Minggu, 08 Februari 2009
Jumat, 06 Februari 2009
Eum...goresan cerita lalu(1)
Kecewa/Perih
Kubuka gerbang, setelah kutekadkan hati, aku harus bisa lalui ombak itu!
Ombak itu begitu besar…berbadai…
Dan menerpaku keras tiada henti
Kucoba agar tak tergoyah…tapi aku gelagapan dan hampir-hampir terhempas
Sekarang hanya ada tiga pilihan!
Kututup kembali gerbang itu
Atau orang yang dahaga itu menutupnya…
Atau sebatang kayu buatku berpegangan agar tetap terapung dan kembali bernafas
Tapi…
Gerbang yang kubuka tak bisa ku tutup
Orang yang dahaga terlalu terlena
Dan batang kayu itu pun tak pernah ada
Kemudian…
Perlahan-lahan aku tenggelam
Dalam kesunyian dasar lautan
---memory awal 2003
4 oktober 2003
Doa yang terjawab, alhamdulillah...
Kubuka gerbang, setelah kutekadkan hati, aku harus bisa lalui ombak itu!
Ombak itu begitu besar…berbadai…
Dan menerpaku keras tiada henti
Kucoba agar tak tergoyah…tapi aku gelagapan dan hampir-hampir terhempas
Sekarang hanya ada tiga pilihan!
Kututup kembali gerbang itu
Atau orang yang dahaga itu menutupnya…
Atau sebatang kayu buatku berpegangan agar tetap terapung dan kembali bernafas
Tapi…
Gerbang yang kubuka tak bisa ku tutup
Orang yang dahaga terlalu terlena
Dan batang kayu itu pun tak pernah ada
Kemudian…
Perlahan-lahan aku tenggelam
Dalam kesunyian dasar lautan
---memory awal 2003
4 oktober 2003
Doa yang terjawab, alhamdulillah...
Senin, 02 Februari 2009
Be Smart!

Wahai para istri, tugas berat seorang fulltimer wife memang tidak ringan. Karena bersama dengan jabatan seorang istri, melekat juga jabatan sebagai ibu, sebagai hamba Allah dan sebagai anggota masyarakat. Semuanya menuntut kerja keras dan tidak bisa diabaikan satupun. Ada hak suami, hak anak-anak dan hak masyarakat. Semuanya wajib dipenuhi dalam rangka memenuhi misi hidup sebagai hamba Allah SWT. Tak mungkin menjadi pekerja parttimer sebagai istri. Dibatasi antara pukul 22.00-02.00, misalnya. Mungkinkah? Sisanya terbagi menjadi tukang masak saja pada pagi hingga siang hari, kemudian terjun ke masyarakat seraya melepas keistriannya. Ini berbahaya.
Istri mesti smart (cerdas). Mengatasi keterbatasan dengan cerdas. Merubah kendala menjadi potensi, mengubah pesimisme menjadi optimisme, mengubah tantangan menjadi peluang. Menjalankan semua peran dengan penuh semangat iman. Mengatur waktu dengan sangat hati-hati. Tak sedikitpun dibiarkan untuk mnentang aturan Allah, mengabaikan hak suami, hak anak, atau hak siapapun yang merupakan kewajibannya.
Smart bukan sekedar diukur dari angka terbaik yang diperolehnya dari lembar ujian akademik. Bukan cuma di kampus atau di sekolah. Smart yang dimaksud di sini adalah kemampuan untuk menjadi problem solver bagi setiap persoalan. Baik persoalan yang menimpa dirinya, suami, anak atau umatnya. Hinga suami dan anak tak pernah merasa kehilangan hak atas istri dan ibunya, sesibuk apapun istri. Jika tidak smart, akan sulit bagi istri menyempurnakan perannya.
Smart tetap mesti dilandasi semangat iman. Sehingga kita tak pernah merasa berat menunaikan setiap kewajiban. Dengan semangat iman, energi dapat dikelola secara tepat, sejalan dengan aturan Allah. Bukan berdasarkan selera yang muncul karena ambisi pribadi.
Biduk rumah tangga akan mengarungi lautan dunia. Merajut bekal menuju kehidupan setelah maut. Nahkoda takkan bisa bekerja sempurna tanpa awak yang sigap, cekatan dan membantu nahkoda. Bersama-sama menghadapi terpaan ombak bahkan badai. Mengatur perbekalan agar cukup hingga tiba dipelabuhan, dan mencarinya kembali sebelum habis. Inilah sinergi yang manis dalam rumah, biduk kecil di tengah samudera. Bagaimana nahkoda dapat berkonsentrasi menghindar menabrak karang jika jiwanya tidak tentram. Beban kecemasan tak terhiburkan, beban kebimbangan tak tertunjuki.
Penanggung jawab rumah, penentram jiwa, sekaligus mitra setia dalam suka dan duka. Inilah istri, dengan kasih sayang penuh kemesraan merajut solusi dan solusi dalam setiap percikan kesulitan yang menerpa. Tak sepatah katapun ia relakan melukai suami. Namun tak berarti ia berdiam diri dengan kekeliruan suami. Nasehat bijak disampaikan dengan hati-hati agar tak membangkitkan amarah, melunturkan kasih sayang. Menasehati tanpa menghakimi, membantu tanpa meremehkan, member masukan tanpa menggurui.
Rumah yang tertib, suasana sinergi menyelimuti. Saling asah, asih dan asuh, hingga setiap terpaan riak ombak hingga deburan badai tak menggoyahkan biduk cinta ini, menyusur jalan menuju Surga.
Insya Allah…
(Disarikan dari buku Family Guideline 2 dengan beberapa perubahan)
Minggu, 01 Februari 2009
Berbagi Inspirasi
Assalaamu'alaikum wr. wb
Apa kabar ibu yang shalihah...Semoga sehat dan selalu ada dalam lindungan Allah SWT. Amin...Ini ada teks nasyid rap nya bang Thufail al ghifari, semoga bisa menginspirasi.
Catatan terakhir
Terjagalah dari segala maksiat,
dari segala dosa, zina dan nafsu dunia yang sesat.
Disatukan dalam karunia yang suci
bersama jiwa-jiwa yang selalu haus akan ibadah dan penuh harga diri.
Ini bukan cinta Cinderella,
bukan juga patah arang cinta buta Siti Nurbaya.
Tak dapat diukur, tapi bersama Allah semua pasti akan teratur.
Dinyatakan dalam ketulusan dari mutiara ketakwaan yang sangat mendalam,
Bersemi dari pupuk akhlak yang hebat,
Berbuah dalam kesabaran dan ketekunan yang lebat.
Tidak! Ini tak kan dimengerti oleh hati yang penuh dengan dusta,
Yang buta oleh warna-warni dunia yang fana,
Ini hanya untuk mereka yang selalu ingin luruskan keteladanan bagi generasi berikutnya,
Keteladanan abadi dalam harum kesturi dan buah ibadah,
Dan menjadi manis seperti kurma di awal rembulan yang indah,
Untuk selalu berjalan dalam kesetiaan dan harapan,
Dan hanya mau mencium atas dasar kemurnian kita berkata cinta…
Karena bukan apa, siapa dan bagaimana,
Tapi luruskanlah dalam wangi surga,
Karena apa sebenarnya kita berani berkata cinta!
Hingga rambut kita memutih…
Hingga ajal kan datang menjemput diri ini..
Inilah cinta sejati
Cinta yang tak perlu kau tunggu
Tapi dia tumbuh bersama doa malam yang teduh
Tak tersentuh oleh mata dunia yang palsu
Petunjuk yang selalu datang dari ruang para malaikat,
Yang sanggup melihat tak kenal pekat
Tak lekang oleh zaman yang kan terus melaju
Takkan habis oleh waktu
Karena kecantikannya tersimpan di hati dalam pesona yang selalu menjaga jiwa
Yang menjadikan dunia menjadi surga sebelum surga sebenarnya
Yang membuat hidup lebih hidup dari kehidupan sebenarnya
Seperti sungai yang mengalir,
Bening airnya pun selalu artikan keseimbangan syair
Yang satukan dua perbedaan dalam satu ikatan
Untuk melihat kekurangan sebagai kesempatan,
Dan kelebihan sebagai kekuatan
Lalu saling mengisi seperti matahari dan bulan
Dalam kesetiaan ruang kesholehan dan kasih sayang
Bagi sejarah penutup halaman terakhir perjalanan para ksatria sastra, jihad, dan dakwah
Tercatat dalam untaian rahmat, berakhir dalam catatan terakhir yang mulia
Digariskan hanya oleh ketetapan Allah subhanahuwata’ala.
Hingga rambut kita memutih…
Hingga ajal kan datang menjemput diri ini..
Untuk menikmatinya, stop dulu nasyid pembukanya di halaman paling bawah.
Apa kabar ibu yang shalihah...Semoga sehat dan selalu ada dalam lindungan Allah SWT. Amin...Ini ada teks nasyid rap nya bang Thufail al ghifari, semoga bisa menginspirasi.
Catatan terakhir
Terjagalah dari segala maksiat,
dari segala dosa, zina dan nafsu dunia yang sesat.
Disatukan dalam karunia yang suci
bersama jiwa-jiwa yang selalu haus akan ibadah dan penuh harga diri.
Ini bukan cinta Cinderella,
bukan juga patah arang cinta buta Siti Nurbaya.
Tak dapat diukur, tapi bersama Allah semua pasti akan teratur.
Dinyatakan dalam ketulusan dari mutiara ketakwaan yang sangat mendalam,
Bersemi dari pupuk akhlak yang hebat,
Berbuah dalam kesabaran dan ketekunan yang lebat.
Tidak! Ini tak kan dimengerti oleh hati yang penuh dengan dusta,
Yang buta oleh warna-warni dunia yang fana,
Ini hanya untuk mereka yang selalu ingin luruskan keteladanan bagi generasi berikutnya,
Keteladanan abadi dalam harum kesturi dan buah ibadah,
Dan menjadi manis seperti kurma di awal rembulan yang indah,
Untuk selalu berjalan dalam kesetiaan dan harapan,
Dan hanya mau mencium atas dasar kemurnian kita berkata cinta…
Karena bukan apa, siapa dan bagaimana,
Tapi luruskanlah dalam wangi surga,
Karena apa sebenarnya kita berani berkata cinta!
Hingga rambut kita memutih…
Hingga ajal kan datang menjemput diri ini..
Inilah cinta sejati
Cinta yang tak perlu kau tunggu
Tapi dia tumbuh bersama doa malam yang teduh
Tak tersentuh oleh mata dunia yang palsu
Petunjuk yang selalu datang dari ruang para malaikat,
Yang sanggup melihat tak kenal pekat
Tak lekang oleh zaman yang kan terus melaju
Takkan habis oleh waktu
Karena kecantikannya tersimpan di hati dalam pesona yang selalu menjaga jiwa
Yang menjadikan dunia menjadi surga sebelum surga sebenarnya
Yang membuat hidup lebih hidup dari kehidupan sebenarnya
Seperti sungai yang mengalir,
Bening airnya pun selalu artikan keseimbangan syair
Yang satukan dua perbedaan dalam satu ikatan
Untuk melihat kekurangan sebagai kesempatan,
Dan kelebihan sebagai kekuatan
Lalu saling mengisi seperti matahari dan bulan
Dalam kesetiaan ruang kesholehan dan kasih sayang
Bagi sejarah penutup halaman terakhir perjalanan para ksatria sastra, jihad, dan dakwah
Tercatat dalam untaian rahmat, berakhir dalam catatan terakhir yang mulia
Digariskan hanya oleh ketetapan Allah subhanahuwata’ala.
Hingga rambut kita memutih…
Hingga ajal kan datang menjemput diri ini..
Untuk menikmatinya, stop dulu nasyid pembukanya di halaman paling bawah.
Kamis, 29 Januari 2009
"Haasibu anfusakum qabla antuhaasabu..."

Ya Allah…betapa gagahnya Engkau. Kau hamparkan bumi yang sedemikian luasnya…langit yang sedemikian tingginya serta lautan yang sedemikian dalamnya. Maha Elok, Maha Indah dan menakjubkan.
Kau ciptakan hewan, tumbuhtumbuhan, manusia dan segalanya. Dengan begitu apik dan teratur.
Kau ciptakan pelangi sesudah hujan, hujan setelah kekeringan, hembusan angin ketika panas menyengat, malam dan siang, matahari serta bintang dan semua yang membuat kami sadar akan keagunganMu.
Kaulah yang mengetahui apa yang ada di dasar lautan yang paling gelap, dikepekatan malam, dipuncak yang paling tinggi, dan dibelakang tabir-tabir pembatas pandangan kami.
Kaulah yang mengetahui rahasia-rahasia kami, apa yang kami sembunyikan di dalam hati-hati kami, harapan kami, keinginan-keinginan kami, apa yang kami cita-citakan, kegelisahan dan ketakutan-ketakutan kami.
Ya Allah, betapa telah kami rasakan kasih sayangMu. Kau telah limpahkan rahmat kepada kami, memberikan kami rizki, keselamatan, rasa aman, dan nikmat sehat.
Kau selalu memberikan perlindungan dalam ketakutan-ketakutan kami, jawaban dari kegelisahan-kegelisahan kami. Kau selalu mendengar pengaduan-pengaduan kami, keluh kesah kami, dan do’a-do’a kami.
Kau selalu mendengar, selalu menjawab, selalu melindungi dan selau mengabulkan segala permohonan, walaupun telah banyak maksiat yang kami lakukan…Walaupun telah banyak dosa yang belum kami istigfarkan…Ketika menghadapMu, kami bagkit dengan malas, jauh dari khusyu…Mata kamipun terasa berat jika membaca Al Quran…Kami sering melanggar laranganMu Ya Allah…dalam sadar ataupun tidak…Kami juga sering meninggalkan suruhanMu Ya Allah…walau sadar kami milikMu.
Ya Allah, kami tau bahwa hanya Rasulullah yang harus kami teladani, kami contoh, tapi kenapa susah sekali Ya Allah…Rasulullah yang sederhana tapi kenapa kami tidak tahan dalam kekurangan. Rasulullah yang penyabar, tapi kami terkadang tidak tahan ditimpa kesusahan…
Ya Rasulullah, betapa susahnya untuk Istiqamah sepertimu. Sering kami merasa malas dan jenuh dalam perjuangan dakwah ini. Kami sering merasa kesibukan kamilah yang paling banyak dibanding orang lain, hambatan kamilah yang lebih banyak dibanding orang lain…Kami sering memaklumkan diri agar bisa sejenak meninggalkan kewajiban ini…
Kami belum bisa menjadi istri yang baik untuk suami kami. Kami belum bisa menjadi istri shalihah walaupun untuk suami sebaik dan seshalih suami kami. Terkadang ada perkataan kami yang menyinggung perasaannya, rajukan kami yang membuat sedih hatinya. Atau kesalahan-kesalahan kami yang tanpa sadar sering kami ulang-ulang, yang membuat suami kami mengelus dada.
Maafkan kami Ya Allah, ampuni kesalaha-kesalahan kami…bimbing kami dengan petunjukMu, agar kami bisa menjadi hambaMu yang shalihah. Istri yang shalihah untuk suami kami, dan ibu terbaik untuk anak-anak kami.
Ya Allah, mudahkanlah segala urusan kami, di dunia dan di akhirat. Amin.
Astagfirullahal adziim…astagfirullahal adziim…astagfirullahal adziim…
Rabu, 28 Januari 2009
Lagi kangen nih!
Gimana ya caranya untuk mengungkapkan bahwa kita kangen…
Bahwa ini bukan hanya kangen biasa atau sekedar kangen
Apakah dengan kata: “kangen! Kangen! Kangen!”
Atau kuangeeen…banget!”
Ah, itu hanya sekedar ungkapan. It’s only words…
Tapi apa yang ada di dada
Tak ada padanan kata
(Indo-qatar 200208)
Bahwa ini bukan hanya kangen biasa atau sekedar kangen
Apakah dengan kata: “kangen! Kangen! Kangen!”
Atau kuangeeen…banget!”
Ah, itu hanya sekedar ungkapan. It’s only words…
Tapi apa yang ada di dada
Tak ada padanan kata
(Indo-qatar 200208)
Selasa, 27 Januari 2009
Demi Allah! Pesan ini untuk para akhwat...please read this one, urgent dan super penting!
Assalamu'alaikum wr. wb. Ibu yang shalihah...semoga info ini bermanfaat:
Penting untuk para akhwat! telah ditemukan beberapa website porno yang mengeksplitasi wajah2 muslimah, mulai dari istri aa gym hingga saskia mecca,
bahkan banyak foto akhwat yang di download entah via friendster, multiply atau sejenisnya yang di edit dengan gambar gambar artis porno menjijikkan yang di ganti gambar kepalanya dengan foto foto akhwat tersebut seakan akhwat akhwat / wanita berjilbab itu sedang melakukan seks bebas dengan sembarang orang. maaf alamat situs tidak bisa di tulis takut menjadi lahan promosi gratis.
PARA AKHWAT ATAU MUSLIMAH DIHARAPKAN BERHENTI MENAMPILKAN FOTO2 MEREKA ATAU KERABAT MEREKA BAIK DI FRIENDSTER, MULTIPLY ATAU BLOG PRIBADI LAINNYA UNTUK MENCEGAH DARI PENYALAGUNAAN TIDAK BERTANGGUNG JAWAB INI.
Tolong sebarkan!
copas dari http://thufailalghifari.multiply.com/reviews/item/51
Penting untuk para akhwat! telah ditemukan beberapa website porno yang mengeksplitasi wajah2 muslimah, mulai dari istri aa gym hingga saskia mecca,
bahkan banyak foto akhwat yang di download entah via friendster, multiply atau sejenisnya yang di edit dengan gambar gambar artis porno menjijikkan yang di ganti gambar kepalanya dengan foto foto akhwat tersebut seakan akhwat akhwat / wanita berjilbab itu sedang melakukan seks bebas dengan sembarang orang. maaf alamat situs tidak bisa di tulis takut menjadi lahan promosi gratis.
PARA AKHWAT ATAU MUSLIMAH DIHARAPKAN BERHENTI MENAMPILKAN FOTO2 MEREKA ATAU KERABAT MEREKA BAIK DI FRIENDSTER, MULTIPLY ATAU BLOG PRIBADI LAINNYA UNTUK MENCEGAH DARI PENYALAGUNAAN TIDAK BERTANGGUNG JAWAB INI.
Tolong sebarkan!
copas dari http://thufailalghifari.multiply.com/reviews/item/51
Langganan:
Postingan (Atom)
