahudi tengah membantai saudara kita di Gaza.”&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;(http://www.eramuslim.com/berita/palestina/mereka-membantai-saudara-kita.htm)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu yang shalihah…&lt;br /&gt;20 tahun lalu…ketika saya masih di kelas 3 SD, di suatu pagi saat mata pelajaran Bahasa Indonesia…saya bacakan puisi tentang Palestina, yang saya temukan dari cover belakang sebuah majalah…entah apa namanya, saya lupa lagi. Judulnya persis dengan judul postingan saya kali ini. Dan pada saat itu, konflik Palestina-Israel laknatullah bahkan sudah berlangsung berpuluh tahun. Sekarang…20 tahun kemudian, perampasan tanah kaum muslimin itu masih terus berlangsung…entah sampai kapan kalau kita kaum muslimin, khususnya para penguasa dan tentaranya tidak dengan bentuk kongkrit membantu mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai para ibu…mungkin ibu pernah bertanya dalam hati, mungkin pernah berbisik lirih…”apa yang bisa saya lakukan…apa yang harus saya lakukan, saya cuma ibu rumah tangga biasa…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu yang saya cintai karena Allah…kita bisa melakukan sesuatu. Sesuatu yang akan bisa mengubah dunia suatu hari nanti…karena kita ibu generasi. Pernahkah terfikirkan oleh ibu, bahwa anak kita sekarang adalah para pemimpin di masa depan? Anak kita nanti, bisa jadi seorang panglima tertinggi, bisa jadi seorang konglomerat terkenal, profesor terpandai, ustadz yang berwibawa, ahli IT yang cerdik, orator yang ulung atau bahkan seorang penguasa yang paling berpengaruh. Jadi apapun anak kita nanti, pastikan bahwa dibalik semua itu dia adalah anak yang shalih…anak yang berbakti pada orang tua dan ta’at pada Allah dan RasulNya. Anak yang bisa cinta dan bangga pada agama ini. Anak yang bisa menjadi solusi atas berbagai kemelut permasalahan umat saat ini. Didiklah anak-anak kita agar faham Islam. Satukan hati mereka dengan saudara-saudara mereka yang lain. Dengung-dengungkan ikatan akidah dan ukhuwah Islamiyah agar hati dan fikiran mereka bersatu padu dengan yang lain. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah kita pasti bisa, Insya Allah kita pasti mampu…karena kita adalah ibu generasi. Madrasah pertama dan utama bagi anak-anaknya. Tentunya kita mesti berbenah…memaksimalkan potensi diri, membekali diri dengan ilmu-ilmu yang berguna. Mengoptimalkan waktu, dan meminimalisir segala hal yang kurang bermanfaat, seperti ngerumpi atau nonton tv. Bukankah Rasulullah SAW pernah bersabda: &lt;em&gt;“Min husnil Islaamil mar-I tarkuhu maalaa ya’niihi” &lt;/em&gt;yang artinya: “Sebagian dari kebaikan keislaman seseorang ialah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya”. (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sekarang, jangan lupa untuk menyisihkan sebagian harta kita untuk meringankan beban mereka, tunjukan peduli kita dengan menyebut mereka dalam setiap do’a-do’a kita…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah…ketika saudara kami kelaparan…kami tidak melakukan apa-apa…&lt;br /&gt;Ketika saudara kami kedinginan…kami nyaman di rumah…dibawah selimbut-selimbut hangat kami.&lt;br /&gt;Ketika saudara kami ditindas, dianiaya, dibunuh…kami tidak melakukan apa-apa!&lt;br /&gt;Ketika mereka diintimidasi, diboikot, di usir dari negeri-negeri mereka, kami terlalu lemah untuk melawan.&lt;br /&gt;Ketika mereka di hina, di tuduh militan, ekstrimis, teroris, oleh kafir laknatullah…kami tidak cukup kuat untuk membelanya.&lt;br /&gt;Kami begitu lemah, tercerai-berai, tanpa kekuatan, tidak bersatu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu Ya Allah…beri kekuatan pada kami, tetapkan hati kami agar selalu Istiqamah di jalanMu. Satukanlah hati kami dalam ikatan suciMu. Mudahkanlah urusan kami di dunia dan di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, ampunilah umat nabi Muhammad, Ya Allah rahmatilah umat nabi Muhammad. Ya Allah jagalah umat nabi Muhammad. Ya Allah…tolonglah umat nabi Muhammad. Ya Allah kuatkanlah umat nabi Muhammad. Ya Allah jadikanlah kami dari umat nabi Muhammad.&lt;br /&gt;Ya Allah…tolonglah orang yang menolong agamaMu, dan hinakanlah orang yang menghinakan kaum muslimin…dari golongan musyrik, munafik dan orang-orang kafir. Ya Allah, tolonglah orang-orang yang berjihad di Palestina dan di seluruh negeri kaum muslimin. Ya Allah muliakanlah kaum muslimin dan binasakanlah orang-orang kafir yang memerangi kaum muslimin karena agama mereka dan yang mengusir kaum muslimin dari negeri-negeri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, berikanlah kemudahan pada kami untuk menghilangkan dominasi orang-orang kafir dan sekutunya serta antek-anteknya di seluruh negeri kaum muslimin. Dengan RahmatMu Ya…Rabbal ‘aalamin…Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya…Allah, kabulkanlah permohonan kami…Amin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-8528207461797598818?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/8528207461797598818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/palestinaohoh-palestina.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/8528207461797598818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/8528207461797598818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/palestinaohoh-palestina.html' title='Palestina...oh...oh Palestina'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXarkONtWcI/AAAAAAAAABI/Zru8c3wbXug/s72-c/arraya+gambar.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-680023469761036925</id><published>2009-01-04T20:31:00.000-08:00</published><updated>2009-02-17T08:07:40.737-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family Guideline'/><title type='text'>Yuk...Sama-sama ke Surga</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SZrgxPC3TlI/AAAAAAAAADY/svKToxqoWpA/s1600-h/m4.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 89px; height: 124px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SZrgxPC3TlI/AAAAAAAAADY/svKToxqoWpA/s200/m4.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303798647638937170" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suamiku...mari kita meniti bersama jalan mendaki yang sukar ini. Mari berhati-hati karena jebakan setan yang bertebaran di sekitar kita. Onak dan duri yang menyakitkan kaki-kaki kita, tidak seberapa dibanding siksa Allah di hari-hari abadi kelak. Bersama kita memeras peluh, menguras air mata, membanting tulang dan meregang nyawa. Dengan penuh kesadaran bahwa setiap kesulitan kita di dunia ini, pasti mendapat balasan terbaik. Benar, balasan terbaik dari Allah yang Maha Kaya, yang telah mempertemukan kita.&lt;br /&gt;Suamiku, sejak engkau memilihku, hanyalah satu harapku. Bawalah aku menuju keridhaan Allah. Ajarilah aku hidup dalam bimbingan ilahi. Mengerti misi hidup, lalu berkarya memberikan persembahan terbaik untk Allah SWT. Hanya itu. Tak terbersit secuilpun harap untuk mendapat harta darimu. Karena rizkiku hanya datang dari Allah. Apakah akan diturunkanNya melalui engkau ataukah dari pintu-pintu lainnya, itu hak Allah. Sungguh, harapku hanya satu. Ajari aku hidup seperti yang dikehendaki pencipta kita.&lt;br /&gt;Hari demi hari kita lewati. Perlombaan diantara kita terasa indah. Berlomba mendapat pahala yang lebih besar dan lebih banyak. Kini aku benar-benar mengerti bahwa hidup tak sekedar memenuhi kebutuhan dan keinginan. Namun menundukan diri agar mentaatiNya dalam setiap sisi kehidupan. Dan mewujudkan keyakinan agar tertata masyarakat sesuai kehendakNya. Kau ajarkan setiap kebaikan tanpa mengadiliku. Kau arahkan jalanku tanpa menetapkan vonis bersalah. Kau beri teladan dengan pribadi sederhanamu yang mengagumkan. Guru sejati, teladan bijak yang telah memberi warna dalam hidupku.&lt;br /&gt;Sungguh tak mudah jalan ke Surga. Syukurku kepada Allah yang telah mempertemukan kita. Berbagai masalah dan kesulita yang menimpa kita, membuat kita semakin mengerti, bahwa Islam yang telah diturunkan Allah SWT melalui RasulNya, Muhammad SAW memberikan solusi. Tentu jalan keluar yang mendatangkan ridhaNya. Kita semakin yakin, bahwa setelah kesulitan, ada kemudahan. Bahwa Allah benar-benar Maha Kuasa.&lt;br /&gt;Berjalan mendampingimu membuatku semakin mengerti bahwa keteguhan sikap yang berlandaskan iman adalah kunci sukses dalam menghadapi hidup. Juga menjadi kunci yang meneguhkan kasih sayang diantara kita hingga tak lekang oleh panas dan tak luntur oleh hujan. Segala kesulitan terurai, setiap kegelapan menjadi terang benderang. Dengan petunjukNya, dengan bimbinganNya. Riak, ombak kecil, bahkan badai yang menimpa biduk kita, tak membuat kita hilang arah. Dan kita bertambah yakin pada jalan kebenaran. Merajut harap. Menyibak duka derita dengan penuh kebahagiaan karena yakin akan balasanNya. Kita menyusun langkah dan menapakinya bersama, dengan harap akan tiba kelak di sebaik-baiknya tempat kembali. InsyaAllah…Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://daisypath.com"&gt;&lt;img src="http://nn.daisypath.com/fcLNp4.png" alt="Daisypath Anniversary Years Ticker" border="0"  /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disarikan dari Family Guideline 2, dengan beberapa perubahan)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-680023469761036925?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/680023469761036925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/yuksama-sama-ke-surga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/680023469761036925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/680023469761036925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/yuksama-sama-ke-surga.html' title='Yuk...Sama-sama ke Surga'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SZrgxPC3TlI/AAAAAAAAADY/svKToxqoWpA/s72-c/m4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-1203326111211732729</id><published>2009-01-03T20:41:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T18:04:19.790-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Kenangan...</title><content type='html'>Kenangan adalah sesuatu yang bisa muncul secara cepat&lt;br /&gt;(lebih dari processor apapun)&lt;br /&gt;Dan bersifar permanen, karena ia bukan hanya terekam di otak&lt;br /&gt;tapi juga di hati...&lt;br /&gt;Ibarat sya'ir: "meskipun perih namun tetap slalu ada, di sini..."&lt;br /&gt;Untuk sekarang,kita buat sesuatu yang manis untuk &lt;br /&gt;dikenang nanti...&lt;br /&gt;Kenangan pahit yang lalu, harus jadi titik balik!&lt;br /&gt;Ibarat obat tetes mata, walau perih dan membuat mata berair,&lt;br /&gt;tapi bisa menjernihkan!&lt;br /&gt;Dan kitapun bisa melihat dunia&lt;br /&gt;dengan lebih indah lagi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-1203326111211732729?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/1203326111211732729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/kenangan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/1203326111211732729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/1203326111211732729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/kenangan.html' title='Kenangan...'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-1887049229983192021</id><published>2009-01-02T22:46:00.000-08:00</published><updated>2009-01-16T18:03:41.759-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Curhat'/><title type='text'>Berbagi pengalaman</title><content type='html'>Assalamu’alaikum…gimana kabar ibu hari ini? Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah yang masih memberi kita nikmat sehat. &lt;br /&gt;Iya ya bu, kesehatan itu begitu penting, tapi terkadang kita terlupa untuk mensyukurinya. Seolah itu bersifat otomatis, sudah sewajarnya, atau sesuatu yang tak penting yang tak perlu kita renungkan. Terkadang saat kita sakit, barulah kita menyadari betapa berharganya sehat dan tersadar bahwa sesungguhnya sehat adalah nikmat dari Allah SWT. &lt;br /&gt;Sekedar ingin berbagi pengalaman, bulan mei tahun lalu, saya masih ingat tanggalnya tanggal 4, saya menjalani operasi payudara sebelah kiri. Sebelumnya memang saya merasa payudara sebelah kiri sakit dan ada benjolan. Awalnya saya periksa ke teman, seorang dokter umum dan dibilang tidak ada masalah, hanya pembengkakan kelenjar biasa. Sayapun dikasih obat radang. Tapi rasanya nyeri di payudara semakin menjadi dan menjalar ke tangan dan punggung kiri. Satu bulan kemudia saya kuatkan hati untuk periksa ke dokter bedah, dan divonis saya harus segera operasi. Shock banget bu…karena kebetulan suami sudah di Qatar dan bulan depan baru bisa jemput. Akhirnya, setelah konsultasi, ngobrol panjang lebar dengan teman saya itu, hari minggu jam 9 pagi tanggal 4 mei 2008 (hafal…banget!), saya dioperasi. Alhamdulillah, hasil lab mengatakan jaringan yang diangkat tidak bersifat ganas, kesimpulan dalam bahasa kedokteran Duct ectasia a/r mammae sinistra. Artinya seperti apa, saya juga kurang tau (yang tau mungkin bisa bantu?), tapi dari penjelasan dokter, katanya tidak ganas dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan…&lt;br /&gt;Tapi ternyata bu… mungkin karena massa yang diambil cukup banyak (25 gr, masing-masing ukuran 3x2x1 cm), dan ada dua jahitan (masing-masing jahitan sekitar 2 cm), 3 bulan pasca operasi saya belum pulih. Seminggu pertama payudara bengkak dan memerah.  Setiap minngu saya masih harus ke dokter. Bulan juni tanggal 14, sehari setelah suami datang, keluar cairan darah encer dari jahitan bekas operasi, banyak sekali sampai rembes ke jilbab dan kerudung saya. Di RS, cairan disedot memakai jarum suntik besar, tanpa dibius. (Bisa kebayang dong gimana rasanya…) Dan kemudian setiap 1 minggu sekali selama 1 bulan, itulah yang saya alami. (he…he)&lt;br /&gt;Tanggal 5 juli, saya dan keluarga baru tiba di Qatar, dan pengobatanpun saya lanjutkan di sini. Karena walaupun sudah tidak banyak lagi, masih tetap ada cairan yang keluar dan saya masih harus pake perban. Dan Alhamdulillahirabbil ‘aalamin…setelah 4 kali bolak balik Hamad, cairan udah gak keluar lagi dan dokter menyatakan saya sembuh. Alhamdulillah…&lt;br /&gt;Bagi ibu-ibu shalihah, tulisan di bawah ini semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi dari Rumah Sakit John Hopkins  dan Walter Reed Army Medical Center. &lt;br /&gt;“Dioxin adalah jenis bahan kimia yang menyebabkan cancer, terutama cancer payudara. Dioxin juga berkadar racun tinggi bagi sel-sel di tubuh kita”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui bahwa:&lt;br /&gt;• Tiap orang mempunyai sel kanker.  Sel kanker ini tidak tampak dalam pemeriksaan standar sampai sel-sel ini berkembang  biak hingga berjuta jumlahnya. Pada saat dokter memberitahu pasien bahwa "tidak  ada sel kanker lagi" setelah menjalani pengobatan, itu artinya pemeriksaan yang dilakukan sudah tidak dapat mendeteksi sel-sel kanker karena sel-sel tersebut sudah berada di bawah ukuran / jumlah yang dapat terdeteksi . Pada saat kekebalan tubuh seseorang tinggi, sel-sel kanker akan dihancurkan dan dicegah sehingga tidak dapat bertambah  banyak dan membentuk tumor. Seseorang yang menderita kanker,  menunjukkan bahwa orang tersebut mengalami beberapa kekurangan nutrisi. Ini dapat terjadi karena faktor genetika, lingkungan, makanan dan cara hidup. &lt;br /&gt;Untuk menanggulangi kekurangan nutrisi dan memperkuat sistem kekebalan tubuh dapat ditempuh dengan merubah cara makan dan menambah asupan suplemen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kemoterapi meracuni sel kanker  yang  tumbuh cepat, tapi pada saat yang sama juga menghancurkan pertumbuhan sel-sel sehat dalam tulang sumsum, gastrointestinal tracts (saluran pencernaan) dll, dan dapat menyebabkan kerusakan pada organ-organ lain, seperti hati, ginjal, jantung, paru-paru dll. Sedangkan radiasi, bersamaan dengan  fungsinya yang menghancurkan sel kanker, juga menyebabkan luka bakar, meninggalkan bekas luka, merusak sel, tissues, dan organ yang sehat. Perawatan dini dengan kemoterapi dan  radiasi dapat mengurangi ukuran tumor. Namun penerapan kemoterapi dan radiasi yang berkepanjangan tidak akan menghasilkan pengurangan tumor lebih lanjut. Pada saat tubuh menanggung beban racun  yang berlebihan dari kemoterapi dan radiasi, sistem kekebalan tubuh akan terancam atau hancur, karena itulah seseorang akan mengalami berbagai macam infeksi dan komplikasi. Kemoterapi dan radiasi dapat menyebabkan sel kanker bermutasi dan menjadi tahan dan sulit untuk dihancurkan. Operasi juga dapat menyebabkan sel kanker menyebar ke tempat-tempat lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Cara efektif untuk melawan kanker  adalah dengan membuatnya kelaparan, yaitu dengan cara tidak memberikan makanan yg dibutuhkan sel untuk dapat berkembang biak”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang Penting diperhatikan: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sel kanker memakan gula. Dengan meniadakan gula dalam asupan makanan itu berarti menghilangkan makanan utama sel kanker. Pengganti gula seperti NutraSweet, Equal, Spoonful, dll dibuat dari Aspartame, dan ini berbahaya. Pengganti yang lebih natural yaitu madu Manuka atau molasses, tapi dalam jumlah yang sedikit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Garam meja mengandung bahan kimia tambahan untuk menjadikannya putih. Alternatif yang lebih baik yaitu Bragg's aminos atau garam laut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Susu menyebabkan tubuh menghasilkan mucus, terutama di dalam gastro-intestinal tract (saluran pencernaan). Mucus juga makanan sel kanker. Dengan meniadakan susu dan menggantikannya dengan susu kedelai (tanpa gula) sel-sel kanker akan kelaparan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sel-sel kanker berkembang dengan baik di lingkungan yang tinggi asam. Dietari yang berbasis daging sangat tinggi kadar asamnya. Oleh karena itu lebih baik mengkonsumsi ikan dan sedikit ayam daripada sapi atau babi. Daging juga mengandung antibiotic, hormon tambahan dan parasit-parasit untuk peternakan. Kesemuanya ini sangat berbahaya, terutama untuk penderita kanker. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dietari yang 80% berbasis sayuran  segar dan sarinya (jus), whole  grain, kacang2an dan sedikit buah akan membantu menjadikan tubuh dalam situasi alkaline. 20% dari jumlah tersebut dapat diambil dari makanan yang dimasak termasuk kecambah. Sari sayuran segar mengandung enzim-enzim aktif/hidup yang dapat diserap dengan mudah dan dapat mencapai titik selular dalam waktu 15 menit  untuk memberi makan dan mempercepat pertumbuhan sel-sel sehat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Guna memperoleh enzim-enzim aktif untuk membangun sel sehat, minumlah sari sayuran segar (hampir semua jenis sayuran, termasuk kecambah) dan makanlah sejumlah sayuran mentah 2-3 kali sehari. Enzim2 ini hancur pada temperature 40 derajat Celcius. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Hindari kopi, teh dan coklat, karena  mengandung kafein yang tinggi. Teh hijau lebih baik sebagai alternatifnya, dan mempunyai unsur-unsur yang memerangi kanker. Air, yang paling baik yaitu air yang sudah disaring (filtered) guna menghindari racun-racun dan kandungan logam dalam air keran. Hindari air yang sudah melewati proses distilasi karena mengandung asam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Protein dari daging sulit untuk dicerna dan membutuhkan enzim pencerna yang cukup banyak. Kandungan daging yang tidak tercerna dan tertinggal di saluran pencernaan akhirnya akan membusuk  dan menambah timbunan racun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dinding sel-sel kanker mempunyai selaput  protein yang kuat. Dengan menghindari makanan mengandung daging, tubuh membutuhkan jauh lebih sedikit enzim untuk mencerna makanan, sehingga sebagian  besar enzim dapat menyerang dinding protein pada sel-sel kanker dan selanjutnya memungkinkan bagi sel-sel tubuh untuk menghancurkan sel-sel kanker. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Beberapa suplemen menaikan system  kekebalan tubuh (IP6, Floressence, Essiac, anti-oxidants, vitamins, mineral,  EFAs dll) sehingga memungkinkan sel-sel tubuh sehat untuk menghancurkan sel-sel kanker. Suplemen lain seperti Vitamin E diketahui menyebabkan apoptosis, atau sel mati terprogram, yaitu metode natural dari tubuh untuk membuang sel-sel yang rusak, yang tidak dikehendaki, atau tidak dibutuhkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Kanker adalah penyakit yang melibatkan  pikiran, tubuh dan jiwa. Jiwa yang proaktif dan positif akan membantu penderita kanker untuk sembuh. Kemarahan, sifat tidak dapat memaafkan, dan kegetiran menjadikan tubuh berada dalam situasi yang tegang dan berkadar asam tinggi. Belajarlah untuk berjiwa  lembut dan pemaaf. Belajarlah untuk bersantai dan menikmati hidup. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Sel kanker tidak dapat berkembang  dalam lingkungan yang tinggi oksigen. Berolahraga setiap hari dan menghirup nafas dalam-dalam dapat membantu asupan oksigen dalam tahap selular. Terapi oksigen juga salah satu cara yang digunakan untuk menghancurkan sel-sel kanker. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjuran:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya jangan membekukan botol plastik dengan air di dalamnya karena ini melepaskan kandungan dioxin yang terdapat dalam  plastik. Selain itu Dr. Edward Fujimoto, Wellness Program Manager di RS Castle menjelaskan sebaiknya tidak memanaskan makanan di dalam microwave menggunakan tempat plastik, terlebih untuk makanan yang mengandung  lemak. Kombinasi lemak, panas tinggi dan plastik akan melepaskan dioxin ke dalam makanan yang akhirnya akan masuk ke dalam sel-sel tubuh. Beliau menghimbau untuk memanaskan makanan di microwave dengan Corning Ware, Pyrex atau keramik. Beliau juga mengungkapkan bahwa plastic wrap berbahaya untuk digunakan menutup makanan  yang akan dipanaskan dalam microwave. Panas yang tinggi dapat menyebabkan zat-zat beracun meleleh dan menetes ke dalam makanan. Lebih baik, tutuplah makanan dengan paper towel (tissue dapur).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-1887049229983192021?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/1887049229983192021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/berbagi-pengalaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/1887049229983192021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/1887049229983192021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/berbagi-pengalaman.html' title='Berbagi pengalaman'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2753088197939227.post-127412984484048440</id><published>2009-01-01T19:51:00.000-08:00</published><updated>2009-01-20T21:07:44.717-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review'/><title type='text'>Surat Untuk Anakku</title><content type='html'>Assalamu'alaikum...apa kabar bu? Smg Ibu dan keluarga selalu sehat dan dalam ridhoNya. Amin...&lt;br /&gt;Sebelumnya terimakasih udah mampir ke blog saya...&lt;br /&gt;Ngomong-ngomong tentang anak bu, tambah besar,tambah "pinter" aja ya bikin hati ibunya penuh warna. Dulu waktu masih bayi,gak pernah kita jengkel walaupun agak repot mengurusnya....lah sekarang,aduh...sepertinya apa yang kita larang itulah yang dikerjakan,seperti yang dikasihtau gitu... Sebaliknya, apa yang kita minta untuk dikerjakan,wah...mesti berkali-kali ngomongnya. Adakalanya kita sabar, tapi seringkali juga tak kuat menahan emosi. Kalau sudah begitu...terkadang kita jadi marah-marah,walaupun kadang anaknya tetap gak faham uminya marah,malah dengan wajah innocent nya nanya: "kenapa mi?" he3...,kita jadi menghela nafas panjang,mengelus dada dan bahu melorot. Sabaaar....sabaaar...Tapi ya bu, betapapun tadi anak kita membuat jengkel,setiap kali kita menatap wajahnya ketika tidur,cinta kita kembali meluap...nyeseeel banget tadi kita udah marahin dia,padahal dia adalah anugrah terindah dari Allah untuk kita!&lt;br /&gt;Mungkin tulisan ini bisa jadi bekal ibu untuk bermuhasabah...walau udah terlambat,selamat hari ibu ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SURAT UNTUK ANAKKU&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXatXUER5ZI/AAAAAAAAABQ/S6p-UBb8JpI/s1600-h/scan0013.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 138px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXatXUER5ZI/AAAAAAAAABQ/S6p-UBb8JpI/s200/scan0013.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293609028055852434" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk anakku yang tercinta….&lt;br /&gt;Nak,walaupun engkau belum bisa baca, belum sepenuhnya mengerti, namun umi ingin mengatakan, umi amat mencintaimu. Ketika kau masih dalam kandungan, seringkali umi elus perut umi, karena sayangnya umi padamu, tak sabar ingin menggendong dan membelaimu. Teringat ketika kau baru lahir…tangisanmu mengiringi tangis bahagia umi. Ketika kau umi gendong, tak terhitung elusan, kecupan dan tatapan sayang umi padamu. Engkau benar-benar anugrah terindah yang diberikan Allah bagi umi. Umi lewati hari-hari dengan penuh warna, dan berharap agar kau dapat tumbuh kembang dengan baik.&lt;br /&gt;Ketika bayi, umi pengen cepat kau bisa makan, umi pengen segera menyuapimu. Tapi ketika sudah cukup usiamu untuk makan, seringkali umi tak sabaran ketika kau tiba-tiba males makan.&lt;br /&gt;Sebelum jalan, umi berharap bisa segera menuntunmu. Tapi ketika kau mulai bisa jalan dan selalu bergerak kesana kemari, kadang umi merasa kerepotan dan kurang sabar dengan hasratmu yang selalu mencari tau dan mencoba sesuatu.&lt;br /&gt;Ketika kau belum pandai bicara, umi pengen cepat berkomunikasi denganmu. Tapi ketika kau mulai berceloteh dan mulai berkata-kata, umi kadang merasa pening dan kerepotan menjawab pertanyaan-pertanyaanmu tentang segala sesuatu.&lt;br /&gt;Maafkan umi kalau umi kadang kurang sabar merawatmu…Maafkan umi kalau umi kadang kurang perhatian padamu…&lt;br /&gt;Kadang umi disibukkan sesuatu, sehingga mungkin kau merasa sering umi abaikan.&lt;br /&gt;Umi sayang engkau tapi kadang umi membentakmu…Umi sayang engkau tapi kadang tangan umi ini tak sengaja memukulmu, menyubitmu…&lt;br /&gt;Walau mungkin tidak keras, tapi pasti tetap terasa sakit di tubuh mungilmu, bahkan mungkin hatimu lebih sakit lagi…&lt;br /&gt;Umi sayang engkau, tapi kadang umi jengkel jika kau rewel.Umi sayang engkau, tapi tak jarang air mata mengalir di mata beningmu…umi membuatmu menangis…&lt;br /&gt;Padahal engkau adalah titipan Allah, engkau amanah dari Allah untuk umi!&lt;br /&gt;Maafkan umi nak, umi belum bisa jadi umi terbaik bagimu…&lt;br /&gt;Tapi insyaAllah nak, mulai detik ini, umi berusaha untuk jadi umi yang lebih baik lagi.&lt;br /&gt;Karena umi pengen kau menjadi anak shalih, kebanggaan umat.Karena kau bukan hanya anak umi, tapi generasi penerus perjuangan kami.Umi akan buat kau cinta dengan agama ini…umi akan buat kau faham dengan Islam, dan umi akan buat kau bangga dengan agama ini.&lt;br /&gt;Apalagi nak, rintangan dihadapanmu semakin kuat dan beraneka macam. Bahaya mengancam dari berbagai arah…kau bisa kebawa arus atau jadi korbannya.&lt;br /&gt;Nak, ditanganmulah masa depan umat ini. Lewat kalianlah kami harapkan kebangkitan umat ini. Hancurkan kapitalisme! Hancurkan liberalisme! Hancurkan musuh-musuh Islam yang tak henti-hentinya menjajah dan merampas harta kaum muslimin. Terapkan Islam! Tegakkan Syari’at Allah! Agar kehidupanmu berkah dalam ridlo Nya. Umi yakin kau pasti bisa, umi yakin kau pasti mampu, umi yakin kau pasti sanggup. Karena kau buah hati umi, permata hati umi, generasi penerus perjuangan kami. Dengan pertolongan Allah dan do’a dari kami Insya Allah kau akan berhasil mengembalikan kemuliaan Islam dan kaum muslimin di muka bumi ini.&lt;br /&gt;Amin…&lt;br /&gt;Rabbii hablii minasshoolihiin…3x&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2753088197939227-127412984484048440?l=cerdasakalsucihati.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/feeds/127412984484048440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/surat-untuk-anakku.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/127412984484048440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2753088197939227/posts/default/127412984484048440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://cerdasakalsucihati.blogspot.com/2009/01/surat-untuk-anakku.html' title='Surat Untuk Anakku'/><author><name>Ummu Faaza</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04579198729551926860</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/Shp4kOuMozI/AAAAAAAAAEo/lLZucVuPqQ8/S220/DSC00490.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_wGPrCut2DG8/SXatXUER5ZI/AAAAAAAAABQ/S6p-UBb8JpI/s72-c/scan0013.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry></feed>
